TTS sebagai Teman Belajar Materi Perdagangan Internasional

Oleh: Suyono, S.Pd, M.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, BELAJARI Ilmu Pengetahuan Sosial memang terkadang membutuhkan waktu tersendiri. Hal ini dikarenakan banyaknya pengertian dan pengetahuan umum yang perlu dibaca. Menghadapi materi yang banyak tentang pengetahuan umum, peserta didik diharuskan membaca dengan tuntas.

Hal ini diperlukan agar pengertian dari teori dan konsep pelajaran tidak salah atau berbeda tafsir. Sebagaimana peserta didik kelas sembilan di SMPN 1 Tengaran, mereka harus mempelajari beberapa pokok bahasan, padahal materi sangat banyak dan butuh ketelatenan dalam membaca. Karena minat baca materi belajar tergolong rendah, maka tugas yang diberikan guru banyak yang terlewatkan.

Apalagi di masa pandemi seperti ini. Berbagai alasan menjadi senjata untuk tidak menyelesaikan tugas. Guru juga memahami karena tugas untuk mereka tergolong monoton hanya bermodalkan lembar kegiatan.

Menciptakan proses belajar mengajar yang menyenangkan adalah tugas guru. Peserta didik diharapkan dapat menguasai materi dan mengikuti pembelajaran sesuai dengan tujuan belajar. Terkadang berbagai model pembelajaran sudah dicoba, namun kemampuan peserta didik belum memuaskan. Meskipun di jenjang sekolah menengah, anak SMP terkadang masih tergolong anak yang masih suka bermain.

Mereka lebih senang permainan dari pada pelajaran. Oleh karena itu, guru dapat memadukan permainan dengan pelajaran untuk menarik minat mereka. Teka teki silang atau TTS adalah bagian dari permainan meskipun membutuhan pemikiran yang cemerlang.

Baca juga:   Pemberian Tugas Daring dengan Games Edukasi dengan Aplikasi “Wordwall”

Menurut Khalilullah (2012:23) Teka-teki silang merupakan sebuah permainan yang cara permainannya yaitu mengisi ruang-ruang kosong yang berbentuk kotak dengan huruf-huruf sehingga membentuk sebuah kata yang sesuai dengan petujuk. Karakteristik materi yang cocok dengan pembelajaran menggunakan kartu permainan Teka-Teki Silang (TTS) yaitu materi yang sulit dipahami dan banyak hafalan.

Teka teki silang berupa kotak- kotak kosong dengan model yang bebas dapat digunakan sebagai media. Dengan cara memberikan pertanyaan mendatar dan menurun sesuai dengan materi perdagangan internasional. Tujuan yang harus dicapai diantaranya adalah mereka harus bisa menjelaskan dan memahami pengertian perdagangan internasional, pengembangan ekonomi kreatif, pemanfaatan persaingan bebas dan menjelaskan pengembangan pusat-pusat ekonomi untuk kesejahteraan rakyat. Materi perdagagan internasional dapat dituangkan dalam pertanyaan mendatar dan menurun. Dengan catatan jawaban harus singkat. Karena kotak yang diisi juga terbatas.

Guru harus pandai-pandai merangkai pertanyaan dan jawaban yang mudah di mengerti. Di harapkan pertanyaan dapat menggiring anak mencari jawaban di buku paket. Sehingga mereka harus membacanya. Jenis TTS ini juga harus bervarisi. Mulai dari bentuk yang sederhana hingga bervariasi. Diawali dengan pertanyaan mudah akan menarik minat menyelesaikan semua kotak. Semakin banyak kotak terisi semakin semangat memenuhi kotak yang lain. Setelah mereka suka maka guru harus memberikan variasi soal agar semua materi dapat tersampaikan.

Baca juga:   Belajar Kesebangunan lebih Menyenangkan dengan Metode Think, Pair, Share

Meskipun demikian, teka teki silang ini adalah sebagai sarana untuk menarik peserta didik lebih menyukai pelajaran. Kalaupun secara individu minat mereka rendah, maka TTS bisa dikerjakan saat berkelompok. Dengan anggota terbatas misalkan empat anak dalam satu kelompok. Itu cukup untuk bekerja sama menyelesaikan materi tersebut.

Ternyata sebagian besar peserta didik menyukai permainan ini. Hanya saja guru harus membagi setiap kelompok dengan heterogen agar semua dapat berkontribusi dalam menjawab semua pertanyaan yang diajukan. Saran lain adalah pertanyaan mendatar maupun menurun harus sesuai dengan materi agar mereka bisa menemukan dengan cara membacanya. TTS tidak harus berupa kotak kotak yang banyak sehingga peserta didik menjadi bosan untuk menyelesaikannya.

Semua media disesuaikan dengan bakat dan minat peserta didik agar berhasil guna dan meningkatkan hasil belajar. Kendala yang umum di sekolah, teka teki silang dapat diterapkan di beberapa kelas tertentu namun juga tidak mudah diberikan di kelas yang lain. Guru harus menyesuaikan kemampuan agar tahap demi tahap belajarnya dapat meningkat dan hasil belajar sesuai dengan harapan. (pr2/zal)

Guru SMPN 1 Tengaran

Author

Populer

Lainnya