Kolaborasi Sway dan Padlet Tingkatkan Kompetensi Menulis Se Présenter

Oleh : Siti Rodhiyah, S.Pd., M.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran bahasa Prancis secara menyenangkan bisa memberi peluang siswa untuk berkreativitas secara maksimal. Sehingga siswa dapat meningkatkan kompetensi berbahasa Prancis.

Situasi pandemi dimana diterapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan (Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas mengharuskan guru lebih inovatif agar siswa dapat paham materi dan suasana menyenangkan.

Pada pembelajaran kelas X KD 3.2_4.2 di SMAN 1 Kajen tentang Se présenter, guru menggunakan aplikasi sway untuk menjelaskan materi dan padlet sebagai wahana siswa mengirim hasil kompetensi menulis. Kedua aplikasi ini sederhana dan mudah dalam penggunaan.

Siswa dapat berliterasi secara maksimal dan tahap akhir pembelajaran siswa dapat memproduksi karya berupa perkenalan diri atau Se présenter secara tertulis.

Sway merupakan salah satu aplikasi Microsoft Office 365 yang memudahkan pengguna berbagi laporan, kisah pribadi, dan presentasi yang interaktif, serta banyak fungsi lainnya. Sway seperti power point tapi lebih lengkap fiturnya.

Di sway guru dapat mempresentasikan video pendukung pembelajaran. Video diambil dari youtube atau sumber lainnya bahkan bisa membuat sendiri sesuai kebutuhan dan keinginan. Selanjutnya guru dapat memberi penjelasan materi secara tertulis dengan aplikasi tersebut.

Sementara Padlet adalah aplikasi daring yang diilustrasikan sebagai papan tulis daring. Padlet dapat digunakan siswa dan guru untuk mengirim catatan dan karya pada halaman yang sama. Catatan yang di-posting oleh guru dan siswa dapat berisi tautan, video, gambar, dan file dokumen (Hindun, 2020).

Baca juga:   Belajar Asyik Menulis Puisi dengan Media Bank Kata

Tagliante (2004: 45) menjelaskan menulis merupakan kegiatan komunikasi fungsional, pengetahuan dan keterampilan spesifik yang memungkinkan siswa untuk mengekspresikan diri dan berkomunikasi melalui sistem lambang tertentu dan lambang grafis.

Pada materi Se présenter, melalui sway pembelajaran dimulai dari siswa menyimak video tanpa teks, dan guru menanyakan atau mengamati reaksi siswa. Kemudian guru menanyakan pada siswa kata apa saja yang berhasil mereka dengar.

Menanyakan apakah kata tersebut sudah pernah didengar. Pemutaran video dilakukan dua kali. Setelah siswa menyimak video, siswa mengerjakan lembar kerja yang terdiri dari tahapan berikut: Melengkapi percakapan yang telah mereka dengar kemudian mengonfirmasi jawaban bersama dengan guru. Hal tersebut dilakukan guru sebagai jembatan indikator utama.

Selanjutnya tayangan sway berupa penjelasan materi secara tertulis. Siswa dapat memperhatikan penjelasan guru tentang tata bahasa yang ada dalam kalimat Se présenter . « Je m’appelle Helene. Je suis lycéenne ». Guru menjelaskan konjugasi kata kerja s’appeller dan être. Pada akhir kegiatan inti siswa membuat kalimat untuk memperkenalkan diri dalam bahasa Prancis secara tertulis.

Baca juga:   Penggunaan Media Monopoli untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA

Tahap berikutnya siswa memperkenalkan diri secara tertulis. Hasil perkenalan secara tertulis dikirim di padlet. Link padlet sudah disediakan guru, dan guru juga memperkenalkan diri disertai foto tidak formal sehingga karya tersebut lebih menarik.

Selain siswa mengirim karyanya dipadlet, siswa saling memberi komentar perkenalan temannya. Komentar terbuka tentang apa saja dengan bahasa baik, sopan, tidak melanggar norma dan sara. Komentar bisa tentang foto yang dilampirkan, saling memberi salam atau pembetulan ejaan atau kata pada penulisan teman lainnya.

Kolaborasi menggunakan aplikasi sway dan padlet lebih efektif dalam pembelajaran Se présenter dan KD lainnya. Selain kemudahan menyampaikan materi juga dapat menciptakan suasana komunikatif dan menyenangkan.

Media ini juga sebagai sarana mewujudkan program pemerintah yaitu Profil Pelajar Pancasila. Karena mulai dari tujuan dan tahapan pembelajaran memuat Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlak Mulia; Berkebinekaan global; Bergotong royong; Kreatif, Bernalar kritis dan Mandiri. (bk1/fth)

Guru SMAN 1 Kajen, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya