Tingkatkan Mutu Pendidikan di Madrasah dengan Kemandirian

Oleh : Ahmad Sokhif S.Ag

spot_img

RADARSEMARANG.ID, SEBAGAI administrator, kepala sekolah bertanggung jawab terhadap kelancaran pelaksanaan seluruh program sekolah umumnya, khususnya program layanan bimbingan dan konseling di sekolahnya. Karena posisinya yang sentral di dalam sekolah, kepala sekolah adalah orang yang paling berpengaruh dalam pengembangan atau peningkatan pelayanan bimbingan dan konseling di sekolahnya. Ia akan menyerahkan kewajiban-kewajiban khusus kepada wakil kepala sekolah, penyuluh, guru-guru, dan orang lain.

Ia hendaknya memberikan dukungan umum dan kepemimpinan administratif kepada keseluruhan program pelayanan murid. Ia mengorganisasikan program dan memberikan bantuan dalam seleksi para penyuluh dan anggota staf, serta merumuskan deskripsi tugas masing-masing.

Selama ini MIS Menjangan Bojong yang sudah berdiri sejak puluhan tahun masih rendah dalam menjuarai kegiatan/perlombaan peserta didiknya ditingkat kecamatan. Menurut pengamatan kesehariannya bahwa guru/pembina/pendamping masih kurang tertib melakukan kegiatan ekstrakulikuler di luar jam pelajaran.

Hasilnya dalam mengikuti perlombaan sering tidak dapat penghargaan atau kejuaraan. Dalam hal ini, guru mempunyai peranan penting dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar, menciptakan suasana belajar yang baik dan efektif.

Baca juga:   Video Karya Guru lebih Efektif dalam Pembelajaran Daring

Meski terdengar sepele, namun hal tersebut tidak semudah yang dibayangkan, guru harus banyak belajar dan latihan untuk menjadi profesional. Oleh sebab itu, sekolah wajib mengadakan pelatihan dan memberikan contoh pelatihan guru.

Melihat kondisi seperti ini, penulis berusaha menerapkan suatu program utama supaya peserta didik dan guru memaksimalkan dan bekerja keras untuk memajukan madrasah di kemudian hari apabila suatu hari ada perlombaan. Program tersebut adalah, pertama, melaksanakan kegiatan ekstra dan kokurikuler untuk para peserta didik. Kedua, melakukan pembinaan prestasi unggulan.

Mengingat kepala sekolah adalah orang yang bertanggung jawab terhadap keseluruhan program sekolah, maka bantuan yang dapat diberikan oleh program bimbingan kepada kepala sekolah yang lainnya adalah sebagai berikut, pertama, menyediakan fasilitas untuk keperluan penyelenggaraan bimbingan.

Kedua, mengadakan pembagian tugas untuk keperluan bimbingan misalnya para petugas untuk membina pembina pramuka, para pendamping peserta didik dalam mengikuti lomba tertentu, dan sebagainya. Ketiga, merencanakan waktu (jadwal) untuk kegiatan-kegiatan bimbingan. Merencanakan program untuk mewawancarai murid dengan tidak mengganggu jalannya jadwal pelajaran sehari-sehari.

Baca juga:   Mudah Belajar Ekosistem dengan Metode Pembelajaran Discovery Learning

Keempat, menjaga dan meningkatkan motivasi kerja pendidik dan tenaga kependidikan dengan menggunakan sistem pemberian penghargaan atas prestasi dan sangsi atas pelanggaran peraturan dan kode etik. Kelima, menciptakan lingkungan pembelajaran yang efektif bagi peserta didik.

Sedangkan sikap profesional seorang guru, yaitu guru yang harus senang bekerja secara sukarela dalam pekejaan tambahan, guru mampu menyesuaikan diri dan memiliki kesabara-kesabaran, memiliki sikap konstruktif, mau melatih untuk meningkatkan pekerjaan, memiliki semangat untuk melayani murid-murid sekolah dan masyarakat.

Karena maju mundurnya kualitas sekolah/madrasah ada di tangan kepala sekolah sebagai manager yang harus bertanggung jawab terhadap satuan pendidikannya. Maka dilakukanlah penerapan suatu program untuk meningkatkan mutu sekolah seperti di atas, dan harapannya mutu pendidikan di MIS Menjangan semakin meningkat melalui kemandirian dan inisiatif sekolah dalam mengelola dan memberdayakan sumberdaya yang tersedia. Dan meningkatkan kompetisi yang sehat antara sekolah tentang mutu pendidikan yang akan dicapai. (cd1/ida)

Kepala MIS Menjangan, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya