E-Learning sebagai Strategi Pembelajaran di Era Digitalisasi

Oleh : Ida Nurkhayati, S.Kom

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Ilmu dan teknologi informasi semakin berkembang pesat berdampak pada perubahan sosial budaya. Seperti perubahan di dunia pendidikan salah satunya pemanfaatan media e-learning sebagai penunjang kualitas pendidikan.

E-learning merupakan proses pembelajaran melalui media elektronik terutama internet. E-learning atau electronic learning adalah istilah untuk menggambarkan pembelajaran yang dipadukan dengan penggunaan perangkat teknologi untuk memudahkan proses pembelajaran.

Saat ini, e-learning menjadi media pembelajaran yang digunakan selain tatap muka di kelas. Menurut Pelikan (1992) pembelajaran dapat berjalan baik dan dapat mencapai tujuan apabila terdapat tiga aspek dalam proses belajar mengajar yang komposisinya berjalan dengan serasi. Yaitu komunikasi antarpengajar dengan siswa, komunikasi antarsiswa dengan sumber belajar, dan komunikasi antarsiswa.

Kendalanya, siswa masih menganggap belum perlu penerapan e-learning. Pembelajaran konvensional masih menjadi kebiasaan yang selalu dilakukan. Sehingga pengajar perlu mengingatkan bahwa e-learning merupakan bagian dari proses pembelajaran pada mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dimana siswa secara tidak langsung sudah memanfaatkan media pembelajaran.

Format penerapan e-learning salah satunya blended or mixed mode e- learning, yaitu sebagai proses pembelajaran dilakukan secara tatap muka dan sebagian lagi dilakukan secara online. Pada dasarnya, e-learning mempunyai dua tipe, synchronous dan asynchronous. Menurut Surendro (2005) e-learning merupakan usaha membangun transformasi proses belajar-mengajar yang ada di sekolah ke dalam bentuk digital yang dijembatani oleh internet.

Baca juga:   Blended Learning dalam Pembelajaran Ekonomi Materi Koperasi

E-learning diartikan sebagai bentuk teknologi informasi yang diterapkan dalam bidang pendidikan dalam bentuk kelas maya. Artinya siswa dan pengajar tidak harus melakukan pertemuan secara langsung. Mereka dapat berinteraksi secara tidak langsung melalui komputer atau handphone masing-masing dalam melakukan proses belajar dan mengajar.

Disamping itu, dengan adanya media pengiriman tugas oleh peserta didik berdasarkan kelompok secara langsung membuat proses pembelajaran di dalam e- learning menjadi efektif dan efisien.

Guru secara tidak langsung juga menjelaskan materi yang sudah di-upload di e-learning dengan adanya respons siswa di menu chat. Terlebih untuk mapel TIK pada materi integrasi office dimana untuk materi ini butuh penjelasan yang rinci.
Dari materi integrasi office pokok bahasan membuat surat undangan yang bersifat dinamis dapat dibuat dengan mengintegrasikan Microsoft Excel dan Microsoft Word. Dengan menggunakan e-learning memudahkan guru dan siswa. Karena dalam materi pokok bahasan membuat surat undangan tentunya membuat dahulu blangko surat yang akan diintegrasikan menggunakan Microsoft Word.

Dengan demikian siswa tidak harus mengetik blanko undangan yang memakan waktu lama. Cukup mengambil blanko undangan yang sudah dimasukkan guru ke dalam e-learning pada menu penugasan yang dalam pertemuan sebelumnya sudah diberikan penjelasan cara membuat surat undangan. Dan bagaimana cara mengisi daftar nama dan alamat pada Microsoft excel. Sehingga fasilitas komunikasi serta media pengiriman tugas sangat dibutuhkan dalam suatu e-learning agar proses pembelajaran dapat maksimal dan proses kegiatan belajar mengajar akan mengefisienkan waktu dan tenaga. Pemanfaatan e-learning dilakukan secara efektif dan efisien sesuai materi pelajaran.

Baca juga:   Meningkatkan Jumlah Vocabularies Siswa lewat Instagram di Masa Pandemi

Pemanfaatan e-learning dapat meningkatkan kualitas pengajar di SMA Negeri 2 Magelang. Pengajar dapat meningkatkan kemampuannya dan mengekplorasi pengetahuan baru dan dapat diajarkan kepada siswa dengan menggunakan pendekatan teknologi informasi dan komunikasi. Kegiatan belajar tercapai sesuai rancangan kegiatan belajar mengajar tanpa batasan ruang dan waktu.

Dengan e-learning mata pelajaran TIK sangat mudah dipahami siswa, efisien dalam kegiatan belajar mengajar dan mudah digunakan tanpa harus upload materi setiap hari.

E-learning di SMA Negeri 2 Magelang saat ini tidak hanya untuk kegiatan belajar mengajar dengan kelas maya. Tetapi bisa juga menyimpan file-file yang berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar. (pm2/lis)

Guru SMA Negeri 2 Magelang

Author

Populer

Lainnya