Mahir Berbahasa Inggris lewat Lagu

spot_img

RADARSEMARANG.COM – TENTU semua orang pernah mendengar lagu, bahkan menyanyikannya yang banyak kita lihat dan dengarkan di radio/tape, telivisi, atau Youtube. Bersamaan perkembangan informasi teknologi, lagu mancanegara dengan mudahnnya masuk ke Indonesia, seperti India, Mandarin, Inggris, dan sebagainya. Lagu berbahasa Inggris yang berbagai ragam (genre) masuk ke telinga kita dengan mudah, terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa. Mereka mendengarkan, menirukan dan  menghafalkannya dengan mudah, terkadang tidak memahami makna atau pesan lagu tersebut.

Perkembangan lagu berbahasa Inggris memberikan dampak yang positif pada pembelajaran Bahasa Inggris, sehingga dapat meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris pada siswa. Bahkan lagu berbahasa Inggris sudah dimasukkan dalam kurikulum 2013 pada kompetensi dasar Bahasa Inggris wajib di SMA/SMK  dari kelas 10 sampai 12.

Belajar Bahasa Inggris lewat lagu dinilai sangat efektif. Alasannya, pertama, lagu merupakan bagian hobi yang sebagian besar kalangan pelajar bisa menyanyikannya. Kita lihat saja di ajang pencarian bakat di beberapa stasiun televisi, seperti Indonesian Idol, X –Factor, Boys/Girls Band, dan sebagainnya, dengan fasihnya para peserta menyanyikan lagu berbahasa Inggris. Kedua, lirik atau syair yang digunakan dalam lagu cukup sederhana dan tidaklah sulit untuk dihafalkan dan dipahami karena bahasa yang digunakan adalah bahasa sehari-hari. Dengan  informasi teknologi, syair atau lirik yang sulit dipahami, dapat dicari di internet.

Ketiga, lagu dapat memperkenalkan budaya dari mana lagu itu berasal. Kebanyakan lagu berbahasa Inggris berasal dari Eropa dan Amerika. Dengan begitu, mendengarkan dan menyanyikan lagu bisa mengenali kebiasaan, alur berpikir, gaya hidup dari negara-negara tersebut. Keempat,  lagu dapat mengenali istilah atau ungkapan yang kurang umum didengar dalam pengajaran Bahasa Inggris, seperti ain’t = am not, wanna = want to, gotta = got to, holdin’ = holding, dan juga singkatan-singkatan yang jarang ditemukan dalam teks pengajaran Bahasa Inggris, seperti I’ll = I will, I’m = I am, We’d better = We would better, dan sebagainnya.

Baca juga:   Pahami Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan RI melalui Brainstorming

Kelima, syair lagu mudah menancap di kepala. Mendengarkan lagu dalam bahasa apapun yang disukai, syairnya mudah diingat di kepala, bahkan untuk bahasa yang tidak dimengerti, misalnnya lagu fenomenal India Kuch Kuch Hotta Hai atau Koimil Hi Gaya, Jepang Kokorotomo, dan sebagainnya. Terus terang sebagian besar pendengar Indonesia tidak memahami artinnya, tapi syairnya menancap di kepala. Apalagi lagu berbahasa Inggris yang memang sedang dipelajari, harusnya langsung diingat. Misalnya, I Have a Dream (Westlife), Black or White (Michael Jackson), Baby (Justin Birber), Goodbye (Air Suply), dan sebagainya.

