Pembelajaran Kimia dalam Mendukung Sekolah Sehat

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Kimia secara umum termasuk ke dalam rumpun IPA yang mempelajari gejala-gejala alam dan khususnya mempelajari tentang susunan, struktur, komposisi, sifat, perubahan materi serta energi yang menyertai perubahan tersebut. Ilmu kimia berperan besar terhadap kesejahteraan umat manusia. Hampir semua yang ada di alam semesta ini menggunakan bahan kimia sebagai sumber kehidupan umat manusia. Dalam kehidupan sehari-hari kita mengonsumsi zat kimia. Bahkan hampir semua produk industri untuk keperluan hidup sehari-hari umat manusia menggunakan bahan kimia dalam proses produksi. Kimia sebagai bagian dari rumpun IPA perlu diajarkan kepada siswa guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan IPA.

Pembelajaran kimia dapat diartikan sebagai cara untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang kimia. Namun bila dilihat dari perannya dalam mewujudkan tujuan pembelajaran, peran pembelajaran kimia memiliki peran yang lebih dari itu. Pembelajaran kimia sebenarnya dapat digunakan untuk melatih siswa untuk dapat menggunakan konsep yang diterimanya dalam konteks yang sebenarnya. Pemahaman konsep bukan tujuan akhir dari pembelajaran kimia tetapi lebih jauh bagaimana pemahaman konsep itu digunakan dalam proses pemecahan masalah yang dihadapinya di lingkungan.

Baca juga:   Media Game Monopoli Kimia untuk Evaluasi Pembelajaran

Namun, pembelajaran kimia selama ini cenderung hanya menghadirkan konsep-konsep, hukum-hukum dan teori-teori saja, yang diperoleh siswa hanya kimia sebagai produk tanpa menyuguhkan bagaimana proses ditemukannya konsep, hukum, dan teori tersebut. Sehingga tidak tumbuh sikap ilmiah dalam diri siswa. Pembelajaran kimia di sekolah cenderung hanya menghafal konsep dan kurang mampu menggunakan konsep tersebut jika menemui masalah dalam kehidupan nyata yang berhubungan dengan konsep yang dimiliki. Akibatnya, pembelajaran kimia menjadi kehilangan daya tariknya dan lepas relevansinya dengan dunia nyata yang seharusnya menjadi obyek ilmu pengetahuan tersebut (Depdiknas, 2003).

Berdasarkan hal tersebut, sangatlah penting untuk membenahi konsep sebuah pendidikan yang menyelenggarakan sistem belajar mengajar yang relevan dalam kehidupan sehari-hari. Menghargai setiap potensi yang ada, serta diselaraskan dengan kondisi psikologi siswa. Hal tersebut bertujuan agar siswa lebih mudah untuk mengikuti dan menerima proses pembelajaran. Proses belajar pun akan menjadi sangat optimal dan efektif. Siswa tidak hanya dikurung di dalam kelas, tetapi juga belajar di ruang terbuka dengan berbagai variasi model pembelajaran dan dikemas dalam aktivitas yang menantang. Budaya belajar harus menjadi eksplorasi yang menyenangkan sehingga pertumbuhan seluruh kepribadian terintegrasi dengan nilai-nilai yang dipelajari (Subagyo, 2013). Salah satunya dengan menyajikan pembelajaran kimia yang mendukung sekolah sehat sehingga pembelajaran yang terjadi lebih bermakna, menyenangkan dan akrab dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga:   Keterampilan Membaca dapat Meningkatkan Penguasaan Kosakata Siswa

Sebagai contoh dalam kehidupan sehari-hari banyak siswa mengonsumsi bahan yang mengandung zat kimia. Maka diharapkan bagi siswa dan warga sekolah untuk berhati-hati untuk mengonsumsi makanan yang dicampuri dengan bahan kimia yang berlebihan atau tidak sama sekali mengonsumsinya, karena akan membahayakan bagi kesehatan. Di sinilah peran pembelajaran kimia tidak hanya menyajikan konsep tetapi mampu memberi dukungan dan penguatan untuk kesehatan seluruh warga sekolah. (on1/lis)

Guru Kimia SMA Negeri 1 Bandar

Populer

Lainnya