Trik Jitu Menghafal Alquran

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Menghafal Alquran adalah salah satu kegiatan mulia lagi bermanfaat di dalam agama Islam. Dalam Alquran, Surah al-Hijr ayat 9 Allah berfirman “Sesungguhnya Kamilah yang turunkan Alquran, dan Kamilah yang akan menjaganya.”

Muhammad Rasyid Rida pernah mengatakan dari awal wahyu hingga saat ini, Quran adalah kitab yang terus terjaga dengan mutawatir, dengan cara dihafal dan ditulis. Sebagaimana ayat di atas, merupakan janji Allah untuk menjagai ayat Quran, salah satunya dengan media menghafal.
Berdasarkan pengamatan penulis, khususnya dari hasil pengamatan terhadap minat siswa SMKN Karangpucung Cilacap dalam hal menghafal Alquran, kebanyakan siswa setingkat SMA/K sangat kurang tertarik dengan menghafal Alquran. Hal ini mungkin saja terjadi karena bagi mereka menghafal Alquran adalah sesuatu yang sulit.

Di samping karena bahasa Alquran adalah bahasa Arab yang mungkin bagi mereka adalah bahasa asing (bukan bahasa sehari-hari). Mereka juga tidak tahu metode atau cara yang tepat untuk lebih mudah dan cepat menghafal Alquran.

Namun sebelum melangkah ke metode agar cepat hafal Al-Qur’an,ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menghafal Alquran yaitu menata niat. Niat yang tepat sangatlah penting. Adalah sebuah bencana jika kita telah menghabiskan waktu dan tenaga untuk menghafalkan Alquran, namun ternyata usaha tersebut sia-sia karena niat kita salah.

Baca juga:   Penilaian Sikap Peserta Didik dengan Google Form

Niat yang tepat tentunya adalah ibadah lillahi taala. Jangan sampai niat kita terkotori dengan noda seperti keinginan untuk dipuji, untuk dikenal, untuk mendapat dunia. Menjauhi maksiat. Imam Syafii pernah bercerita kepada gurunya tentang susahnya menghafal. Lalu gurunya menasihatinya untuk menjauhi maksiat. Karena ilmu adalah cahaya, dan cahaya Allah tidak diberikan kepada orang yang bermaksiat.
Membangun lingkungan kondusif. Akan jauh lebih mudah dalam menghafal jika berada di lingkungan yang mendukung. Jika tidak memiliki, buatlah. Jika hal tersebut sudah terpenuhi, semakin mudah kita atau murid untuk bias menghafalkan Alquran dengan mengikuti metode berikut ini :

Pertama, Talqin atau Tasmi’. Talqin berarti seorang ustad membacakan Alquran untuk kemudian diikuti oleh para muridnya. Jika tidak memiliki ustad yang dapat membacakan kepada Anda, mendengarkan bacaan Alquran dari rekaman juga dapat menjadi salah satu alternatif.

Meskipun alternatif tersebut tidak sebagai sebaik jika anda berhadapan dengan ustad secara langsung. Karena jika anda berhadapan langsung dengan ustad, maka bacaan anda yang salah saat mengikuti bacaan, dapat langsung dikoreksi.

Baca juga:   Pembelajaran Letak dan Luas Benua dengan Think Pair Share

Populer

Lainnya