Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Lebih Mudah dengan Media Power Point

Oleh: Metyor Pakonglu, S.Pd.K

spot_img

RADARSEMARANG.ID-Di zaman digital atau teknologi saat ini, para tenaga pendidik harus mengikuti  perkembangan teknologi yang semakin meningkat. Apabila cara pembelajaran yang digunakan oleh para guru masih dengan metode lama yang hanya menggunakan metode ceramah. Dampaknya, para peserta didik menjadi sulit berkembang dalam dunia pendidikan.

Persoalan yang muncul dengan hanya mengandalkan model pembelajaran ceramah yaitu: pertama, kurangnya minat peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran. Kedua, model pembelajaran yang diterapkan membuat bosan peserta didik. Ketiga, minimnya interaksi antar sesama siswa maupun guru. Keempat, rendahnya hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran nilai rata-rata kelas masih di bawah KKM yang telah ditentukan oleh satuan pendidikan.

Dengan melihat persoalan di atas, maka pemanfaatan media teknologi saat ini dapat mempermudah seorang guru dalam menyampaikan pembelajaran bagi peserta didik. Selain itu, penggunaan media teknologi pada saat ini sangat bermanfaat juga bagi para siswa untuk menangkap dan memahami pelajaran secara mudah.

Salah satu media pembelajaran yang sangat mendukung adalah media Power Point (PPT). Media Power Point salah satu jalan keluar bagi permasalahan di atas. Dengan penggunaan Power Point, peserta didik lebih memahami setiap pembelajaran yang disampaikan oleh guru. Hal itu juga penulis terapkan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK)  di SD Negeri  075051 We’a-We’a, Kecamatan Sogae’adu, Kabupaten Nias, Provinsi Sumatera Utara.

Tujuan pengembangan Microsoft Power Point ini adalah untuk membantu guru dalam proses belajar mengajar dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Menurut Daryanto (2010, 163) dalam Jurnal Resmi Universitas Kristen Satya Wacana (T1_292008026_BAB II.pdf yang diakses pada tanggal 9 April 2015 jam 18.55 WIB) menyatakan bahwa Microsoft Power Point merupakan sebuah software yang dibuat dan dikembangkan oleh perusahaan Microsoft, dan merupakan program berbasis multimedia. Di dalam komputer, biasanya program ini sudah dikelompokkan dalam program Microsoft Office.

Jadi Power Point adalah  media yang sangat menarik untuk digunakan sebagai alat presentasi dalam bentuk slide karena dapat menampilkan gambar, warna, teks, grafik, serta animasi-animasi yang bisa diolah dengan kreatif sesuai kebutuhan penggunaannya.

Baca juga:   Efektivitas Group Investigation dalam Belajar Recount Text

Program Power Point merupakan salah satu software yang dirancang khusus untuk menampilkan program multimedia dengan menarik, mudah dalam pembuatan, mudah dalam penggunaan, dan relatif murah. Karena tidak membutuhkan bahan baku, selain alat menyimpan data. Microsoft Power Point adalah merupakan sofware yang dipakai untuk merancang bahan presentasi dalam bentuk slide demi memudahkan seorang guru dalam mempersiapkan bahan pembelajaran.

Fungsi Power Point bagi seorang guru yaitu sebagai media dalam menyampaikan sebuah materi pembelajaran yang menarik bagi para peserta didik, dan juga dapat mempermudah para guru dalam menyampaikan materinya. Sehingga para guru tidak perlu bersusah payah ketika ingin menyampaikan materi dalam proses pembelajaran.

Dalam perkembangan dan kehidupannya, setiap siswa perlu menguasai berbagai kemampuan atau kompetensi. Dengan kemampuan atau kompetensi itulah siswa hidup dan berkembang. Umumnya kemampuan atau kompetensi tertentu harus dipelajari. Dengan kata lain, kepemilikan kemampuan atau kompetensi tertentu oleh siswa harus melalui proses belajar. Dalam rangka ini, sekolah harus terbiasa memenuhi kebutuhan belajar siswa.

Melaui Microsoft Power Point yang ditayangkan tidak saja berupa tulisan-tulisan yang mungkin sangat membosankan, tetapi dapat juga ditampilkan gambar-gambar dan suara-suara menarik yang tersedia dalam program Power Point.

Pada prinsipnya program ini terdiri atas beberapa unsur rupa, dan pengontrolan operasionalnya. Unsur rupa yang dimaksud, terdiri atas slide, teks, gambar dan bidang-bidang warna yang dapat dikombinasikan dengan latar belakang yang telah tersedia. Unsur rupa tersebut dapat kita buat tanpa gerak, atau dibuat dengan gerakan tertentu sesuai keinginan kita.

Baca juga:   Berkawan dengan Media Sosial untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA

Power Point juga memiliki banyak manfaat, di antaranya: pertama, peserta didik akan lebih memperhatikan selama proses pembelajaran karena model pembelajaran yang menarik. Kedua, peserta didik akan lebih mudah mengingat materi yang diberikan guru. Ketiga, guru lebih mudah dalam menyampaikan materi karena sudah diatur menggunakan slide-slide. Keempat, selama proses pembelajaran tidak akan membosankan. Karena penyampaiannya lebih interaktif dan menarik.

Berdasarkan Jurnal Resmi (Penggunaan Media Microsoft Office Power Point Yang Baik dalam Proses Pembelajaran karya Riski SW Universitas Sriwijaya yang diakses pada tanggal 9 April 2015) Banyak orang yang menggunakan Power Point sebagai media pembelajaran. Hal itu dikarenakan program ini memiliki beberapa keunggulan, antara lain: Pertama, penyajiannya lebih menarik karena adanya warna huruf dan animasi. Kedua, guru tidak perlu banyak menerangkan bahan ajar yang sedang disajikan. Ketiga, pesan yang disampaikan mudah dipahami, apalagi jika slide yang ditampilkan tidak membosankan dan menarik. Keempat, mudah dibawa ke mana-mana, dengan memindahkan file ke dalam CD ataupun flashdisk.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa dengan banyaknya keunggulan yang dimilki oleh Power Point sebagai media pembelajaran, berarti sudah jelas sekali bahwa Power Point dapat mempermudah para guru dalam menyampaikan materinya, termasuk materi Pendidikan Agama Kristen. Pun dengan para peserta didik juga lebih mudah menerima materi yang disampaikan oleh guru. Sehingga peserta didik dapat mencapai KKM sesuai yang diharapkan. (*)

Guru Pendidikan Agama Kristen SD Negeri  075051 We’a-We’a, Kecamatan Sogae’adu, Kabupaten Nias, Provinsi Sumatera Utara

Author

Populer

Lainnya