Gabungan PTMT dengan PJJ dalam Pembelajaran Kimia

Oleh: Markun, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Sejak 20 Agustus 2021 Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengizinkan sekolah melakukan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT). Sekolah harus menyiapkan infrastruktur protokol kesehatan.

Sekolah juga wajib merancang skema agar tidak terjadi kerumuman saat peserta didik berada di sekolah. Selama 2 bulan pertama masa transisi sekolah tatap muka, tidak diperbolehkan ada kegiatan selain pembelajaran.

SMA Negeri 1 Muntilan, sekolah penulis ikut menyelenggarakan PTMT yang meliputi 18 kelas. Terdiri atas 18 peserta didik tiap kelasnya. Kalau dijumlah yang mengikuti PTMT hanya 30 persen dari jumah peserta didik semuanya.

Jumlah peserta didik yang mengikuti PTMT hanya setengahnya pada kelas tersebut. Kemudian setengah jumlah peserta didik yang lain mengikuti pembelajaran dari rumah melalui pembelajaran daring dengan materi pelajaran yang sama.

Menurut Semler (2005) blended learning adalah sebuah kemudahan pembelajaran yang menggabungkan berbagai cara penyampaian, model pengajaran, dan gaya pembelajaran, memperkenalkan berbagai pilihan media dialog antara fasilitator dengan orang yang mendapat pengajaran. Blended learning juga sebagai kombinasi pengajaran langsung (face-to-face) dan pengajaran online, tapi lebih daripada itu sebagai elemen dari interaksi sosial.

Praktisi pendidikan dari Sekolah Murid Merdeka (SMM) Laksmi Mayesti menilai penggabungan pembelajaran dengan sistem luring dan daring atau disebut blended learning menjadi wujud sekolah masa depan (https://fin.co.id/2021/08/22/gabungan-ptm-dan-pjj-jadi-wujud-sekolah-masa-depan/).

Baca juga:   Menulis Recount Text dengan Project Based Learning dalam Diary

Konsep blended learning pada dasarnya bertujuan untuk menghadirkan fleksibilitas pembelajaran yang tidak pernah dirasakan murid sebelumnya. Anak mempunyai kesempatan untuk mengeksplorasi belajar daring secara luas sesuai minatnya. Juga mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kebutuhan dan keterampilan sosial lewat pertemuan luring dengan guru dan teman.

Pembelajaran PTMT dan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang dilakukan secara bersamaan, guru menggunakan laptop, google meet, power point, LCD, dan schoology. Tak kalah penting adalah jaringan internet yang lancar. Laptop berfungsi sebagai alat untuk presentasi materi pembelajaran. Google meet sebagai media live stream peserta didik yang di rumah.

Power point sebagai aplikasi presentasi materi pembelajaran. LCD merupakan media presentasi materi pelajaran di kelas. Sedangkan schoology sebagai media pembelajaran daring bagi peserta didik yang internetnya kurang suport untuk live streaming.

Dalam pelaksanaannya, penulis penyampaian materi kimia yaitu minyak bumi dengan mempresentasi power point ke LCD untuk kegiatan PTMT. Peserta didik mempelajari materi yang dipresentasikan di kelas. Sedangkan layanan untuk peserta didik yang di rumah menggunakan google meet yang dipasang kamera mengarah posisi guru.

Pada waktu yang sama proses pembelajaran dapat diakses oleh peserta didik yang mengikuti PTMT maupun yang ada di rumah. Tampilan power point di-share melalui goole meet sehingga dapat diikuti peserta didik yang berada di rumah dengan jelas. Materi yang ditampilkan berupa proses pembentukan minyak, pengeboran minyak bumi, fraksi minyak bumi dan bensin sebagai bahan bakar.

Baca juga:   Pemanfaataan LMS Moodle untuk Pembelajaran Daring Kimia

Pembelajaran daring dengan google meet dengan produk live streaming butuh internet yang lancar dan kuota agak besar. Maka yang tidak memiliki kuota besar, solusinya menggunakan LMS schoology. Aplikasi schoology membutuhkan jaringan internet yang tidak terlalu cepat dan kuota yang tidak terlalu besar. Power point yang kita siapkan bisa diembedkan di fitur add file atau add page. Jika diembedkan di fitur add file hasil tampilannya bisa dibuka seperti menjalankan power point biasa. Namun jika diembed di add page hasil tampilannya seperti video, namun ukurannya bisa diatur supaya tidak terlalu besar ukurannya.

Penerapan gabungan PTMT dengan PJJ diharapkan dapat menjadi salah satu model dalam pembelajaran saat ini. Dengan ikhtiar ini kita berharap terjadi penurunan learning los maupun learning gap. Semangat belajar pada peserta didik tetap terjaga dan mengurangi kesenjangan pendidikan. (*/lis)

Guru Kimia SMA Negeri 1 Muntilan Kabupaten Magelang

Author

Populer

Lainnya