Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Bimbingan Kelompok

Oleh : Rosida Ariani, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, KEMAJUAN teknologi atau kecanggihan teknologi merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari. Karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai perkembangan zaman dan dapat mempengaruhi perkembangan ilmu-ilmu pengetahuan. Kemajuan teknologi juga dapat berpengaruh sangat besar terhadap dunia pendidikan dalam mencapai mutu pendidikan yang optimal dengan upaya-upaya pembaharuan serta pemanfaatan teknologi dalam proses belajar. Seperti halnya di bidang bimbingan dan konseling.

Menurut Sumarwiyah dan Zamroni bimbingan dan konseling sebagai bagian integral dari pelayanan pendidikan juga tak luput dari sentuhan-sentuhan peningkatan peran teknologi informasi. Teknologi informasi menjadi faktor penunjang yang akan mempengaruhi secara signifikan tercapainya optimalisasi potensi peserta didik serta peningkatan kemandirian peserta didik melalui layanan bimbingan dan konseling (2016:8).

Dalam mencapai tujuan layanan pendidikan yang optimal tentu harus memperhatikan hal-hal yang dapat menunjang berjalannya proses layanan bimbingan dan konseling yang bermutu. Seperti halnya dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses layanannya sehingga dapat memberikan perubahan dan perkembangan optimal bagi peserta didik.

Kondisi ini merupakan tantangan tersendiri bagi guru bimbingan dan konseling (BK) untuk dapat berperan serta dan dapat menguasai berbagai keterampilan di dalamnya. Termasuk menguasai berbagai teknologi dalam memberikan layanan konseling tanpa harus bertemu secara langsung. Kondisi pandemi saat ini mau tidak mau menuntut guru BK untuk memberikan layanan secara jarak jauh dengan bantuan teknologi.

Baca juga:   Peran Guru BK di Era Pandemi

SMA Negeri 1 Wiradesa Kabupaten Pekalongan untuk saat ini sudah melaksanakan PTM terbatas dengan kehadiran siswa mencapai 50 persen. Hal ini tidak berjalan begitu saja, tentunya melalui proses, berawal bulan September dengan simulasi PTM selama dua pekan, tiap dua pekan dilakukan evaluasi lalu berlanjut hingga saat ini sudah diizinkan melaksanakan PTM terbatas.

Kehadiran siswa yang belum bisa mencapai 100 persen membuat guru BK tidak bisa memberikan layanan secara maksimal kepada seluruh siswa asuh/binaannya. Salah satu upaya yang dilakukan guru BK di antaranya yaitu memberikan layanan bimbingan kelompok melalui online.

Menurut Ifdil dan Ardi (2013:17) penyelenggaraan konseling tidak hanya dilakukan secara face to face dalam satu ruang tertutup, namun bisa dilakukan melalui format jarak jauh yang dibantu teknologi yang selanjutnya dikenal istilah e-konseling atau konseling online. Konseling online yaitu proses konseling yang dilakukan dengan menggunakan alat bantu jaringan sebagai penghubung antara konselor dengan kliennya. Dalam hal ini penulis memanfaatkan teknologi informasi (teleconference) dalam memberikan layanan bimbingan kelompok pada kelas XII di SMAN 1 Wiradesa, Kabupaten Pekalongan.

Baca juga:   Pembelajaran Menyenangkan dengan Storytelling

Teleconference adalah pertemuan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang dilakukan melewati telepon atau koneksi jaringan. Pertemuan tersebut dapat hanya menggunakan suara (audio conference) atau menggunakan video (video conference) yang memungkinkan peserta konferensi saling melihat.

Penulis memberikan layanan bimbingan kelompok melalui teleconference memiliki tujuan untuk membantu individu maupun kelompok berkomunikasi dengan lebih baik, lebih mudah dan relatif murah dalam pelaksanaan konseling tanpa perlu bertemu secara fisik (cyber counseling).

Tanggapan siswa atas layanan bimbingan kelompok menggunakan teleconference ternyata membuat siswa antusias, senang dan lebih responsif. Hal ini menunjukkan layanan bimbingan kelompok secara online dapat memberikan wadah baru serta cara baru yang efektif dalam menjalankan proses layanan tanpa harus bertatap muka di ruang tertutup dan dapat dilaksanakan secara jarak jauh, dimana dan kapan saja oleh guru BK atau pemimpin kelompok dengan anggota kelompok. (bk1/lis)

Guru BK SMAN 1 Wiradesa, Kabupaten pekalongan

Author

Populer

Lainnya