Pembelajaran Materi Peredaran Darah Manusia dengan Bermain Peran

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PEMBELAJARAN merupakan suatu sistem atau proses membelajarkan pembelajar yang direncanakan, dilaksanakan dan dievaluasi secara sistematis agar pembelajar dapat mencapai tujuan-tujuan pembelajaran secara efektif dan efesien (Komalasari:2013). Proses dalam pembelajaran IPA akan memengaruhi hasil belajar siswa. Pembelajaran materi Peredaran Darah Manusia di kelas V SDN 01 kaibahan mengalami hasil yang kurang memuaskan dikarenakan guru hanya menggunakan metode ceramah saja sehingga banyak siswa kurang merespon materi yang disampaikan guru. Materi dalam pembelajaran IPA juga cenderung banyak menghafal dibanding menalar sehingga menjenuhkan bagi para siswa.

Untuk mendapat hasil pembelajaran yanag sesuai dengan harapan, hal yang perlu diperhatikan supaya siswa lebih aktif dan semangat dalam mengikuti pembelajaran yaitu guru harus dapat memilih metode yang tepat agar lebih menarik bagi siswa dan pemahaman siswa akan materi pelajaran lebih lama tertanam dalam ingatannya.

Metode pembelajaran yang sesuai dengan materi peredaran darah manusia adalah metode bermain peran seperti yang sudah diterapkan di kelas V SDN 01 Kaibahan. Bermain peran adalah mendramatisasikan dan mengekspresikan tingkah laku, ungkapan, gerak-gerik seseorang dalam hubungan sosial antar manusia(Santoso:2011). Dengan metode Role Playing (bermain peran) siswa berperan atau memainkan peranan dalam dramatisasi masalah/psikologis itu.

Baca juga:   Dengan Audio visual Tingkatkan Minat Belajar Siswa

Dalam pembelajaran materi peredaran darah manusia, awalnya guru membuat kartu nama-nama alat peredaran darah seperti jantung (serambi kanan, serambi kiri, bilik kanan, bilik kiri), paru-paru, pembuluh nadi, pembuluh vena, darah,seluruh tubuh, arteri pulmonalis, vena pulomonalis, aorta, pembuluh vena. Beberapa anak memegang kartu yang bertuliskan nama-nama alat peredaran darah kemudian anak membentuk skema peredaran darah di halaman sekolah yang luas. Anak yang memegang kartu bertuliskan darah melakukan pergerakan mengalirnya darah dalam sistem peredaran darah kecil dan sistem peredaran darah besar secara runtut sambil menyebutkan nama-nama organ yang dilewati. Setiap anak melakukan kegiatan yang sama. Dalam kegiatan tersebut anak bermain peran seperti organ di dalam tubuh manusia yang melakukan peranannya dalam sistem peredaran darah.

Penggunaan metode bermain peran dalam pembelajaran mata pelajaran IPA materi peredaran darah manusia di kelas V memiliki banyak kelebihan diantaranya menjadikan semua siswa sangat aktif dan kegiatan pembelajaran pun sangat menyenangkan tidak membosankan. Materi pun bisa diserap anak dengan mudah serta bisa bertahan lama diingatan anak sehingga nilai pada yang diperoleh sangat memuaskan. Akan tetapi penggunaan metode bermain peran memiliki kelemahan yaitu suasana terkesan ramai dan membutuhkan tempat yang luas seperti di halaman sekolah. Meskipun demikian penggunaan metode bermain peran ini sangat membantu pemahaman siswa dalam penanaman konsep sistem peredaran darah manusia kelas V SD Negeri 01 Kaibahan. Hal ini dibuktikan hasil belajar siswa meningkat dan siswa pun lebih bersemangat dalam mengikuti pelajaran di kelasnya. (ips2/zal)

Baca juga:   Asyiknya Mengenal Pahlawan Kemerdekaan dengan Bermain Peran

Guru Kelas V SDN 01 Kaibahan

Populer

Lainnya