Pahami Konsep Sifat Cahaya dengan Praktikum Sederhana

spot_img

RADARSEMARANG.ID, ILMU Pengetahuan Alam (IPA)  adalah suatu kumpulan pengetahuan yang tersusun secara sistematik, dan dalam penggunaanya secara umum terbatas pada gejala-gejala alam, hal tersebut diungkapkan Wahyana dalam Trianto (2010:136). Dengan mempelajari Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), siswa diharapkan lebih memahami gejala-gejala alam dan juga proses terjadinya. Muatan pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di jenjang sekolah dasar (SD) cukup banyak. Sehingga guru dituntut untuk kreatif dalam menyajikan pembelajaran yang dapat memfasilitasi siswa untuk tidak hanya sekedar paham akan materi. Tetapi juga mampu menyelesaikan masalah yang memerlukan kemampuan berpikir tingkat tinggi (high order thinking skill).  Guru harus menerapkan berbagai strategi, metode, dan juga media dengan menyesuaikan muatan pelajaran yang hendak dipelajari siswa. Media yang baik harus bisa digunakan sendiri oleh siswa. Sehingga siswa bisa memperoleh pengalaman yang langsung (konkret) dalam pembelajaran.

Muatan pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan materi sifat cahaya akan sulit dipahami siswa bila diajarkan dengan metode ceramah saja. Maka perlu dilengkapi dengan media dan metode lain. Praktikum sederhana pada kegiatan pembelajaran diharapkan meningkatkan tingkat pemahaman siswa. Dengan praktikum sederhana, siswa dapat menggunakan alat dan bahan yang mudah dicari dari rumah. Hal tersebut sama dengan memanfaatkan lingkungan sebagai sarana belajar. Siswa juga terlihat lebih antusias dan lebih aktif dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang menggunakan metode praktikum sederhana.

Baca juga:   Penguatan Karakter Siswa melalui Apel Pagi Bernuansa Religius

Praktikum juga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa. Siswa diharapkan mampu berkomunikasi dan bekerjasama dengan kelompoknya. Hal tersebut sejalan dengan pendidikan karakter yang menjadi program pemerintah. Siswa dilatih untuk bersikap saling menghargai dan menghormati dengan kelompoknya, serta bersikap berani, bertanggung jawab, serta kreatif.

Pada materi sifat cahaya di kelas 4 sekolah dasar (SD) ada 4 sifat yang dipelajari. Yaitu : cahaya merambat lurus, cahaya dapat dibiaskan, cahaya dapat dipantulkan, serta cahaya dapat menembus benda bening. Dalam satu pertemuan, dapat dipilih satu sifat cahaya untuk dipelajari melalui praktikum. Diseuaikan dengan alokasi waktu yang tersedia.

Praktikum sederhana dapat dilaksanakan dengan pembagian kelompok terlebih dahulu. Pembagian kelompok harus memperhatikan perbedaan karakteristik siswa. Setelah itu mempersiapkan alat dan bahan praktikum yang harus dibawa dari rumah. Diskusi dalam pembagian tugas membawa alat dan bahan praktikum melatih kemampuan komunikasi dan kerjasama bagi siswa. Sebagai contoh dipilih materi sifat cahaya dapat dibiaskan untuk dilakukan praktikum. Siswa diminta membawa gelas bening, pensil atau ballpoint, dan air. Setelah alat dan bahan sudah tersedia, guru menjelaskan tujuan praktikum, cara kerja, serta pembuatan laporan praktikum. Setelah itu siswa diminta mulai melakukan praktikum sederhana dengan guru sebagai fasilitator.

Baca juga:   Meningkatkan Writing Skill melalui Comic Narative Text

Setelah praktikum selesai, bisa dilanjutkan dengan presentasi. Presentasi melatih kemampuan komunikasi dan keberanian siswa. Kelompok yang berada di tempat duduk diberi tugas untuk memberikan tanggapan, sehingga suasana kelas tetap kondusif dan siswa tetap fokus. Siswa yang memberikan tanggapan akan mendapat reward yang akan dihitung diakhir pelajaran. Guru juga bisa memberikan reward kepada kelompok dengan hasil terbaik untuk meningkatkan motivasi siswa

Selanjutnya untuk mengecek tingkat pemahaman siswa, guru memberikan umpan balik, guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya tentang materi yang belum dipahami dan dilanjutkan dengan konfirmasi. Diakhir pembelajaran dilakukan evaluasi dengan menggunakan soal yang memerlukankemampuan berpikir tingkat tinggi (high order thinking skill).

Praktikum sederhana dalam materi sifat cahaya muatan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) telah dilakukan di kelas IV B SD Negeri Bulustalan. Hasilnya siswa lebih aktif dan antusias dalam pembelajaran. Sehingga minat dan hasil belajar siswa meningkat. (by1/zal)

 

Guru Kelas IVB SDN Bulustalan, Semarang

Populer

Lainnya