Google Classroom Optimalkan Proses Pembelajaran

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Perkembangan teknologi dalam bidang informasi membawa pengaruh terhadap berbagai bidang. Termasuk dalam pendidikan khususnya dalam pengembangan media pembelajaran. Sistem pembelajaran dalam pembelajaran jarak jauh yang mengandalkan penggunaan media dalam penyampaian materinya harus ditinjau kembali keefektifannya. Terutama di saat pandemi Covid-19. Penerapan sistem pembelajaran jarak jauh akan menjadi tren teknologi pembelajaran saat ini. Hal ini sejalan dengan Permendikbud RI Nomor 119 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Jarak Jauh Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah.

Pendidikan jarak jauh (PJJ) adalah pendidikan yang peserta didiknya terpisah dari pendidik dan pembelajarannya menggunakan berbagai sumber belajar melalui penerapan prinsip-prinsip teknologi pendidikan/pembelajaran. PJJ mempunyai karakteristik terbuka, belajar mandiri dengan memanfaatkan berbagai sumber belajar, belajar tuntas, menggunakan teknologi informasi dan komunikasi pendidikan, dan/atau menggunakan teknologi pendidikan lainnya.
Kegiatan belajar mengajar kini dapat dilakukan dengan pembelajaran online dengan didukung penggunaan learning management system (LMS). LMS digunakan oleh guru dan siswa sebagai media self-service dan self-guided secara cepat dan akurat tak terbatas ruang dan waktu. Salah satu LMS adalah google classroom.

Baca juga:   Evadikan Ampuh Memantau Pembelajaran Daring

Google Classroom dapat memudahkan guru dalam membuat dan membagikan materi pembelajaran, mengumpulkan tugas, dan memberikan nilai dan feedback dari tugas siswa. Oleh karena itu, untuk mengoptimalkan proses pembelajaran di SMP Negeri 29 Semarang para guru dilatih menggunakan google classroom dalam pembelajaran selama masa pandemi Covid-19.
Pelatihan dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan mendasar mengenai penggunaan Google Classroom, dan memberikan gambaran pengalaman penggunaan Google Classroom secara sistematis dalam pembelajaran, serta menghasilkan modul Google Classroom.

Pelatihan penggunaan Google Classroom ini dilaksanakan secara tatap muka. Metode yang digunakan adalah demonstrasi, diskusi, tanya jawab, dan penugasan. Peserta tidak hanya mendengarkan penjelasan yang diberikan, tetapi dapat melihat dan mempraktikkan secara langsung penggunaan Google Classroom.
Materi pelatihan antara lain pengenalan, prosedur penggunaan dalam pembelajaran, format konstruksi pembelajaran dengan Google Classroom, serta gambaran pengalaman bagaimana penggunaan Google Classroom secara sistematis dalam pembelajaran.

Pada pelatihan, guru-guru mengimplementasikan menyisipkan bahan ajar digital pada Google Classroom. Selain itu, guru mencoba Google Classroom serta berperan baik sebagai guru maupun sebagai siswa agar mampu memaknai penggunaan Google Classroom. Kegiatan ini menghasilkan modul Google Classroom yang digunakan oleh guru-guru dalam pelatihan.
Pembelajaran menggunakan Google Classroom membantu proses belajar peserta didik. Kelebihannya, peserta didik dapat mengulang materi dan materi dapat dibuka setiap saat.

Baca juga:   Keterampilan Menulis Karangan melalui Metode Image Streaming

Guru mengungkapkan penggunaan aplikasi ini memudahkan mereka dalam berinteraksi bersama siswa kapan saja dan di mana saja untuk mengoptimalkan pembelajaran yang terbatas ruang dan waktu. Penggunaan Google Classroom diharapkan dapat membuat proses pembelajaran menjadi menyenangkan, sehingga berdampak positif terhadap hasil belajar siswa, serta meningkatkan kualitas kinerja guru. Pembelajaran yang baik dicirikan dengan adanya partisipasi aktif dari peserta didik dalam proses pembelajaran tersebut. Untuk menciptakan partisipasi peserta didik, guru dituntut menghadirkan pembelajaran yang asyik dan menyenangkan namun tetap bermakna, dalam artian semua tujuan pembelajaran yang dirumuskan dapat tercapai.

Kondisi ini hanya dapat terwujud jika guru memahami kondisi peserta didik yang hidup di era teknologi. Mereka menginginkan hadirnya pembelajaran yang memanfaatkan kemajuan teknologi dan google classroom adalah salah satu solusinya.(ips1/lis)

Kepala SMP Negeri 29 Semarang

Populer

Lainnya