Penerapan Mentimeter untuk Menciptakan Suasana GSM

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Perkembangan teknologi informatika membuat segala sesuatu bisa diselesaikan dengan praktis. Dari perkembangan itu mendorong terjadinya banyak perubahan pembentukan karakter generasi muda. Informasi yang serba cepat mempengaruhi pola pikir.

Media informasi selalu dekat dengan mereka, salah satunya Handphone. Media yang penting bagi setiap orang, termasuk dalam dunia pendidikan. Media ini bisa mempengaruhi peserta didik dalam pembelajaran.

Mata pelajaran informatika juga tidak meninggalkan perkembangan dunia IT. Di SMK Negeri 1 Jambu setiap waktu pemanfaatan perkembangan dunia IT. Melalui sosial media online, website atau instagram sekolah mencoba mengupas informasi tentang Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) di lingkungan SMK Negeri 1 Jambu sejak tahun 2019.

Ternyata perubahan di sekolah sangat terlihat mengenai gerakan sekolah menyenangkan. Mulai dari perubahan lingkungan fisik, diwujudkan dalam usaha menciptakan lingkungan positif dan etis atau proses kegiatan pembelajaran di ruang atau luar kelas.

Saat GSM dimulai, guru memberi kebebasan para siswa untuk berekspresi. Seperti menata ruang kelas masing-masing. Berbagai kreasi juga berhasil diciptakan. Mulai dinding yang dilukis, zona emosional, zona kehadiran, zona harapan siswa dan ortu, kesepakatan kelas dan masih banyak hasil kreasi yang dihasilkan siswa yang sangat menarik. Ketika siswa diberi kebebasan dalam berkreasi ternyata mereka sangat menikmati prosesnya. Saking asyiknya mereka melakukan sampai lupa waktu. Bagi saya ini hal baru karena siswa senang hati melakukan sesuatu dan menikmati prosesnya.

Dengan penerapan gerakan sekolah menyenangkan, memberikan keasyikan serta memiliki keunikan. Pengalaman itu membuat saya berpikir out of the box. GSM pasti menarik jika diterapkan di mata pelajaran informatika. Lantas saya menggabungkan kreasi dan potensi yang tercipta. Yang awalnya konvensional, diubah lebih modern dengan memanfaatkan kecanggihan TIK.

Baca juga:   Tingkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Kuis Tebak Kata

Riset yang dilakukan banyak ahli, pembelajaran interaktif secara signifikan mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik secara kualitas dan kuantitas (Riyana,2006). Perlu inovasi media pembelajaran salah satunya dengan membuat zona emosional siswa secara virtual digital.

Di SMK Negeri 1 Jambu zona seperti ini terdapat di ruang kelas dengan berbagai bentuk kreasi emoticon lucu dari kertas warna. Saya mencoba hal beda dengan mengaplikasikan di situs online yaitu mentimeter. Melalui pemanfaatan mentimeter memberikan warna berbeda di kelas. Siswa sangat antusias dan bisa mengisi perasaan emosional mereka secara virtual. Dengan memanfaatkan handphon.

Kegiatan ini dilakukan sebelum memulai pembelajaran. Sehingga bisa mengetahui awal psikologis siswa dan bisa melakukan asesmen diagnostic kepada siswa.

Sebenarnya area perubahan GSM begitu berdampak saya pribadi sebagai pendidik adalah pedagogical practice. Tujuan pembelajaran tidak hanya tentang menyampaikan materi. Tetapi menjadikan mata pelajaran sebagai sarana menumbuhkan karakter anak. Melibatkan partisipasi aktif peserta didik juga merupakan hal baru. Mereka dilibatkan mulai menentukan tujuan dan ketercapaian, sampai melakukan refleksi proses belajar.

Dengan GSM bisa menumbuhkan karakter siswa dengan pembuatan melalui zona emosional secara virtual digital. Siswa dapat melibatkan partisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. Diberikan kesempatan mencoba tampil kedepan menyampaikan perasaan sebelum memulai pembelajaran. Hal inilah akan menumbuhkan karakter siswa dan memberikan kebermaknaan dalam pembelajaran. Siswa menjadi percaya diri dalam menuangkan ide, dan berkomunikasi dengan baik.

Baca juga:   Lulusan SMK Pertanian Mampu Menjadi Entrepreneur Berbasis Mapel Matematika

Banyak manfaat yang diperoleh ketika mencoba menerapkan gerakan sekolah menyenangkan di mata pelajaran informatika. Tidak hanya sekedar praktik computer, tapi pembentukan karakter serta kedekatan emosional siswa dengan pendidik.

Saat pandemi, pendidik harus berpikir out of the box guna menciptakan pembelajaran menyenangkan. Salah satunya dengan membuat konten video kreatif sebagai bahan pengajaran melalui kanal youtube saya Amin Fathur Skanja. Saya berusaha menjadi lebih persuasif demi menarik minat siswa, dan demi memfasilitasi. Agar siswa mudah memahami materi.

Pada akhirnya, yang terpenting bukan tentang membuat konten pembelajaran. Tetapi bagaimana membuat aktivitas belajar menyenangkan, relevan dengan kehidupan nyata, dan bermakna.

Pembelajaran menyenangkan, salah satunya bisa dicapai dengan melibatkan partisipasi aktif peserta didik. Tidak serta merta menyeragamkan bentuk penugasan. Peserta didik perlu diberi keleluasaan untuk mengeksplorasi sesuai kemampuan.

Sedangkan pembelajaran yang relevan adalah ketika aktivitas belajar yang kita berikan relevan dengan kehidupan siswa. Siswa bisa mengaitkan materi yang diperoleh dengan penerapan di dunia nyata.

Setelah mengenal GSM saya merasakan kemerdekaan dalam kegiatan pembelajaran. Tidak lagi terpaku untuk menuntaskan segala tuntutan materi dari kurikulum, tetapi lebih mengedepankan dampak langsung bagi peserta didik. Mengedepankan bagaimana agar apa yang saya berikan benar-benar berguna bagi mereka. (nov1/fth)

Guru SMK Negeri 1 Jambu

Author

Populer

Lainnya