 Keenam, lagu suatu alat untuk menuangkan perasaan atau ide dari penulis, sehingga lagu kadang bisa menyentuh perasaan yang sulit dilupakan. Kita ambil contoh lagu fenomenal, My Heart Will Go on dari Celine Dion (film Titanic) akan tetap diingat dan abadi (everlasting). Ketujuh, lirik lagu berbahasa Inggris bisa melatih kemampuan mendengarkan, membaca, berbicara, dan menulis, serta pengusaan kosa kata, tata bahasa, dan pengucapan. Melalui lirik lagu berbahasa Inggris, kita dapat membaca sekaligus mengartikannya, sehingga dapat meningkatkan kemampuan membaca dan kosa kata. Saat memutarkan lagu dan menyimaknnya, secara tidak langsung dapat meningkatkan kemampuan mendengarkan. Saat memegang”script lyric” dan menirukannya,mdapat meningkatkan kemampuan berbicara dan pengucapan, dan pada saat menulis syair lagu,  dapat meningkatkan kemampuan menulis dan tata bahasa.

Adapun langkah-langkah yang efektif penyampaian lagu di dalam kelas: Pertama, guru membagikan teks syair atau lirik lagu berbahasa Inggris. Beberapa kata pada syair lagu itu dihilangkan (missing words). Jumlah kata yang dihilangkan tergantung  jumlah bait pada lagu tersebut. Masing-masing bait antara 3-4 kata yang dihilangkan. Kata yang dihilangkan antara bait satu dengan yang lainnya tidak boleh sama. Kalau misalnya ada 5 bait, jumlah kata yang dihilangkan antara 15 sampai 20 kata yang berbeda-beda. Jenis kata harus bervariasi, misalnnya kata kerja, kata benda, kata depan, keterangan, dan sebagainya.

Baca juga:   Mimadewo Mudahkan Siswa Menulis Descriptive Teks

Kedua, guru menyuruh siswa mengamati sebentar lirik lagu dengan beberapa kata kosong. Ketiga, guru memuturkan lagu tersebut sambil siswa mengisi kata-kata yang kosong tadi. Pemutaran lagu bisa dilakukan dua kali. Langkah ini bisa meningkatkan kemampuan mendengarkan siswa. Keempat, guru bersama-sama siswa mengecek jawaban lirik atau syair kata yang kosong tadi. Kesalahan-kesalahan penulisan ejaan (spelling) dan kesalahan penafsiran kata yang mempunyai kemiripan bunyi, seperti know- no- now, she-see-sea, was-waste-wash akan banyak ditemukan. Setelah semua kata-kata yang kosong dijawab dan dibenahi dengan benar, guru mengajak semua siswa bernyanyi bersama-sama dengan memutarkan lagu sekali lagi, kemudian menyuruh siswa mengartikan ke dalam Bahasa Indonesia. Langkah ini bisa meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca, pengucapan dan kosa kata. Kelima, guru menyuruh siswa menemukan bagian-bagian lagu, seperti verse/stanza (bait berisi cerita), chorus/refrain (bagian yang diulang), dan juga nilai moral atau pesan yang terkandung pada lirik lagu tersebut. Siswa bisa mengajukan nilai moral atau pesan sesuai pandangannya secara lisan berbahasa Inggris. Setelah semua pendapat terkumpul, salah satu atau beberapa siswa memberikan kesimpulan dan nilai moral atau pesan lagu tersebut dengan bahasa Inggris dibantu dengan guru. Langkah ini bisa meningkatkan kemampuan berbicara.

Keenam, guru memberikan satu teks lagu lain pendek berbahasa Inggris yang cukup dikenal (familiar), dan menyuruh untuk memceriterakan kembali lagi tersebut beberapa kalimat dalam bentuk tulis, sehingga ada peningkatan kemampuan menulis dan pengusaan tata bahasa. Jelaslah lagu berbahasa inggris dapat meningkatkan kemampuan mendengarkan, mrmbaca, berbicara, dan menulis, dan juga meningkatkan pengusaan kosa kata, tata bahasa, dan pengucapan. Dengan begitu, guru bisa menggunakan lagu sebagai sarana yang efektif dalam pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah, baik SD, SMP. Dan SMA/SMK. (tj3/2/aro)

Guru SMK Negeri 2 Sukoharjo

Populer

Lainnya