Aktif Kolaboratif dalam Belajar Raungan dengan Media PCR

Oleh: Eni Astuti, S.Pd.SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Materi operasi hitung campuran dalam matematika merupakan hal yang sulit bagi siswa SD. Kondisi tersebut juga dialami oleh siswa kelas VI SDN 2 Bobotsari. Namun demikian, materi tersebut harus tetap dipelajari sebagai kompetensi dasar yang harus dikuasai oleh siswa. Persepsi sulit oleh siswa adalah bagian dari tugas guru untuk mampu mengemas pembelajaran yang menarik. Pembelajaran akan mudah diterima apabila guru mampu “mengaktifkan siswa untuk mencoba, berlatih, serta berkegiatan ….” (Sumardjan, 2017).

Selain kurang aktif dalam pembelajaran rasa sosial siswapun sangat lemah. Fakta tersebut muncul ketika pembelajaran tatap muka terbatas yang mulai dilaksanakan. Kerjasama di antara siswa dalam pembelajaran melemah disebabkan mereka belajar di rumah dalam waktu lama. Dalam rentang waktu lama siswa terbiasa belajar dengan smartphone tanpa orang lain. Pada kondisi ini guru dituntut agar rasa sosial dan keaktifan dalam belajar tergali kembali.

Dalam upaya mengaktifkan dan menggali rasa soial siswa perlu adanya media pembelajaran kelompok sambil bermain. Media pembelajaran berfungsi untuk membantu guru dalam menjelaskan materi dengan cara yang menarik. Sementara itu, dengan belajar secara berkelompok akan mampu menggali kembali rasa sosial siswa. Media pembelajaran yang gunakan dengan nuansa bermain lebih diterima secara menyenangkan karena memiliki sifat dasar menghibur dan menggembirakan (Estiani, 2015).

Baca juga:   Visit To The Museum Tumbuhkan Rasa Nasionalisme Siswa SD

Seiring dengan permasalahan, penulis telah berusaha memberikan pembelajaran agar siswa aktif dan kolaboratif. Namun demikian, masih banyak siswa yang kurang aktif dan kolaboratif dalam menyelesaikan masalah. Siswa kurang termotivasi dengan materi dan sumber belajar yang ada. Sementara itu, penyelesaian masalah cenderung tidak kolaboratif. Menyadari akan hal itu, penulis mencari solusi untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Menggunakan media kartu berkelompok merupakan solusi yang diharapkan mampu agar siswa aktif dan kolaboratif.

Media kartu berkelompok yang digunakan penulis untuk melakukan pembelajaran operasi hitung campuran (raungan) yaitu Play Card Review (PCR). Media PCR terbuat dari kertas yang dibuat kartu dengan ukuran serupa dengan kartu domino. Namun, PCR berisikan bilangan pecahan yang senilai dengan berbagai bentuk. Bilangan yang ditulis pada kartu PCR disesuaikan dengan kompetensi dasar yaitu membandingkan dan mengurutkan bilangan pecahan. Bilangan ditulis dalam dua kolom yang memiliki pasangan dengan bilangan di kartu lainnya.

Teknik permainan menggunakan media kartu PCR dilakukan secara berkelompok. Anggota dalam kelompok terdiri dari 2-4 siswa yang dipilih secara heterogen. Selanjutnya, siswa mengurutkan bilangan dengan cara memasangkan bilangan yang senilai dengan bentuk yang berbeda. Setiap sesi mempunyai batas waktu yang telah disepakati bersama.

Baca juga:   Collaborative Learning Game Education Efektif untuk Pembelajaran IPA secara Daring

Batas waktu digunakan untuk menilai ketepatan dan kekompakan setiap kelompok. Untuk memberi semangat siswa, penulis mendesain permaian menjadi pertandingan. Dengan adanya pertandingan pada akhir pembelajaran muncul kelompok pemenang. Selama kegiatan, penulis mendampingi dan mengamati permainan setiap kelompok. Setelah permaian berakhir penulis melakukan review terhadap hasil pembelajaran. Hasil review digunakan untuk menentukan tindakan pembelajaran selanjutnya.

Berdasarkan hasil review siswa menunjukan sikap aktif dan kolaboratif. Hal itu berimbas pada peningkatan hasil belajar dan kerjasama. Penggunaan media kartu memberikan suasana yang menyenangkan dan memicu untuk berpikir kritis sehingga proses belajar tidak terlupakan. Hal tersebut senada dengan hasil penelitian Suanda (2021) menjelaskan permainan kartu angka mampu memberikan pengetahuan, keterampilan, sikap secara aktif dan menjadikan belajar lebih berkesan. (fkp2/ton)

Guru SDN 2 Bobotsari Kec. Bobotsari, Kab. Purbalingga

Author

Populer

Lainnya