Pembelajaran Matematika dengan Strategi Superitem pada Bangun Ruang Sisi Datar

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Peningkatan penguasaan matematika tidak lepas dari proses belajar mengajar di sekolah. Salah satu strategi meningkatkan motivasi belajar dengan melakukan variasi pembelajaran yaitu melaksanakan pembelajaran matematika dengan strategi superitem.

Strategi superitem adalah strategi pembelajaran dimulai dari tugas-tugas sederhana kemudian meningkat pada tugas-tugas lebih kompleks. Strategi superitem dirancang dapat membantu siswa dalam memahami hubungan antarkonsep serta memacu kematangan penalaran siswa (Miftahul Huda, 2013). Biasanya setiap superitem terdiri dari empat subitem pada masing-masing item. Setiap item menggambarkan empat level penalaran. Semua item dapat dijawab dengan merujuk secara langsung pada informasi dalam item dan tidak dikerjakan dengan mengandalkan respon yang benar dari item sebelumnya. Pada level 1 diperlukan penggunaan satu bagian informasi dari item. Level 2 diperlukan dua atau lebih bagian informasi dari item. Pada level 3 siswa harus mengintegrasikan dua atau lebih bagian informasi yang tidak secara langsung berhubungan dengan item. Pada level 4 siswa seharusnya dapat mendefinisikan hipotesis yang diturunkan dari item.

Menurut Wilson dan Chavarria (1993) untuk mengkontruksi bentuk soal superitem yang harus diperhatikan yaitu kontruksi soal superitem harus dimulai dengan menentukan terlebih dahulu prinsip umum yang menjadi fokus item level 4. Prinsip tersebut menjadi landasan membuat tiga item sebelumnya. Setiap item membantu siswa menggali situasi permasalahan.

Baca juga:   Asyik Pelajari Nada-Nada dengan Tutorial Penangkal Fals

Karakteristik soal superitem yang didalamnya memuat konsep dan proses yang makin tinggi tingkat kognitifnya, memberi peluang kepada siswa dalam mengembangkan pengetahuan dan memahami hubungan antarkonsep. Superitem didesain salah satunya untuk meningkatkan penalaran matematis tentang konsep matematika. Disamping itu soal-soal superitem diharapkan lebih menantang dan mendorong keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Sebaliknya guru dapat melakukan kegiatan diagnostik selama pembelajaran, sehingga perkembangan penalaran siswa dapat dimonitor lebih dini. Kemampuan memahami hubungan antarkonsep, kemampuan dalam bernalar dan keterlibatan secara aktif dalam pembelajaran merupakan bagian yang diperlukan dalam memecahkan masalah. Dengan demikian, strategi pembelajaran superitem diharapkan menjadi salah satu alternatif pembelajaran yang dapat membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan menyelesaikan pemecahan masalah matematika.

Pengalaman penulis melaksanakan pembelajaran Matematika dengan strategi superitem bagi siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Pageruyung materi Bangun Ruang Sisi Datar dengan langkah sebagai berikut. Pertama, guru mengilustrasikan konsep-konsep dan menggunakan analogi-analogi berkaitan dengan bangun ruang sisi datar. Kedua, guru membagikan latihan soal bertingkat berbentuk superitem. Ketiga, siswa menghubungkan informasi-informasi yang terdapat dalam soal-soal superitem tersebut. Keempat, siswa menggabungkan beberapa informasi dalam soal-soal superitem dengan informasi lain di luar soal. Kelima, siswa membuat hipotesis atas soal-soal superitem. Kelima, guru bersama siswa membuat simpulan berkaitan dengan materi bangun ruang sisi datar berdasarkan soal-soal superitem.

Baca juga:   Padukan Belajar Tenis Meja dengan Metode LI dan Strategi IT

Walaupun strategi pembelajaran superitem memiliki kelemahan misalnya kesulitan dalam menyusun butir soal superitem serta beragamnya respon yang diberikan siswa atas soal superitem, namun respon siswa terhadap pembelajaran 75% menyukai strategi pembelajaran superitem. (pkl2/ton)

Guru Matematika SMPN 2 Pageruyung Kendal

Populer

Lainnya