Media Gambar Ilustrasi Tingkatkan Hasil Belajar SBdP

Oleh: Rasdi, S.Pd.SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, SEKOLAH Dasar yang merupakan jenjang pendidikan dasar sebelum masuk pada jenjang pendidikan menengah memiliki cakupan pembelajaran seni yang sangat luas mencangkup seni rupa, seni tari, seni musik dan keterampilan yang dikemas dalam mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan.

Namun kenyataannya mata pelajaran SBK di Sekolah Dasar kebanyakan diajarkan oleh guru kelas. Dikemukakan menurut Sobandi (2008:29) pada umumnya mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan di Sekolah Dasar dilakukan oleh guru kelas, padahal cakupan pembelajaran seni di sekolah dasar sangatlah luas, sehingga diperlukan seorang yang ahli dalam bidang ini.

Selama ini pembelajaran seni budaya dan keterampilan menggunakan media buku dan papan tulis dengan metode berceramah. Semua itu akan berdampak terhadap hasil belajar peserta didik, penulis menyimpulkan bahwa hasil belajar peserta didik masih dibawah KKM.

Oleh sebab itu artikel ini memberikan salah satu upaya peningkatkan hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran seni budaya dan keterampilan, serta agar guru tidak hanya menggunakan media buku dan papan tulis saja, akan tetapi menggunakan berbagai media terutama media gambar. Dan peserta didik mudah memahami pelajaran yang disampaikan serta hasil belajar peserta didik pun meningkat. Media yang dirasa sesuai dengan permasalahan tersebut yaitu gambar ilustrasi.

Baca juga:   Online Games Atasi Kejenuhan Siswa Belajar Kosa Kata secara Daring

Kemudian guru mencoba menggunakan gambar ilustrasi dalam SBdP, khususnya pada materi menciptakan motif hias pada batik. Gambar ilustrasi adalah salah satu alat bantu yang digunakan dalam proses pembelajaran yang bertujuan memudahkan peserta didik dalam menuangkan imajinasi melalui gambar ilustrasi.

Media gambar ilustrasi efektif digunakan untuk membantu merangsang timbulnya gagasan dan ide dalam hal menggambar ilustrasi. Sedangkan kelebihan lain dari menggambar ilustrasi ialah media gambar mudah diperoleh, murah, mudah dibawa kemana-mana dan bersifat universal.

Gambar ilustrasi dapat berupa poster, karikatur, foto, cerita bergambar, dan lain-lain. Peran gambar ilustasi adalah untuk sebagai media penjelas sesuatu dengan dibantu oleh gambar ilustrasi dan tujuanya untuk menafsirkan konsep tertentu. Atau ilustrasi dapat dijelaskan sebagai penjelas serta mempermudah pembaca dalam memahami pesan, dan menurut salah satu peneliti menggambar ilustrasi adalah kegiatan menggambar dengan tujuan untuk melengkapi suatu cerita, teks, atau sebagai penjelas visual dari suatu bagian cerita atau tulisan.

Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam menggambar ilustrasi agar hasil yang diharapkan sesuai: Pertama, gagasan, biasanya berasal dari bahan yang akan diilustrasikan. Setelah itu menentukan adegan, tokoh atau suasana yang akan dibuat atau gambar.

Baca juga:   Problematika Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di Lingkungan SD

Kedua, Sketsa, proses awal dalam menggambar yaitu pembuatan gambar sket dengan pensil. Biasanya diawali dari coreta tataletak objek yang akan digambar.

Ketiga, Pewarnaan, setelah sket selesai pewarnaaan bisa dilakukan, biasanya ada dua corak, yaitu corak realis dan bukan realis. Pewarnaan dengan corak realia harus sesuai dengan keadaan nyata dan sedangkan corak bukan realis lebih bebas atau tidak terikat dengan warna asli. (Awaludin, 2013).

Dari penerapan media gambar ilustrasi di kelas 4 SDN Bodas dapat dengan mudah digunakan, mudah dipahami, mudah dinikmati, dan murah didapat atau dibuat serta dapat memberikan penjelasan dari pada media verbal. Sehingga dengan begitu peserta didik mampu dengan baik dalam mengingatnya bila dibandingkan dengan media verbal. Berdasarkan analisis penggunaan media gambar ilustrasi dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. (cd1/zal)

Guru SDN Bodas, Kab. Pekalongan

Author

Populer

Lainnya