Senangnya Belajar Irregular Verb dengan Flash Card

spot_img

RADARSEMARANG.ID, MENGUASAI grammar khususnya simple past tense sangatlah penting dalam mempelajari recount. Recount adalah salah satu jenis teks yang harus dipelajari oleh siswa MTs/SMP. Sangat disayangkan, banyak siswa yang mendapat kesulitan dalam mempelajari simple past tense.
Berdasarkan pengalaman mengajar, para siswa menghadapi kesulitan mengisi bentuk lampau irregular verb dalam sebuah text recount. Sehubungan dengan kondisi tersebut, strategi flash card diterapkan untuk menarik peserta didik agar tertarik mempelajari irregular verb dan untuk meningkatkan penguasaan irregular verb.

Menurut Suryana (2000:24) mengemukakan bahwa flash card merupakan salah satu bentuk permainan edukatif berupa kartu-kartu yang memuat gambar dan kata yang sengaja dirancang oleh doman untuk meningkatkan berbagai aspek di antaranya, mengembangkan daya ingat, melatih kemandirian dan meningkatkan jumlah kosakata.

Selain itu, menurut Izzan (2009:176) mengemukakan bahwa flash card merupakan alat peraga dari koran berukuran 18 x 16 inci yang dibubuhi gambar-gambar menarik, kata, ungkapan, atau kalimat.
Flash card merupakan salah satu sarana yang ampuh untuk mengatasi kebosanan siswa dalam mempelajari irregular verb. Untuk itu, sebagi guru bahasa Inggris harus kreatif mengemas materi irregular verb biar lebih menarik.

Baca juga:   Menciptakan Budaya Kerja Industri di SMK

Flash card irregular verb ini dirancang sedemikian rupa sehingga siswa kelas 8 MTs Sholihiyyah Kalitengah dapat mengunakan dan memahami dengan mudah. Selain itu flash card pun terkadang dibuat mainan dengan teman sebaya mereka ketika bermain di rumah.

Materi simple past ini merupakan materi kelas 8 KD 3.10 semester genap yang bertujuan agar siswa mampu menerapkan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait keadaan/tindakan/kegiatan/ kejadian yang dilakukan/terjadi, rutin maupun tidak rutin, atau menjadi kebenaran umum di waktu lampau, sesuai dengan konteks penggunaannya. (perhatikan unsur kebahasaan simple past tense).
Di materi simple past ini siswa dituntut untuk bisa mengetahui dan membedakan bentuk kata kerja pertama, kedua atau bentuk present dan past. Hal itu penting sekali ketika anak membuat kalimat positive, negative, dan interrogative.

Siswa diberikan sebuah kartu warna-warni yang dibagi menjadi dua bagian yakni atas dan bawah. Bagian atas berisi 3 kata kerja bentuk present, past dan participle ditulis lengkap dengan arti di bawahnya. Kemudian bagian belakang ditulis 3 kata kerja yang sama dengan atas, dengan menghilangkan salah satu kata kerjanya, misalkan kartu bagian atas Go, Went, Gone artinya Pergi; bagian bawah ditulis (Go, …., Gone);( ….,went, gone); (Go, Went, ….). Setiap 1 kata kerja dibuat 3 kartu dengan variasi kata rumpang yang berbeda-beda.

Baca juga:   Belajar Alquran Lebih Mudah dengan Ketukan

Populer

Lainnya