Asyiknya Belajar PAI dengan Media ICT

spot_img

RADARSEMARANG.ID, MELIHAT betapa pentingnya posisi mata pelajaran pendidikan agama Islam (PAI) di sekolah, PAI perlu memiliki taring dalam mewujudkan generasi yang berkarakter dan bermartabat. Salah satunya melalui inovasi pembelajaran dalam bentuk penerapan pembelajaran PAI yang berbasis Information and Comunication Technology (ICT) atau teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Melalui model tersebut diharapkan mata pelajaran PAI mampu bertransformasi menjadi mata pelajaran kekinian yang selalu bersinergi dengan perkembangan zaman. Di antara pemilihan ICT yang sesuai dengan kondisi dan karakteristik sekolah meliputi bahan ajar pandang (visual); bahan ajar dengar (audio); bahan ajar pandang dengar (audio visual); ataukah bahan ajar multimedia interaktif (interactive teaching materials).

Siswa merupakan komponen utama pembelajaran. Pembelajaran ditujukan untuk siswa, sehingga penggunaan metode atau model pembelajaran harus tepat. Hal ini tidak lepas dari peran guru sebagai penyalur informasi. Guru harus mampu menerapkan metode dan model pembelajaran yang sesuai serta mampu memahami siswa yang cenderung berbeda-beda sifat atau perilaku terutama di kelas VI SDN 1 Patukangan.

Baca juga:   Peningkatan Pembelajaran PAI dengan SQ3R

Dalam pembelajaran mata pelajaran PAI banyak komponen materi yang akan disampaikan pada siswa yang bersifat visual/gambar dan video. Dengan perkembangan teknologi kini mata pelajaran ini didukung dengan media elektronik yang mampu menampilkan secara visual objek yang disampaikan. Sehingga siswa yang menerima materi tidak lagi berangan-angan dengan objek yang dijelaskan oleh guru.
Contohnya dalam mata pelajaran PAI yang dulu hanya dijelaskan dengan metode ceramah atau bercerita, kini dapat ditampilkan langsung lengkap dengan gambar atau rekaman video film walaupun tidak semua materi yang ada memiliki gambar atau rekaman video.
Video film sebagai media pembelajaran dapat memotivasi, merangsang dan mempermudah pemahaman siswa terhadap suatu kisah. Dengan bantuan teknologi audio visual yang canggih, karakter, ide, sikap hidup tokoh dihidupkan kembali dalam diri pelakon. Hal itu dapat memberikan sugesti dan pengalaman baik kognitif, psikomotor dan afektif siswa terbentuk.

Memahami film video sebagai media pembelajaran yang sangat berpengaruh membentuk kognitif, psikomotor dan afektif siswa membuat guru harus dapat menjadi jembatan penjelas yang utuh antara pesan dari film dan dari siswa. Ada baiknya sebelum film ditontonkan kepada siswa, guru terlebih dahulu mengkaji pesan kisah yang disampaikan dalam film tersebut.

Baca juga:   Media Animasi Bikin Belajar PAI Makin Asyik

Adapun hal yang perlu diperhatikan guru sebelum menggunakan media film antara lain: kesesuaian film yang disampaikan dengan materi yang diajarkan. Pesan yang disampaikan dalam film harus sesuai dengan tujuan pembelajaran. Guru harus dapat membedakan aspek hiburan dalam sebuah film video dengan kisah sesunguhnya yang ingin disampaikan.

Dengan penggunaan film dalam pembelajaran mata pelajaran PAI di SDN 1 Patukangan akan lebih menyenangkan dan dapat memotivasi siswa dalam belajar PAI. (ikd2/lis)

Guru SDN 1 Patukangan

Populer

Lainnya