Praktikum Virtual Gerak Lurus dengan PhET Simulation

Oleh: Cahyantri Tantriana

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pandemi berdampak pada berbagai bidang di Indonesia. Termasuk di sektor pendidikan. Pembelajaran yang semula tatap muka langsung, berubah menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring.

Kompotensi dasar yang harus dikuasai siswa dalam pelajaran fisika tidak hanya ranah pengetahuan saja. Tetapi juga keterampilan. Peserta didik dituntut melakukan percobaan.

Untuk itu, materi fisika tidak dapat dijelaskan secara teori saja, tetapi perlu didukung kegiatan praktikum untuk menunjang proses pembelajaran.
Kegiatan penelitian atau pengamatan di laboratorium sangat diperlukan. Dalam kondisi pandemi, tentu praktikum dalam pembelajaran fisika memiliki tantangan besar.

Sebab, media belajar yang ditemukan minim dan terbatas pada alat praktikum di laboratorium di sekolah. Padahal kegiatan praktikum di masa pandemi mengharuskan adanya media belajar yang menunjang proses pembelajaran jarak jauh. Diperlukan adanya praktikum secara virtual untuk memenuhi kegiatan praktikum di masa pandemi Covid-19.

Sebagai pengajar mata pelajaran fisika di SMA Negeri 2 Mranggen, penulis menggunakan media pembelajaran yang menarik. Dapat menumbuhkan minat peserta didik terhadap suatu konsep.

Salah satunya dengan yaitu laboratorium virtual PhET (Physics Education Technology) Simulation. PhET Simulation merupakan media pembelajaran berupa rangkaian peralatan praktikum berbentuk software komputer berbasis multimedia interaktif.

Aplikasi ini dapat mensimulasikan kegiatan di laboratorium seakan-akan pengguna menggunakan alat praktikum sebenarnya (Muzana & Astuti, 2017).

PhET Simulation merupakan sebuah situs yang dikembangkan University of Colorado yang menyediakan berbagai simulasi untuk pembelajaran baik di kelas maupun secara individu. Dengan metode ini, pembelajaran menjadi menarik, menantang, dan menyenangkan (Fauzia et al., 2021).

Baca juga:   Keluarga Merupakan Fondasi Pertama dan Utama Pendidikan Anak

Sebab, proses pembelajaran tidak lagi sebatas mendengarkan uraian materi guru. Tetapi peserta didik dapat melakukan aktivitas lain. Seperti mengamati dan mendemonstrasikan suatu praktikum seperti di laboratorium sebenarnya.

Penggunaan Phet untuk kegiatan virtual lab selama pembelajaran jarak jauh memiliki beberapa fungsi. Seperti 1) meningkatkan pengetahuan (berupa fakta, konsep, hukum, rumus, teori, dan model), 2) meningkatkan keterampilan sains pada diri peserta didik meliputi: dugaan, pengamatan, pengukuran, penyelidikan, dan publikasi) 3) mengembangkan sikap ilmiah peserta didik yaitu: rasa ingin tahu, rasa percaya diri, sikap objektif, jujur, dan terbuka).

Pada materi gerak lurus di kelas X semester gasal pada KD keterampilan diharapakan peserta didik dapat menyajikan data dan grafik hasil percobaan untuk menyelidiki sifat gerak benda yang bergerak lurus. Dengan kecepatan konstan (tetap) dan bergerak lurus dengan percepatan konstan (tetap) berikut makna fisisnya. Untuk menguji kemampuan peserta didik, pendidik menggunakan media pembelajaran PhET Simulation.

Adapun langkah-langkah dalam menggunakan aplikasi ini adalah : 1). Membuka google pada laptop ataupun pada handphone, 2). Masuk pada website https://phet.colorado.edu/in/simulations/category/physics pada google. 3). Memilih menu percobaan yang dibutuhkan. Jika yang dipraktikumkan materi gerak lurus maka dapat memilih menu percobaan moving man. 4). Membuka menu yang dipilih, maka akan muncul kata unduh atau mulai. 5). Melakukan percobaan pada Phet bisa dengan mengunduh terlebih dahulu ataupun menggunakan percobaan langsung tanpa diunduh. 6). Percobaan siap untuk digunakan.

Baca juga:   Tingkatkan Hasil Matematika dengan Metode Drill

Setelah selesai percobaan secara virtual, peserta didik mengisi data hasil percobaan di LKPD yang sudah dikirimkan guru lewat e-learning sekolah. Peserta didik lantas membuat grafik dan menganalisis grafik dari dua percobaan yang telah dilakukan yaitu GLB dan GLBB. Terakhir peserta didik dapat menyimpulkan perbedaan GLB dan GLBB dari hasil analisis grafik.

Ada kelebihan laboratorium virtual PhET Simulation. Yakni 1) dapat meminimalkan kesalahan dalam melakukan kegiatan praktikum seperti merusak alat, menyebabkan bahaya dan sebagainya. 2) Aalat dan bahan yang dibutuhkan tersedia di program PhET Simulation. 3) Lebih efisien dan cepat jika dibandingkan praktikum di laboratorium nyata. (Ali (2019).

Selain itu, ada beberapa kelemahan. Yaitu 1). Keterbatasan pemahaman cara penggunaan PhET karena menggunakan Bahasa Inggris. 2). Kurangnya pemahaman secara riil di laboratorium nyata. 3). Tidak mengetahui alat dan bahan secara riil yang biasanya digunakan praktikum, karena aplikasi PhET hanya animasi. 4). Tidak memberikan pengalaman di lapangan secara nyata.

Pembelajaran fisika dengan media PhET simulation dapat menumbuhkan pemahaman konsep gerak lurus pada peserta didik. Media PhET simulation ini dapat digunakan untuk praktikum fisika pada materi yang lain karena ada beberapa menu praktikum fisika yang ada. Selain itu, media PhET simulation juga digunakan untuk pembelajaran praktikum mata pelajaran kimia, biologi, dan matematika. Semoga media ini bisa menjadikan solusi terbaik pembelajaran jarak jauh di masa pandemi Covid-19. (m2/fth)

Guru SMA Negeri 2 Mranggen, Kabupaten Demak

Author

Populer

Lainnya