Meningkatkan Minat Belajar Siswa dengan Metode Cooperative Tipe Jigsaw

Oleh: Merdina Sihotang

spot_img

RADARSEMARANG.ID-Rendahnya motivasi belajar siswa dalam mengikuti pelajaran dipengaruhi oleh dua faktor. Yakni, faktor dari dalam atau dari siswa itu sendiri dan faktor dari luar atau dari guru pengajar. Faktor dari dalam atau dari siswa tersebut adanya rasa jenuh, rasa malas, keseriusan yang rendah, dan motivasi yang kurang. Sedangkan faktor dari luar atau dari guru pengajar yaitu guru/pengajar kurang memahami metode pembelajaran. Akibatnya metode pengajaran yang dilakukan oleh guru cenderung bersifat monoton sehingga mengakibatkan siswa kurang tertarik atau kurang termotivasi dalam mengikuti materi pembelajaran.

Adapun masalah-masalah yang dihadapi guru dalam menyampaikan pembelajaran khususnya di SD Negeri 085115 Sibolga, Kota Sibolga, Provinsi Sumatera Utara selama ini dalam pembelajaran adalah: pertama, kurangnya motivasi belajar siswa. Kedua, situasi belajar siwa tidak kondisif. Ketiga, kurangnya Keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Keempat, metode yang digunakan kurang sempurna.

Untuk itu, ada banyak cara yang dapat dilakukan demi meningkatkan motivasi belajar siswa. Dalam hal ini, penulis menerapkan metode Cooperative Tipe Jigsaw untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Dengan metode ini, para peserta didik diharapkan berperan aktif selama proses pembelajaran.

Baca juga:   Mengembangkan Bahasa Reseptif Anak Usia Dini melalui Metode Bercerita

Pengajaran melalui metode Cooperative Tipe Jigsaw ini, para siswa diharapkan lebih termotivasi di dalam mengikuti pembelajaran tersebut. Model pembelajaran Jigsaw merupakan salah satu pembelajaran dalam pemberian kelompok yang terdiri atas 3-4 anggota. Setiap kelompok diberikan materi/pokok bahasan yang akan dibahas dalam masing-masing kelompok tersebut. Pada materi/pokok bahasan yang diberikan kepada kelompok, masing-masing anggota kelompok harus mempelajari bagian-bagian yang berbeda dari materi/pokok bahasan yang mereka bahas di dalam kelompok.

Apa itu model pembelajaran Jigsaw? Model pembelajaran Jigsaw adalah sebuah model belajar kooperatif yang menitikberatkan pada kerja kelompok siswa dalam bentuk kelompok kecil. Seperti yang diungkapkan oleh Lie sebagai mana dikutip oleh Rusman (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada: 218) bahwa ”pembelajaran kooperatif model Jigsaw ini merupakan model belajar kooperatif dengan cara siswa belajar dalam kelompok kecil yang terdiri dari empat sampai enam orang secara heterogen dan siswa bekerja sama saling ketergantungan positif dan bertanggung jawab secara mandiri”.

Menurut pendapat Rusman “Dalam model kooperatif Jigsaw ini, siswa memiliki banyak kesempatan untuk mengemukakan pendapat dan mengelolah informasi yang didapat dan dapat meningkatkan keterampilan berkomunikasi, anggota kelompok bertanggung jawab terhadap keberhasilan kelompoknya dan ketuntasan bagian materi yang dipelajari dan dapat menyampaikan informasinya kepada kelompok lain.

Baca juga:   Peningkatan Kompetensi di Masa Pandemi

Dari uraian yang telah dijelaskan di atas, maka perlu dilakukan berbagai metode dan upaya untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, keberagaman metode yang dilakukan oleh guru dapat mempercepat serta meningkatkan daya seraf siswa dalam proses pembelajaran di kelas. Dalam proses pembelajaran guru seharusnya lebih kreatif supaya peserta didik atau siswa lebih tertantang atau termotivasi didalam mengikuti pelajaran. Metode pengajaran yang berkreasi dapat menarik simpati para peserta didik atau siswa untuk lebih meningkatkan cara belajarnya.

Sebagai tenaga pendidik, guru harus bisa mendidik dan membantu siswa untuk belajar secara baik dan mengerti dalam menyajikan pembelajaran, serta mengupayakan dan menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, nyaman, dan kondusif. Sehingga siswa mampu menerima dan memahami pembelajaran dengan baik. Harapannya, metode pembelajaran tipe jigsaw dapat memperluas wawasan dan ilmu pengetahuan siswa, dan semakin meningkatkan motivasi dalam mengikuti pembelajaran. (*)

Guru SD Negeri No 085115 Sibolga, Kota Sibolga, Provinsi Sumatera Utara

Author

Populer

Lainnya