Membentuk Karakter Siswa melalui Keteladanan Guru

Oleh : Dwi Aji Windiyowati, S.Pd.SD.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Dalam telinga kita sering terdengar peribahasa “Guru Kencing Berdiri Murid Kencing Berlari”. Peribahasa itu menggambarkan bahwa perilaku guru sangat mempengaruhi karekter atau perilaku peserta didiknya.

Perilaku seorang guru merupakan model bagi peserta didik yang diampunya baik di dalam maupun di luar kelas. Segala ucapan dan perilaku seorang guru selalu dicontoh oleh peserta didik mengalahkan ucapan dan perilaku dari kedua orangtuanya.

Oleh karena itu, tidak heran jika di masa pandemi ini banyak sekali orang tua yang resah dan mengeluh tentang masa depan anaknya. Orang tua berharap agar pembelajaran secara tatap muka untuk segera dibuka dengan segala resiko yang ada dan dengan harapan anaknya dapat sekolah lagi. Seorang guru adalah tenaga pendidik yang profesional dibidangnya, mempunyai tugas pokok dan fungsi mengajar, mendidik, mengajar, memberi arahan dan memberikan penilaian kepada peserta didik.

Menurut Nawawi (2015:280), guru adalah orang dewasa, yang karena peranannya berkewajiban memberikan pendidikan kepada anak didik yang mungkin berpredikan sebagai ayah atau ibu, guru, ustadz, dosen, ulama dan sebagainya.

Sedangkan menurut Djamarah (2015 : 280), guru adalah seseorang yang memberikan ilmu pengetahuan kepada anak didik atau tenaga profesional yang dapat menjadikan murid – muridnya untuk merencanakan, menganalisis dan menyimpulkan masalah yang dihadapinya.

Baca juga:   Membentuk Karakter Siswa di Masa Pandemi

Menurut pengamat pendidikan dari luar negeri yang bernama Habel (2015 : 15), guru adalah seseorang yang menjalankan hak dan kewajibannya sesuai dengan kedudukannya dengan memberikan pelayanan pendidikan bagi peserta didik.

Dari ketiga pendapat tersebut guru merupakan seseorang yang pekerjaannya atau profesinya mengajar, mendidik, memeberi arahan, memberi penilaian dengan segala hak dan kewajiban yang melekat pada dirinya. Oleh karena itu, peran guru sangat penting dalam mengubah karakter peserta didik.

Diantara peran seorang guru antara lain sebagai berikut : Pertama, guru sebagai korektor. Guru menilai dan mengkoreksi semua hasil belajar, sikap, tingkah dan perbuatan siswa di dalam lingkungan belajar.

Kedua, guru sebagai inspirator. Guru memberikan inspirasi bagi peserta didik tentang bagaimana cara belajar yang baik. Ketiga, guru sebagai informator. Guru memberikan informasi mengenai materi yang akan dipelajari peserta didik.

Keempat, guru sebagai organisator. Guru mengelola berbagai kegiatan akademik baik intrakurikuler maupun ekstrakurikuler. Kelima, guru sebagai motivator. Guru dituntut dapat mendorong anak didiknya untuk selalu belajar. Keenam, guru sebagai inisiator. Guru menjadi pencetus ide – ide dalam pendidikan dan pengajaran. Ketujuh, guru sebagai fasilitator. Guru harus menyediakan belajar siswa secara optimal.

Baca juga:   Media Bangru Mudahkan Siswa Hitung Luas Permukaan Bangun Ruang

Kedelapan, guru sebagai pembimbing. Guru membimbing anak dalam kesulitan belajar. Kesembilan, guru sebagai demonstator. Guru dapat memperagakan apa yang diajarkan secara didaktis sehingga peserta didik paham terhadap materi yang disampaikan. Kesepuluh, guru sebagai pengelola kelas. Guru harus dapat mengelola kelas karena kelas merupakan tempat berhimpun guru dan siswa.

Kesebelas, guru sebagai mediator. Guru sebagai penyedia media dalam proses pembelajaran. Keduabelas, gru sebagai supervisor. Guru hendaknya membantu, memperbaiki dan menilai secara kritis dalam proses pembelajaran. Ketigabelas, guru sebagai evaluator. Guru dituntut untuk mampu menilai produk pembelajaran serta proses pembelajaran.

Dari berbagai peran tersebut, segala perilaku guru di masyarakat menjadi teladan dan ukuran keterlaksanaan budaya masyarakat. Kelestarian budaya di masyarakat menjadi tanggung jawab seluruh anggota masyarakat dimana seorang guru menjadi barometer pembentukan karakter bangsa.

Hal ini juga diterapkan di SD Negeri 2 Karangtalun dimana peran guru di sekolah dan di masyarakat selalu diutamakan, sehingga seorang peserta didik atau siswa dapat mencontoh perilaku baik dan terpuji dari seorang pendidik yang diidolakannya. (pb1/ton)

Guru SD Negeri 2 Karangtalun Kec. Bobotsari, Kab. Purbalingga

Author

Populer

Lainnya