Mudah Pahami Sistem Transmisi Otomatis dengan Media Engine Cutting

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pada kompetensi Keahlian Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) diharapkan peserta didik dapat memiliki keahlian atau kompetensi dalam melakukan perbaikan pada sepeda motor. Dalam struktur kurikulum kompetensi keahlian teknik dan bisnis sepeda motor program studi teknik otomotif terdapat mata pelajaran Pemeliharaan Mesin Sepeda Motor. Pada mapel terdapat kompetensi dasar membongkar sistem transmisi otomatis yang salah satu indikator pencapaian kompetensinya adalah identifikasi komponen sistem transmisi otomatis.

Dalam proses pembelajaran, sistem engine merupakan hal yang susah dan rumit untuk dipelajari, karena merupakan salah satu bagian utama pada sepeda motor. Pada kompetensi dasar ini sebagai dasar utama untuk melakukan pembongkaran sistem transmisi otomatis adalah melakukan identifikasi komponen terlebih dahulu. Dalam hal ini, peserta didik belajar tentang nama, letak, fungsi serta cara kerja komponen sistem transmisi otomatis. Akan tetapi, selama ini dengan metode pembelajaran ceramah dan diskusi masih kurang maksimal.

Hal inilah yang membuat guru tertarik untuk mencoba memanfaatkan media engine cutting untuk kompetensi dasar membongkar sistem transmisi otomatis pada indikator identifikasi komponen sistem transmisi otomatis. Termasuk yang dilakukan penulis di SMK Negeri 2 Kendal. Di sini media digunakan untuk memperjelas dan mempermudah dalam menuntun peserta didik untuk memahami nama, letak, fungsi, serta cara kerja komponen sistem transmisi otomatis.

Baca juga:   Metode Drill Tingkatkan Hasil Belajar Shooting Bola Basket

Tujuan dari penggunaan media engine cutting ini diharapkan peserta didik lebih mudah dan cepat dalam mengidentifikasi komponen sistem transmisi otomatis. Dengan metode ini kegiatan belajar mengajar lebih aktif serta bagi guru dapat mempermudah proses penjelasan materi pada kegiatan pembelajaran. Media engine cutting ini berupa satu unit mesin sepeda motor utuh dalam sebuah engine stand. Kemudian beberapa bagian dari body engine dipotong, sehingga terlihat bagian dalam engine tersebut.

Langkah pertama penggunaan media engine cutting ini peserta didik diajak untuk mengamati cara kerja serta komponen-komponen yang ada di dalamnya. Kemudian dengan menggunakan engine cutting ini, guru menjelaskan berkaitan nama komponen yang ada pada sistem transmisi otomatis serta cara kerjanya. Cara kerja di sini meliputi proses pada saat putaran langsam/idle, putaran menengah maupun putaran tinggi. Setelah pembahasan selesai guru menunjuk siswa secara bergantian untuk menyebutkan komponen yang ada pada sistem transmisi otomatis serta cara kerjannya. Dari pembelajaran menggunakan media engine cutting ini peserta didik dapat memusatkan pada hal-hal yang dianggap penting oleh guru, sehingga hal yang penting itu dapat diamati secara teliti. Di samping itu, perhatian siswa pun lebih mudah dipusatkan kepada proses belajar mengajar dan tidak kepada yang lainnya.

Baca juga:   Belajar Kimia-Alkanol dari “Legen”

Pemanfaatan media engine cutting dapat digunakan sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan prestasi hasil belajar peserta didik, sekaligus memotivasi bagi guru dan peserta didik. Dengan demikian tidak ada salahnya apabila guru mencoba untuk menggunakan media ini untuk pembelajaran materi yang lain. (dj2/aro)

Guru Produktif TBSM SMK Negeri 2 Kendal

Populer

Lainnya