Pembelajaran PLSV dengan Konsep Timbangan

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Salah satu tujuan pendidikan matematika adalah mengembangkan aktivitas kreatif yang melibatkan imajinasi, intuisi, dan penemuan dengan mengembangkan pemikiran divergen, orisinil, rasa ingin tahu, membuat prediksi dan dugaan serta mencoba-coba. Matematika merupakan ilmu yang sangat penting untuk dikuasai karena matematika sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, perlu dilakukan inovasi dalam pemberdayaan semua unsur pendidikan sehingga pembelajaran matematika berjalan secara optimal.

Di sisi lain, tingkat penguasaan matematika oleh siswa tidak sesuai dengan harapan. Indikasi tersebut terlihat dari rendahnya prestasi belajar matematika di satuan pendidikan dan dapat dilihat dari capaian siswa saat ulangan harian. Materi Persamaan Linear Satu Variabel merupakan salah satu materi pada kelas VII semester 1 SMP Negeri 1 Batang yang dianggap sulit. Adanya variabel pada persamaan membuat anak bingung dalam pembelajaran. Motivasi yang bisa dilakukan guru adalah praktik langsung dengan lingkungan.

Salah satu cara pembelajaran persamaan linear satu variabel adalah dengan konsep timbangan dan kelereng sebagai beban. Timbangan akan seimbang, apabila berat benda pada lengan sebelah kiri sama dengan berat benda pada lengan sebelah kanan. Pembelajaran langsung dengan media timbangan memungkinkan terjadinya pemahaman siswa dalam menemukan cara menyelesaikan persamaan linear satu variabel.

Baca juga:   Role Playing Permudah Pemahaman Penyampaian Isi Atur-atur

Pembelajaran dimulai dengan pembagian kelompok. Setiap kelompok terdiri atas 4 siswa. Kelereng sebagai beban pada timbang dibungkus dengan plastik yang berbeda untuk menunjukkan variabel yang berbeda. Plastik hitam dengan jumlah kelereng 2 buah sebagai variabel x, plastik merah dengan jumlah kelereng 3 buah sebagai variabel y, dan plastik ungu dengan jumlah kelereng 4 buah sebagai variabel z. Sebagai contoh berapa nilai x dengan persamaan x + 3 = 5. Lengan kiri pada timbangan diberi beban plastik hitam (x) yang berisi kelereng ditambah 3 kelereng tanpa plastik. Sedang lengan kanan pada timbangan diberi kelereng tanpa plastik 5 buah. Kedua lengan timbangan akan seimbang apabila berat kedua lengan sama. Lakukan pengambilan kelereng dengan jumlah bentuk yang sama pada kedua lengan. Kemudian ambil 3 kelereng pada kedua lengan timbangan. Pada akhirnya lengan kiri timbangan hanya tertinggal plastik hitam (x) dan lengan kiri terdapat 2 kelereng tanpa plastik, sehingga himpunan penyelesaian persamaan x + 3 = 5 adalah x = 2.

Percobaan ini dilakukan peserta didik bersama kelompoknya dan dipresentasikan di depan kelas dengan tujuan agar kelompok yang lain yang belum memahami bisa menambah wawasan dalam menyelesaikan Persamaan Linear Satu Variabel.

Baca juga:   Curhat Bumi pada Materi Pemanasan Global

Dengan alat peraga timbangan ini, tanpa disadari siswa telah mendapatkan pengetahuan baru tentang menyelesaikan Persamaan Linear Satu Variabel  yang selama ini menjadi kendala dalam memahaminya. Siswa  dapat menyimpulkan cara mencari himpunan penyelesaian pada Persamaan Linear Satu Variabel sesuai dengan soal yang diinginkan. Pembelajaran langsung ini dapat memberi manfaat antara lain siswa dapat berinteraksi/bekerja sama dengan siswa lain dan siswa dapat menemukan cara menyelesaikan Persamaan Linear Satu Variabel (PLSV) secara langsung dengan praktik sehingga siswa akan ingat tanpa harus menghafal banyak variabel yang ada. Siswa  akan memahami bahwa menyelesaikan PLSV dengan menambah atau mengurangi konstanta atau variabel pada ruas kiri maupun kanan biar seimbang sehingga muncul penyelesaian yang diinginkan yang pada akhirnya akan meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi PLSV siswa kelas VII di SMP N 1 Batang. (mat2/ida)

Guru Matematika SMP Negeri 1 Batang

Populer

Lainnya