Belajar Aktif dengan Resitasi melalui Google Clasroom

Oleh: Dra. Herlina

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PADA era modern saat ini perkembangan teknologi informasi terbilang sangat pesat. Hal ini juga sangat berpengaruh dalam dunia Pendidikan. Dalam pembelajaran otomatis dituntut untuk bisa mengikuti dan juga menggunakan pembelajaran dengan berbasis teknologi dan informatika.

Masa pandemi menuntut kita sebagai pengajar untuk bisa menguasai dan menggunakan aplikasi pembelajaran secara online. Aplikasi google classroom merupakan salah satu aplikasi yang digunakan dalam pembelajaran PPKn sebagai media membantu mengajar mengelola pengajaran yang digunakan untuk proses pembelajaran daring.

Kenyataan dilapangan pelajaran Pendidikan Pancasila Kewarganegaraan masih dianggap sebagai mata pelajaran yang susah dan membosankan bagi siswa, karena sifatnya hafalan. Tantangan lain juga materi-materinya sifatnya verbal yang kurang mendapat perhatian sebagian siswa, jadi butuh metode yang dapat membangkitkan siswa untuk belajar sehingga tidak membosankan. Sering kali guru dalam mengajar masih menggunakan metode yang monoton sehingga motivasi siswa dalam mengikuti kegiatan belajar rendah. Akibatnya dalam mempelajari materi PPKn siswa cenderung kurang semangat dan dianggap sebagai pelajaran yang membosankan.

Metode pengajaran resitasi adalah metode penyajian bahan pengajaran yang mana guru memberikan tugas-tugas tertentu agar peserta didik melakukan kegiatan belajar. Metode ini diberikan karena dirasakan bahan pelajaran terlalu banyak sementara waktu sedikit. Metode ini dilakukan sebagai suatu cara pembelajaran yang dilakukan dengan pemberian tugas, Dengan penugasan siswa diharapkan dapat mampu mempertanggungjawabkan apa yang telah dikerjakan sehingga dengan penugasan tersebut dapat mempermudah siswa dalam memahami materi pelajaran.

Baca juga:   Meningkatkan Kompetensi dan Minat Bahasa Jepang melalui Shodo

Materi kompetensi dasar mata pelajaran PPKN tentang hukum dan peradilan yang memiliki cakupan yang luas. Hal ini dapat dilihat berdasarkan kegiatan dalam pembelajaran siswa kurang aktif, kurang mendapat stimulus yang menarik untuk membangkitkan motivasi belajar. Salah satu usaha untuk menyampaikan materi tersebut diatas adalah dengan menggunakan metode resitasi melalui google classroom.

Metode ini dilakukan pada kelas XI SMA Negeri I Wiradesa, agar supaya membantu siswa dalam memahami materi pembelajaran tentang hukum dan peradilan. Anak di beri materi dalam bentuk power point selanjutnya diberi beberapa pertanyaan-pertanyaan factual yang berhubungan dengan kasus-kasus hukum, serta macam dan peranan peradilan yang terdapat di Indonesia kemudian dikirim melalui google classroom.

Metode pengajaran resitasi adalah metode penyajian bahan pengajaran yang mana guru memberikan tugas-tugas tertentu agar peserta didik melakukan kegiatan belajar. Metode ini diberikan karena dirasakan bahan pelajaran terlalu banyak sementara waktu sedikit. Metode ini dilakukan sebagai suatu cara pembelajaran yang dilakukan dengan pemberian tugas, Dengan penugasan siswa diharapkan dapat mampu mempertanggungjawabkan apa yang telah dikerjakan sehingga dengan penugasan tersebut dapat mempermudah siswa dalam memahami materi pelajaran.

Baca juga:   Hormat dan Taat terhadap Orang Tua

Menurut Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain (2002) mengemukakan bahwa metode resitasi menyampaikan bahan yang mana seorang guru menyampaikan tugas tertentu supaya peserta didik melakukan aktifitas belajar. Tugas memancing peserta didik untuk menjadi menjadi aktif belajar baik secra individu maupun kelompok.

Metode pengajaran resitasi adalah metode penyajian bahan pengajaran yang mana guru memberikan tugas-tugas tertentu agar peserta didik melakukan kegiatan belajar. Metode ini diberikan karena dirasakan bahan pelajaran terlalu banyak sementara waktu sedikit. . Metode ini dilakukan sebagai suatu cara pembelajaran yang dilakukan dengan pemberian tugas, Dengan penugasan siswa diharapkan dapat mampu mempertanggungjawabkan apa yang telah dikerjakan sehingga dengan penugasan tersebut dapat mempermudah siswa dalam memahami materi pelajaran.

Manfaat ataupun kelebihan metode resiterasi yaitu Pengetahuan siswa akan lebih luas dan sifat verbalisme akan berkurang. Siswa lebih mendalami, mengalami sendiri pengetahuan yang dicarinya sehingga akan tinggal lama dalam ingatan jiwanya. Lebih merangsang siswa melakukan aktifitas beajar individu atau kelompok. Mengembangkan kemandirian siswa diluar pengawan guru serta menumbuhkan kreatifitas, tanggungjawab ,mandiri, memperkaya pengetahuan dan pengalaman siswa. (bk2/zal)

Guru SMAN 1 Wiradesa, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya