Memahami Perkalian dan Pembagian dengan PMR

Oleh : Anita Yuli Widiasari, S. Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PEMBELAJARAN matematika di Sekolah Dasar kerap kali dipandang sebagai pelajaran yang sulit bagi siswa. Dalam proses pembelajarannya, kerap kali siswa menghadapi pembelajaran matematika dengan rasa takut karena matematika dipandang sebagai hitungan dan rumus yang harus mereka hafal.

Banyak siswa yang dilatih mengerjakan perhitungan matematika dibandingkan mereka yang dididik untuk berfikir matematis membuat siswa kesulitan dalam menyelesaikan masalah kontekstual dalam pemecahan masalah matematika.

Kesulitan siswa dalam menyelesaikan masalah kontekstual ini tentu akan menghambat tercapainya tujuan pembelajaran matematika di sekolah. Kesulitan tersebut disebabkan oleh pembelajaran yang kurang bermakna, siswa belum aktif dalam kegiatan pembelajaran sehingga pemahaman mengenai konsep matematika dirasa kurang.

Hal ini dibuktikan dengan rendahnya nilai matematika pada pokok bahasan perkalian dan pembagian di kelas 3 SD Negeri Reban.

Kondisi siswa tersebut tidak terlepas dari kondisi guru yang belum menggunakan pendekatan realistik, guru belum mengajarkan konsep matematika dengan tepat dan belum menggunakan alat peraga yang sesuai.

Pendekatan Matematika Realistik (PMR) atau yang dikenal dengan Realistic Mathematics Education (RME) adalah suatu pendekatan yang dilakukan oleh seorang guru terhadap siswa dengan menampilkan hal-hal yang nyata yang sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diajarkan.

Baca juga:   Belajar Luas Bangun Datar Gabungan dengan Problem Based Learning

Menurut Susanto (Fitrah,2016 : 92) Pendekatan matematika realistik merupakan salah satu pendekatan matematika yang berorientasi pada siswa, bahwa matematika adalah aktivitas manusia dan matematika harus dihubungkan secara nyata terhadap konteks kehidupan sehari-hari siswa ke pengalaman belajar yang berorientasi pada hal-hal yang real (nyata).

Pendekatan Matematika Realistik salah satunya dapat digunakan pada materi Perkalian dan Pembagian di kelas 3 SD Negeri Reban, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang.

Pembelajaran dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai media diantaranya yaitu tabel perkalian, kartu bergambar dan sedotan ataupun alat peraga lainnya yang ada di sekitar siswa.

Pendekatan realistik mampu membuat siswa aktif dan guru hanya berperan sebagai fasilitator, motivator, dan pengelola kelas yang dapat menciptakan suasana yang menyenangkan.

Berikut langkah-langkah pembelajarannya: Memahami masalah kontekstual, siswa diberi masalah kontekstual dan siswa diminta untuk memahami masalah kontekstual yang diberikan. Menjelaskan masalah kontekstual, guru menjelaskan tentang masalah dengan memberikan petunjuk atau saran seperlunya terhadap bagian tertentu yangbelum dipahami siswa.

Menyelesaikan masalah kontekstual, setelah memahami masalah, siswa menyelesaikan masalah kontekstual secara individual dengan cara mereka sendiri, dan menggunakan perlengkapan yang sudah mereka pilih sendiri. Sementara itu guru memotivasi siswa agar siswa bersemangat menyelesaikan masalah kontekstual dengan cara mereka sendiri.

Baca juga:   Belajar Pelestarian Lingkungan Jadi Seru dengan Outdoor Study

Membandingkan dan mendiskusikan jawaban, guru menyediakan waktu dan kesempatan kepada siswa untuk membandingkan jawaban soal secara berkelompok, untukselanjutnya dibandingkan dan didiskusikan di kelas. Siswa dilatih untuk belajar mengemukakan pendapat. Menyimpulkan, setelah selesai diskusi kelas, guru membimbing siswa untuk mengambil kesimpulan suatu konsep.

Dengan Pendekatan Matematika Realistik yang telah dilakukan, nilai hasil belajar pada materi “Perkalian dan Pembagian” di kelas 3 SD Negeri Reban, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang sebagian besar mendapat nilai baik serta siswa mendapatkan pengalaman yang menarik secara langsung.

Pembelajaran Matematika Realistik sangat cocok diterapkan untuk kelas 3 di SD Negeri Reban karena siswa akan lebih mudah memahami sesuatu bila dia menggunakan secara langsung obyek yang dipelajari. Hal ini sejalan dengan tahap perkembangan anak. (ra1/zal)

Guru SDN Reban, Kabupaten Batang

Author

Populer

Lainnya