Belajar Teks Eksplanasi Mudah dengan Metode STAD dan Gambar Berseri

Oleh : Eva Sangadah, S. Pd. SD.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, “TIAP-tiap bahasa merupakan suatu sistem pola yang luas, yang saling berbeda dan tersusun secara kultural dalam segala bentuk serta kategori. Ini memungkinkan orang untuk menganalisis alam, membentuk pemikiran, dan membangun kesadaran” (Benyamin Lee Whorf).

Senada dengan pendapat diatas, dapat diaplikasikan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Howard Gardner dalam bukunya yang berjudul Intelligence Refframed tahun 1999 menyatakan bahwa otak manusia setidaknya menyimpan sembilan jenis kecerdasan yang salah satunya adalah Kecerdasan Linguistik atau Cerdas Berbahasa.

Di dalam Kecerdasan Linguistik meliputi kecerdasan berkomunikasi, kecerdasan mengungkapkan kata atau kalimat serta kecerdasan menterjemahkan fenomena alam-sosial melalui bahasa yang dapat dipahami.

Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah sangat membantu siswa menemukan gagasan, dan perasaan, serta cerdas dalam menganalisis, mengkomunikasikan secara baik dan benar, baik lisan maupun tulisan serta mengapresiasikan pendapat dan pemikirannya.

Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia terdapat materi di antaranya membuat puisi berdasarkan objek yang diamati, menuliskan pengalaman pribadi, membuat percakapan, menemukan pokok pikiran dari suatu bacaan. Pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas VI terdapat materi teks eksplanasi.

Teks eksplanasi merupakan materi yang memerlukan penyampaian secara mendalam serta menggunakan metode yang tepat, sehingga siswa dapat mengenal dan memnbuat teks eksplanasi dengan mudah.

Baca juga:   Kata Siapa Berhitung Itu Sulit, Solusinya Jarimatika

Apakah yang dimaksud dengan teks eksplanasi? Bagaimanakah cara menyampaikan materi tentang teks eksplanasi? Metode apa yang dapat memudahkan siswa memahami dan dapat membuat teks eksplanasi dengan mudah?

Teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan proses terjadinya suatu fenomena alam maupun peristiwa sosial. Teks eksplanasi memiliki fungsi sosial yaitu memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai proses terjadinya sesuatu.

Ciri-ciri bahasa teks eksplanasi di antaranya lebih banyak menggunakan kata kerja material dan relasional, penggunaan konjungsi waktu dan kausal (jika, bila, sehingga, sebelum, pertama dan kemudian), bahasanya ringkas, menarik dan jelas. Contoh teks eksplanasi seperti proses terjadinya gempa bumi, gerhana bulan, pelangi, serta proses terjadinya hujan.

Struktur teks eksplanasi antara lain: pernyataan umum yang berisi informasi singkat mengenai apa yang akan dijelaskan. Deretan penjelas yang merupakan urutan uraian tentang peristiwa yang terjadi.

Interpretasi yang berisikan pendapat singkat penulis sekaligus kesimpulan atau pernyataan tentang proses yang dijelaskan. Interpretasi merupakan bagian penutup dari teks eksplanasi.

Untuk memudahkan siswa SD Negeri 2 Maribaya, Kabupaten Purbalingga membuat teks eksplanasi, penulis menggunakan metode STAD dan Gambar Berseri. Metode STAD (Student Teams Achievement Division) merupakan satu metode pembelajaran kooperatif yang mengondisikan siswa belajar bersama dalam kelompok-kelompok kecil untuk saling bekerjasama.

Baca juga:   Mengasyikkan! Belajar Komunitas Lokal dengan Studi Pengalaman

Adapun langkah-langkah penggunaan metode STAD dalam materi teks eksplanasi, terlebih dahulu penulis menyajikan materi secara klasikal konsep-konsep yang akan dibahas.

Selanjutnya penulis membagi siswa menjadi beberapa kelompok yang terdiri atas 4-5 orang siswa. Lalu penulis memberikan LKPD (lembar kegiatan peserta didik) untuk diselesaikan bersama.

Penggunaan gambar berseri dalam penyampaian materi teks eksplanasi juga dapat mempermudah siswa untuk menerjemahkan dari gambar menjadi sebuah teks eksplanasi.

Melalui metode STAD siswa menerima LKPD berupa gambar berseri tentang suatu fenomena alam atau sosial. Dari gambar berseri tersebut, siswa dapat membuat pernyataaan umum, deretan penjelas, dan interpretasi yang merupakan ciri teks eksplanasi.

Kegiatan siswa selanjutnya, setelah penulis mengkolaborasikan metode STAD dan gambar berseri adalah salah satu siswa mewakili kelompoknya memaparkan hasil diskusi kelompoknya.

Penulis memberikan catatan serta umpan balik terhadap hasil pekerjaan siswa. Hasilnya, penggunaan metode STAD dan Gambar Berseri ternyata mampu meningkatkan pemahaman siswa tentang teks eksplanasi. (pb1/zal)

Guru SDN 2 Maribaya, Purbalingga

Author

Populer

Lainnya