Tingkatkan Keterampilan Menulis Riwayat Hidup Tokoh dengan Dilema Biografi

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PROSES pembelajaran di kelas akan sangat efektif apabila guru melaksanakannya dengan memahami peran, fungsi dan kegunaan mata pelajaran yang diajarnya. Selain pemahaman akan hal-hal tersebut keefektifan itu juga ditentukan oleh kemampuan guru untuk merubah model pengajaran menjadi model pembelajaran sesuai yang diharapkan oleh Permen nomor 41 tahun 2007 tentang Standar Proses.

Penggunaan model-model pembelajaran merupakan hal yang sangat penting dalam upaya meningkatkan keberhasilan proses pembelajaran. Model sangat berkaitan dengan teori. Model merupakan suatu analog konseptual yang digunakan untuk menyarankan bagaimana meneruskan penelitian empiris sebaiknya tentang suatu masalah. Jadi model merupakan suatu struktur konseptual yang telah berhasil dikembangkan dalam suatu bidang dan sekarang diterapkan, terutama untuk membimbing penelitian dan berpikir dalam bidang lain. Biasanya dalam bidang yang belum begitu berkembang (Mark 1976 dalam Ratna Wilis Dahar, 1989: 5).

Model pembelajaran Direct Learning Materi Biografi (Dilema Biografi) merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan guru dalam upaya meningkatkan keberhasilan proses pembelajaran. Direct Learning atau pengajaran langsung merupakan model yang dirancang khusus untuk menunjang proses belajar siswa yang berkaitan dengan pengetahuan deklaratif dan pengetahuna prosedural yang terstruktur dengan baik yang dapat diajarkan dengan pola kegiatan yang bertahap, selangkah demi selangkah (Trianto, 2015:93).
Model pengajaran tersebut dapat diterapkan dalam meningkatkan keterampilan menulis teks biografi pada kelas X di SMKN 3 Kendal semester gasal. Dimana biografi merupakan tulisan yang isinya menceritakan atau mengisahkan kehidupan seseorang atau orang lain. Melalui menulis biografi, peserta didik dapat mengenal dan mengisahkan kehidupan seseorang untuk diketahui oleh orang lain. Manfaat yang lain yaitu apabila peserta didik menulis biografi orang yang sukses, banyak jasanya pada bangsa dan negara. Tulisan tersebut akan banyak dibaca orang dan nama penulis juga akan dibicarakan oleh orang hingga akhirnya terkenal. Manfaat yang terakhir, peserta didik belajar menulis autobiografi atau kisah hidupnya sendiri. Karena terbiasa menulis biografi, maka tulisan peserta didik akan baik dan menarik.

Baca juga:   Perlu Pendampingan Optimal dalam Pendidikan Karakter

Dalam pembelajaran menulis teks biografi menggunakan Direct Learning, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut, tahapan awal guru memberi salam pembuka, berdoa dan melakukan presensi. Selanjutnya guru mendemonstrasikan materi yang berhubungan dengan teks biografi. Peserta didik memperhatikan contoh teks biografi dan bediskusi dengan guru mengenai struktur, unsur, dan ciri yang ada dalam teks biografi. Langkah kelima, peserta didik menulis teks biografi dengan memperhatikan struktur, unsur, ciri kebahasaan yang ada dalam biografi. Langkah selanjutnya peserta didik mendemonstrasikan hasil karangannya, dan peserta didik lain dapat berkomentar tentang karangannya tersebut. Peserta didik dan guru melakukan refleksi terhadap materi yang telah diberikan. Langkah terakhir, guru melakukan evaluasi untuk mengetahui daya serap peserta didik terhadap materi yang telah diberikan.

Dalam melaksanakan proses pembelajaran pada mata pelajaran bahasa Indonesia, penggunaan model pembelajaran Direct Learning semestinya menjadi pilihan dari beberapa model pembelajaran yang ada. Mengingat model ini telah terbukti dapat meningkatkan kerjasama, berkreasi, bertindak aktif, bertukar informasi, mengeluarkan pendapat, bertanya, berdiskusi, berargumentasi dan lain-lain. (ikd2/ida)

Baca juga:   Metode Dikte Tingkatkan Keterampilan Menulis di Kelas Rendah

Guru Bahasa Indonesia SMK Negeri 3 Kendal

Populer

Lainnya