Debat Tingkatkan Keterampilan Berbicara

spot_img

RADARSEMARANG.COM – BERDEBAT tidak selalu negatif, tetapi dapat menjadi kegiatan yang menarik bagi kalangan siswa dan mahasiswa. Dalam pembelajaran debat sendiri,  dapat membuat kita belajar banyak hal. Seperti menyimak, mendengar, dan mengungkapkan argumen dengan cara yang baik.
Pada era tahun sekarang sendiri, seperti yang kita lihat kemampuan berbicara dikalangan siswa dan mahasiswa masih relatif rendah. Rendahnya kemampuan ini dialami oleh beberapa sekolah.Sikap acuh, malu, dan kurang percaya diri sering kali menghantui diri parasiswa.Walaupun sifat pemalu merupakan hal yang normal, namun  guru perlu melatih diri siswa agar bisa lebih percaya diri. Sehingga, ia akan tampil menjadi anak yang lebih berani dan mudah bergaul dengan teman dan lingkungannya.  Fenomena ini  sering kita lihat dan normal terjadi. Hal ini dikarenakan kurangnya kreativitas guru dalam memilih metode pembelajaran yang cocok untuk peserta didik.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan guru di sekolah yaitu dengan menerapkan teknik debat dalam pembelajaran. Pertama-tama gaya pembelajaran berbicara dengan model debat ini kurang menarik bagi siswa. Siswa terlihat heran dengan kegiatan pembelajaran yang dilakukan. Hal ini wajar, karena kegiatan debat ini merupakan hal baru bagi siswa. Akan tetapi,  selanjutnya siswa dapat menerima metode ini dengan baik. Hal ini tidak lain karena metode pembelajaran debat menuntut siswa untuk aktif berbicara.
Seperti yang  diajarkan oleh beberapa pondok pesantren modern dan sekolah- sekolah di Indonesia, salah satu metode yang dilakukan dalam proses pembelajaran adalah setiap minggu diadakan latihan debat yang bertujuan meningkatkan kemampuan berbicara dan kepercayaan diri para peserta didik. Dengan begitu, siswa menjadi terpacu untuk menampilkan kemampuannya di depan umum. Sebenarnya setiap orang mempunyai kemampuan untuk berbicara dan tampil di depan publik, namun terkadang kurangnya rasa percaya diri itulah yang menjadi kendala utama.
Sesungguhnya tidak ada yang sulit dilakukan oleh siswa apabila guru memiliki metode pembelajaran yang baik dan menarik. Maka dari itu, demi keberhasilan siswa di sekolah,  beberapa guru menggunakan teknik pembelajaran debat . Langkah-langkah yang harus guru jelaskan kepada peserta didik mengenai metode ini,  yaitu guru harus membagi peserta didik menjadi beberapa tim untuk memecahkan kasus tertentu. Tim tersebut merupakan tim pro dan kontra. Pembelajarandi awali dengan kasus-kasus yang menarik dan sedang booming   pada saat itu.
Selain logis, argumen harus juga disampaikan dengan fakta-fakta yang terjadi sehingga data menjadi akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Selanjutnya guru dapat mengevaluasi setiap tim dan siswa tentang penguasaan materi yang meliputi kedua komposisi tersebut serta mengevaluasi seberapa efektif peserta didik terlibat dalam pembelajaran dan prosedur debat. Ketika melakukan metode ini, mau tidak mau siswa harus  beradu argumen dengan tim lainnya untuk mengeluarkan apa yang ada di dalam hati. Dengan melakukan metode debat ini, kepecayaan diri dapat diperolehdibandingkan hanya diam menyimpan permasalahan yang tidak berani dikemukaan. Secara tidak langsung,  siswa menjadi terbiasa untuk berani berbicara di khalayak umum. Hal ini telah terbukti di sekolah-sekolah yang telah melakukan metode pembelajaran ini.
Adapun manfaat yang dapat diperoleh siswa dalam metode pembelajaran ini. Siswa menjadi berani untuk mengemukakan pendapatnya di depan umum. Metode ini melibatkan seluruh siswa sehingga mereka berperan aktif dalam kegiatan belajar yang telah dirangkai oleh guru. Bagi para guru profesional,  sudah sewajarnya untuk menerapkan metode pembelajaran yang inovatif ini untuk kemajuan kegiatan belajar mengajar di sekolah. (tj3/zal)
Mahasiswi UIN Walisongo/Peserta Pelatihan Menulis Artikel Untukmu Guruku

Baca juga:   Fusion Project untuk Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Siswa

Populer

Lainnya