Siswa SMK Mau Berwirausaha dan Berdikari dengan Gemes

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan berwirausaha merupakan tujuan akhir dari siswa SMK setelah lulus dari pendidikan. Tuntutan itu tidak berlebihan dan tidak memberatkan anak didik untuk senantiasa bisa mandiri. Tuntutan mandiri siswa SMK tercermin dari banyaknya lulusan yang bisa mandiri dan sukses membuka usaha di Indonesia.

Pendidikan berwirausaha siswa SMK Negeri 1 Purwodadi perlu pemberian motivasi terhadap siswa untuk mau berwirausaha sangat sulit dan susah. Biasanya terkendala keinginan siswa setelah lulus ingin bekerja menjadi karyawan swasta maupun pegawai negeri sipil (PNS). Ini tidak dapat dipungkiri. Kenyataan yang ada sekarang ini menuntut siswa untuk berkompetisi dalam mendapatkan pekerjaan sesuai dengan cita-cita dan tujuan setelah lulus nanti.

Saat kali pertama memperkenalkan tentang memahami kewirausahaan dan wirausaha kepada siswa SMK Negeri 1 Purwodadi, penulis sempat bertanya kepada siswa, siapa yang kelak jika lulus mau berwirausaha? Tidak ada seorang siswa yang mau mengacungkan jari. Tapi saat ditanya siapa yang ingin jadi PNS atau karyawan swasta? Hampir 85 persen mengacungkan jari.

Baca juga:   Mudah Memahami Aksara Jawa Swara melalui Media Permainan Ular Tangga

Sebagai seorang guru PKK, ini menjadi tantangan untuk memberikan pembelajaran wirausaha. Untuk mengubah pemikiran siswa agar mau berwirausaha, penulis menerapkan Gemes atau gemar membaca dan menulis. Cara ini telah mengubah cara pandang siswa untuk menilai dan melihat keunggulan menjadi seorang wirausaha.

Penulis memberikan tugas kepada siswa untuk mencari tokoh atau publik figur lulusan SMK yang berhasil sukses menjadi seorang wirausaha. Juga menganalisis keuntungan dan kerugian menjadi seorang wirausaha atau karyawan. Pemberian referensi bacaan tersebut harus dibaca, dipahami, dan ditulis hal positif dan negatif menjadi seorang wirausaha dan karyawan dalam bekerja. Mereka membentuk kelompok yang setiap anggota kelompok terdiri empat orang siswa yang dipilih sendiri.

Materi tugas bisa dicari siswa melalui literatur buku perpustakaan sekolah, dan bisa melalui media online seperti Google dan Youtube. Setelah membaca, siswa membuat resume dengan cara menulis tugas yang dibebankan dan dikomunikasikan di depan kelas lewat media presentasi power point untuk masa pandemi ini sangat cocok dan mudah.

Baca juga:   Tingkatkan Belajar Siswa Walau di Masa Pandemi

Hasil perubahan tingkah laku melalui gemes setelah selesai mengumpulkan tugas, siswa mengubah pilihannya menjadi berwirausaha 95 persen , sisanya tetap ingin jadi PNS, anggota TNI dan Polri, dengan berbagai alasan yang menurut mereka sangat logis. Karena menjanjikan masa depan yang cerah.

Gemes ini dapat membuka cakrawala cara berpikir siswa setinggi apa jabatan yang dimiliki tetap karyawan. Misalnya, manager juga seorang karyawan. Berbeda jika dia menjadi pemilik usaha. Dia tidak akan dipecat sewaktu-waktu, dan dia bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi dirinya sendiri, keluarga, dan masyarakat sekitarnya. Juga dapat memperdayakan masyarakat sekitar dan dengan jam kerja yang bisa diatur sesuai keinginan sendiri.

Semoga tulisan ini dapat memberikan kemajuan bagi siswa SMK untuk bisa mandiri dan berdikari secara nyata. Juga memberikan sumbangsih bagi nusa dan bangsa secara nyata agar Negara Republik Indonesia berjaya jika banyak warganya yang menjadi wirausaha. Kalau bukan kita siapa lagi yang mau membimbing siswa untuk berdikari. (ips2.1/aro)

Guru PKK SMK Negeri 1 Purwodadi

Populer

Lainnya