Dengan Modifikasi Lyric Belajar Speaking menjadi Asyik

Oleh: Nur Khanif, S.Pd.I

spot_img

RADARSEMARANG.ID, SPEAKING adalah salah satu skill kebahasaan yang harus dikuasai siswa dalam setiap level pembelajaran bahasa Inggris. Materi speaking dianggap kompleks karena siswa harus mampu merangkai ide dan selanjutnya menyatakannya secara lisan. Permasalahan yang sering muncul dalam speaking antara lain rasa malu atau kurang percaya diri, takut salah, tidak ada ide dan kurang terbiasa.

Rasa malu dan takut salah adalah kendala umum siswa dalam belajar speaking. Namun sebenarnya semakin kita berbuat kesalahan dalam belajar speaking, akan semakin banyak kita belajar untuk memperbaikinya (Nurak, 2020:50). Untuk menumbuhkan keberanian siswa berbicara bahasa Inggris, banyak dikembangkan berbagai inovasi media, teknik, dan model pembelajaran.

Salah satu upaya meningkatkan kemampuan speaking, siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Gladagsari pada materi Inviting People dilakukan dengan bernyanyi. Pembelajaran memanfaatkan modifikasi lirik lagu dengan kalimat berbahasa Inggris sesuai materi. Dari kegiatan tersebut diharapkan muncul kreatifitas siswa dalam merangkai ide kalimat dan keberanian berucap menggunakan bahasa Inggris.

Secara naluri makluk hidup suka akan keindahan. Keindahan yang mudah menyentuh indra pendengar adalah lagu. Jadi lagu adalah media efektif karena mudah dikenal, dipahami dan diingat. Pesan dari sebuah lagu biasanya terkandung dalam lirik lagu tersebut. Dengan memodifikasi lirik lagu yang sudah familiar, diharapkan akan mudah menyampaikan pesan yang diinginkan.

Langkah pertama adalah guru menyiapkan lagu sederhana yang dikenal oleh siswa. Dapat berupa lagu pendek ataupun potongan bait lagu. Selain itu disiapkan pula kalimat ungkapan mengundang/ inviting dalam bahasa Inggris yang panjang pendeknya disesuaikan dengan lyric lagu asli. Contohnya kita menggunakan irama lagu Naik ke Puncak Gunung. Dapat kita ambil satu bait saja dari irama lagu tersebut “Naik-naik kepuncak gunung, tinggi-tinggi sekali” diganti dengan “Would you like to come to my party? Yes, I am. Thanks for inviting me”. Ataupun irama lagu Upin dan Ipin yang pasti semua orang mengenal.

Baca juga:   Tingkatkan Kemampuan Pencak Silat dengan Metode Audiolingual

Ada kalimat dalam lagu tersebut,”Upin dan Ipin inilah dia, kembar seiras itu biasa, Upin dan Ipin ragam aksinya, kau disenangi siapa jua”. Satu bait dalam lagu tersebut dapat diganti dengan” Upin, you are coming, aren’t you?, Yes, I am. Thanks for inviting me, Let’s walk together to Lina’s House, OK. Wait a minute later. Jadi dengan ungkapan dan respon inviting tersebut guru memodifikasi lagu dan memanfaatkan irama lagu tersebut untuk belajar. Meskipun sederhana hal ini menuntut kreatifitas guru.

Langkah kegiatan bersama siswa dimulai dengan mengajak siswa bernyanyi bersama lagu yang dipilih dengan lyric asli. Kemudian satu demi satu kalimat lagu tersebut diganti dengan lyric dalam bahasa Inggris yang telah disiapkan. Setelah semuanya kalimat tergantikan dengan lyric dalam Bahasa Inggris, siswa diberi kesempatan untuk menghafalkan lagu agar lancar pengucapannya. Kegiatan pada tahap ini dapat dilakukan secara mandiri dan akan lebih efektif dilakukan dengan berpasangan. Siswa juga diminta memahami arti setiap kata dan maksud dari keseluruhan kalimat dalam lagu tersebut.

Baca juga:   Tingkatkan Kompetensi Gerak Spesifik Renang Gaya Dada dengan Gaya Komando

Setelah memiliki cukup penguasaan kata dan pemahaman makna kalimat, siswa diminta untuk bernyanyi bersama dengan suara keras sedangkan guru memperhatikan pronunciation dan mengoreksi bila ada kesalahan. Kegiatan ini memungkinkan untuk diulang beberapa kali agar siswa terampil mengucapkan kalimat terkait materi inviting.

Murid dapat mempraktikkan lagu tersebut secara duet. Sebagai gambaran dalam kegiatan ini adalah akan terjadi dialog antara dua murid, yang satu menggungkapkan ekspresi mengundang dan yang lainnya merespon. Jadi dua murid tersebut mempraktikan conversation dengan tema inviting people dengan cara bernyanyi.

Sebagai penugasan, siswa diminta secara kreatif mencari lagu yang mereka suka. Lagu tersebut tidak harus secara utuh dinyanyikan. Siswa dapat mengambil satu bait lagu untuk dimodifikasi liriknya menjadi kalimat inviting dan responnya dalam bahasa Inggris. Dengan demikian siswa mampu merangkai ide secara mandiri.

Model pembelajaran tersebut sangatlah efektif dan mudah diingat siswa. Kebanyakan siswa akan mengulang bernyanyi meskipun telah selesai pembelajaran. Jadi tanpa sengaja, siswa meneruskan belajar di luar kelas sehingga ketrampilan speaking akan meningkat. (rn2/zal)

Guru SMPN 1 Gladagsari, Boyolali

Author

Populer

Lainnya