Memahami Kegiatan Ekonomi dengan Memanfaatkan Lingkungan Sekolah

spot_img

RADARSEMARANG.ID, ILMU Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan salah satu mata pelajaran yang diberikan di SMP secara korelasi atau saling berhubungan. IPS mengkaji seperangkat peristiwa, fakta, konsep dan generalisasi yang berkaitan dengan isu sosial. Moffit dalam Suprayogi (2011) mengemukakan, IPS sebagai pelajaran yang membantu manusia (siswa) untuk memahami manusia dan hubungan- hubungan dengan manusia yang lain dan lingkungannya.

Mata pelajaran IPS bertujuan agar siswa menguasai konsep-konsep IPS dan saling keterkaitannya. Untuk itu pembelajaran IPS harus dibuat menarik dan mudah dipahami, karena IPS membutuhkan banyak pemahaman. Oleh karena itu guru harus kreatif dan inovatif dalam pembelajaran IPS. Salah satu wujud kreatifitas dan inovasi guru dalam proses pembelajaran adalah menerapkan strategi dan metode pembelajaran yang sesuai dengan standar kompetensi yang telah ditetapkan.

Salah satu bentuk kreativitas dan inovasi guru dalam pembelajaran IPS, dapat dilakukan dengan memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar. Karena dalam pembelajaran IPS banyak hal yang dapat dimanfaatkan dalam membantu siswa memahami pembelajaran IPS, selain itu belajar di dalam ruang kelas bukanlah satu-satunya cara untuk dapat menanamkan tentang materi pembelajaran kepada siswa. Sebagai contoh untuk memahami standar kompetensi memahami kegiatan ekonomi masyarakat di kelas VIII semester II, siswa dapat melakukan pengamatan langsung ke Pasar, atau kegiatan ekonomi di sekeliling sekolah.

Baca juga:   Mencegah Kecurangan dan Kebuntuan dalam Menulis dengan Draft Fastwriting

Pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar dalam proses pembelajaran dimaksudkan agar siswa dapat berpikir secara mandiri, kreatif, dan mampumenyesuaikan diri dengan permasalahan pembelajaran IPS. Beberapa kelebihan pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar seperti dikemukakan Sardiman (2005, 121) yaitu: 1) Membuat siswa mendapatkan informasi berdasarkan pengalaman langsung 2) Lebih komunikatif 3) Membuat pelajaran lebih konkrit 4) Membuat siswa mengenal dan mencintai lingkungan 5) Penerapan ilmu menjadi lebih mudah sesuai dengan permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-harinya.

Perencanaan pembelajaran IPS dengan memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar di SMP Negeri 1 Pageruyung disusun dalam bentuk Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan mengacu pada kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP), yang memuat identitas, tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode pembelajaran, langkah-langkah kegiatan pembelajaran, sumber dan media pembelajaran, serta penilaian, dan pada prinsipinya perencanaan pembelajaran IPS dengan memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar merupakan satu kesatuan dengan pemanfaatan sumber belajar lainnya.

RPP dengan memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar menunjukkan bahwa lingkungan sekolah sangat dibutuhkan oleh siswa dalam proses pembelajaran. Lingkungan sekolah dapat dapat memberikan kontribusi terhadap motivasi belajar dan keterlibatan siswa dalam proses belajar mengajar. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Reed, 2008 yang menyimpulkan bahwa “siswa lebih menyukai belajar di tempat dengan suasana baru, termasuk di gedung baru. Dengan suasana baru sikap siswa dalam mengikuti pembelajaran lebih positif”.

Baca juga:   Makanan Organik Bisa Menjadi Murah

Langkah pembelajaran yang dilakuan guru terdiri dari kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan akhir, seperti pelaksnaan pembelajaran lainnya. Tahap pendahuluan pembelajaran dilakukan oleh guru meliputi kegiatan menyampaikan salam, berdoa, mengelola kelas, menyampaikan ringkasan pembelajran sebelumnya, menyampaikan garis besar pembelajaran yang akan dilakukan. Untuk materi pembelajaran dengan memanfaatkan lingkungan sekolah guru menjelaskan tahapan-tahapan yang harus dilakukan oleh siswa.

Pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar dilaksanakan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar tertentu, dilakukan di dalam sekolah maupun luar sekolah. pelaksanaan di dalam sekolah, guru manfaatkan perpustaakaan. Sebelum memaanfaatkan lingkungan sekolah guru menjelaskan dengan ceramah tentang materi pembelajaran secara teoritis, dilanjutkan dengan kegiatan siswa untuk melakukan pengamatan terhadap benda-benda di sekeliling sekolah yang sesuai dengan materi pembelajaran. Pengamatan dilakukan dengan cara kelompok dan setiap kelompok diwajibkan untuk membuat jawaban dari soal-soal yang diberikan oleh guru. Pada akhir kegiatan siswa diminta mengumpulakan tugas hasil pengamatan kepada guru. Sebelum kegiatan pembelajaran ditutup guru memberikan pertanyaan kepada beberapa siswa sebagai evaluasi. Pada prinsipnya pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar merupakan implementasi model pembelajaran kontekstual. (dj1/zal)

Guru SMPN 1 Pageruyung, Kendal

Populer

Lainnya