Belajar Rotasi-Revolusi Bumi Seru dengan Bahan Ajar Realistis

Oleh: Sri Widati, S.Pd., SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, BELAJAR adalah perubahan tingkah laku yang meliputi pengetahuan, keterampilan maupun sikap berkat pengalaman dan latihan (Syaiful dan Aswan, 2014 :5).

Sedangkan menurut Ahmadi dan Supriyono (2004:127), belajar berarti proses dimana tingkah laku yang ditimbulkan atau diubah melalui latihan dan pengalaman seseorang.

Cara belajar dapat memengaruhi tingkat pemahaman siswa, dalam memahami topik pembelajaran. Dengan cara belajar yang tepat, maka siswa akan memahami stopik pembelajaran dengan baik.

Salah satu cara belajar yang sesuai untuk siswa adalah bahan ajar realistis. Bahan ajar realistis adalah bentuk visualisasi dari suatu materi yang sedang dipelajari oleh siswa. Dengan adanya visualisasi dari bahan yang dipelajari, maka siswa dapat dengan mudah memahaminya.

Bahan ajar realistis dapat berupa benda dengan ukuran 1:1 (sesuai dengan ukuran aslinya), atau dengan ukuran yang lebih kecil.

Belajar Rotasi-Revolusi Bumi, penulis memiliki gagasan membuat bahan ajar realistis untuk memudahkan siswa SD Negeri Kartoharjo memahami materi tersebut. Tidak terbatas hanya menunjukkan bahan ajar realistisnya, namun siswa juga diajak membuat sendiri agar siswa bisa belajar tentang rotasi dan revolusi bumi, namun juga melatih kreativitas siswa dalam membuat suatu karya.

Baca juga:   Menghidupkan Suasana Belajar Anak dengan Card Sort

Dengan alat dan bahan yang sederhana dan mudah didapat, diharapkan siswa SD Negeri Kartoharjo nantinya dapat membuat bahan ajar realistis untuk materi rotasi–revolusi bumi, dan disimpan di rumah masing-masing sehingga dapat termemori dengan baik.

Bahan dan alat yang diperlukan untuk membuat bahan ajar realistis tentang rotasi–revolusi bumi adalah sebagai berikut; dua buah bola mainan berbahan plastik dengan ukuran berbeda, kawat lurus dengan panjang 70 cm, korek api, sebuah sedotan plastik, gunting, spidol berwarna, plastisin.

Sebelum membuat bahan ajar realistis, siswa membuat kelompok untuk menyiapkan bahan– bahan yang diperlukan. Setelah semua bahan dan alat disiapkan, langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut; hias dan warnai kedua bola dengan spidol berwarna.

Bola dengan ukuran yang lebih besar diwarnai dengan warna kuning untuk merepresentasikan matahari, dan bola dengan ukuran yang lebih kecil diberi warna hijau dan biru untuk merepresentasikan planet bumi. Lubangi sumbu bola hingga menembus sumbu pada sisi lainnya dengan kawat yang sudah dipanaskan dengan korek api. Tujuannya sebagai sumbu putar kedua bola tersebut.

Baca juga:   Gaya Belajar Alamiah Keluargaku dengan Pendekatan Inkuiry

Pastikan sumbunya simetris. Ukur kawat sepanjang 20 cm, kemudian bengkokkan kawat sehingga membentuk sudut 90 derajat, Setelah dibengkokkan, ukur kawat sepanjang 30 cm, kemudian kawat dibengkokkan lagi sebesar 90 derajat, sehingga membentuk huruf U.

Potong sedotan plastik menjadi dua bagian dengan panjang masing–masing 5 cm lalu masukkan masing–masing sedotan ke dua sisi kawat, lalu masukkan juga kedua bola ke masing–masing ujung kawat. Terakhir, pada tiap ujung kawat ditutup dengan plastisin supaya tidak tajam dan berbahaya.

Setelah selesai, guru menjelaskan makna dari alat tersebut. Dalam menjelaskan kepada siswa, disampaikan bahwa fokus siswa adalah kepada bola berwarna hijau dan biru yang merepresentasikan planet bumi.

Ketika bola tersebut yang berputar pada kawat, maka hal tersebut menjelaskan rotasi bumi. Yaitu bumi berputar pada porosnya. Saat kawat yang digerakkan memutari bola kuning yang merepresentasikan matahari, maka proses tersebut dinamakan revolusi bumi.

Dengan langkah-langkah tersebut siswa mudah dalam memahami konsep rotasi dan revolusi bumi oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa Belajar Rotasi-Revolusi Bumi Seru dengan Membuat Bahan Ajar Realistis. (ms2/zal)

Guru SDN Kartoharjo, Kecamatan Grabag

Author

Populer

Lainnya