Belajar Fisika menjadi Mudah dengan Laboratorium Virtual

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Fisika merupakan salah satu pelajaran yang banyak menggunakan riset. Teori teori yang ada dalam fisika berasal dari data empiric (hasil riset). Dalam aplikasinya, belajar fisika di tingkat SMA, termasuk di MAN Kendal tidak hanya mempelajari kognitif (teori) saja, tetapi juga harus dibuktikan dengan percobaan (praktikum/ riset).

Dari data hasil capaian ujian Nasional 2019 nilai rerata yang diperoleh mapel fisika baru mencapai 46,47%. Ini membuktikan bahwa mapel fisika merupakan salah satu mapel yang sulit. Agar belajar fisika tidak menjadi hal yang sulit, maka harus ada cara untuk memudahkan belajar fisika. Salah satunya adalah dengan menggunakan metode Laboratorium Virtual.

Metode Laboratorium Virtual merupakan salah satu metode yang menggunakan PhET Simulation yang ada dalam aplikasi Java. PhET (Physics Education Technology) adalah sebuah situs yang menyediakan simulasi pembelajaran fisika gratis yang bisa didownload untuk kepentingan pengajaran kelas atau untuk belajar individu.

PheT merupakan software pembelajaran dari Universitas Colorado. Simulasi yang disediakan PhET sangat interaktif yang mengajak siswa untuk belajar dengan cara mengeksplorasi secara langsung. Simulasi PhET ini membuat suatu animasi fisika yang abstrak atau tidak dapat dilihat oleh mata telanjang, seperti : atom, elektron, foton, dan medan magnet. Interaksi yang dilakukan berupa menekan tombol, menggeser benda atau memasukkan suatu data. Kemudian saat itu juga akibat dari interaksi yang dilakukan akan segera terlihat hasil tampilan baik berupa gambar animasi maupun grafik.

Baca juga:   Belajar Aljabar Mudah dengan Media Pensil dan Krayon

Untuk eksplorasi secara kuantitatif, simulasi PhET ini memiliki alat-alat ukur di dalamnya seperti penggaris, stop-watch, voltmeter, dan termometer. Kalian tinggal memakainya untuk mengukur suatu besaran. Benar-benar seperti memiliki laboratorium fisika sendiri, namun yang kita miliki ialah Laboratorium Virtual.

Simulasi PhET ini sering saya gunakan saat pembelajaran fisika pada kelas XI MAN Kendal. Simulasinya sangat mudah digunakan. Selain online langsung, siswa pun dapat menggunakannya secara offline di rumah. Dengan syarat di komputer siswa mempunyai program Java dan Flash. Tetapi, siswa tidak perlu bingung apabila tidak memiliki software tersebut karena di PhET sendiri menyediakan download paket simulasi + Java + flash. Di samping itu ada juga fitur “Teacher Idea and Activities” untuk membantu guru dan siswa melakukan kegiatan sesuai kategori yang ada.

Kreativitas guru hanya terletak pada pembuatan Lembar Kerja Siswa ( LKS ) yang dibuat oleh guru sebagai panduan siswa dalam mengerjakan Simulasi dengan PHET ini. Ini sudah saya dilakukan di MAN Kendal. Selain siswa lebih antusias, hasil capaian ulangan harian yang menggunakan PHET Simulation ini bisa naik hingga mencapai 78 % dari nilai kriteria minimum yang diterapkan pada mapel fisika sebesar 75 %. Dari hasil pengakuan siswa antara teori yang ada pada buku bisa dipraktekkan langsung, sehingga dalam memahami fisika menjadi lebih mudah.

Baca juga:   Belajar Fisika selama PJJ dengan Praktikum Mandiri Sederhana

Untuk sekolah swasta yang sarana dan prasarana atau tempat laboratoriumnya masih kurang memadai, Laboratorium Virtual ini sangat membantu, karena yang diperlukan hanya Laboratorium Komputer saja. Selain itu Laboratorium Virtual dengan metode PHET ini dalam mengunduh sifatnya gratis dan offline.

Meskipun Laboratorium Virtual dengan menggunakan Aplikasi PHET Simulation ini sangat membantu, masih ada kelemahan yang ada, yaitu tidak semua bab yang ada pada mapel Fisika ada dalam program PHET ini. Ada beberapa bab yang harus tetap menggunakan praktikum langsung di laboratorium. (pgn1/ton)

Guru Fisika MAN Kendal

Populer

Lainnya