Asyik Belajar Teks Deskripsi Menggunakan Bacaan Bergambar

spot_img

RADARSEMRANG.ID, Pembelajaran di sekolah sekarang tidak lagi menggunakan metode ceramah. Pengajaran saat ini paling tidak harus sudah menggunakan media. Guru harus sudah lebih kreatif dalam menyampaikan pengajarannya kepada siswa-siswinya agar tidak membosankan.

Dengan menggunakan media akan lebih mengasyikkan dan menyenangkan dalam penyampaian pembelajaran. Siswa akan lebih mudah menerima pelajaran yang disampaikan oleh guru dibanding dengan ceramah. Dengan media siswa akan lebih konsentrasi dan tidak mengantuk di dalam kelas.

Untuk itu guru terlebih dahulu harus memahami apa itu media. Menurut Briggs (1970 : 8) dalam jurnal Widyatama Volume 4, berpendapat bahwa media adalah segala peralatan fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk dapat belajar.

Sejalan dengan itu dalam bahan ajar diklat pembekalan guru bantu (2003: 9) disebutkan bahwa makna umum dari media adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan informasi dari sumber informasi kepada penerima informasi.

Menurut Oemar Hammatik (2004; 24 : 202) dalam bukunya mengatakan bahwa dalam arti sempit, media pengajaran hanya meliputi media yang dapat digunakan secara efektif dalam proses pengajaran yang terencana. Sedangkan dalam arti luas media tidak hanya meliputi media komunikasi elektronik yang kompleks tetapi juga mencakup alat-alat sederhana, seperti slide, fotografi, diagram, bagan bantuan guru, objek-objek nyata serta kunjungan keluar sekolah.

Baca juga:   Lebih Asyik Belajar Pengukuran dengan Benda Konkret

Manfaat media pembelajaran dalam proses belajar mengajar antara lain pengajaran akan lebih menarik perhatian siswa. Bahan pengajaran akan lebih jelas maknanya, metode mengajar akan lebih jelas maknanya. Metode mengajar akan lebih bervariasi, tidak semata-mata komunikasi verbal, siswa lebih banyak melakukan kegiatan belajar (Jurnal Widyatama Volume 4, 2007 : 4).
Dalam hal ini, dengan menggunakan teks bacaan bergambar dalam pembelajaran bahasa Inggris, siswa akan lebih mudah mendeskripsikan, memahami arti dan mengetahui apa maksud isi cerita tersebut.

Cara menggunakan metode tersebut sangat simpel atau sederhana. Pertama guru akan membagikan terlebih dahulu teks tergambar tersebut kemudian siswa diminta memahami gambar tersebut dengan mengamati gambar. Setelah itu diminta menyebutkan kata sifat apa saja yang ada dalam gambar tersebut ke dalam bahasa Indonesia kemudian kata sifat bisa dicari di dalam kamus seandainya belum tahu bahasa Inggrisnya. Kemudian siswa juga diminta membaca teks yang ada pada gambar tersebut, kemudian teks itu dikembangkan dengan mendeskripsikan gambar tersebut. Setelah itu dikoreksi oleh guru dan dibetulkan jika ada kekeliruan, siswa diminta untuk membaca lagi dan menceritakan teks bergambar tersebut yang sudah didiskripsikan. Dengan menggunakan metode ini siswa sudah sekaligus belajar menulis (write), membaca (read), dan berbicara (speech).

Baca juga:   Ajak Siswa Sulap Limbah Styrofoam Jadi Keramik Cantero

Dan jika ada pertanyaan dari guru secara lisan siswa juga belajar tentang mendengarkan (listen). Metode tersebut sangat sederhana sehingga ini memudahkan pendidik dalam mengajar bahasa Inggris pada siswa-siswinya. Oleh sebab itu dengan menggunakan metode tersebut akan lebih tepat bagi siswa-siswi di SMP Negeri 2 Kaloran terutama bagi siswa atau siswi yang penguasaan vocabulary atau kosakatanya masih sedikit akan mudah mengembangkan kembali vocabulary atau kosakatanya. (smd2/lis)

Guru Bahasa Inggris SMP Negeri 2 Kaloran, Kabupaten Temanggung

Populer

Lainnya