Lingkungan Sekitar sebagai Media Pembelajaran di Kelas Rendah

Oleh : Marsih, S.Pd, S.D

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Dalam suatu penyelenggaran proses pembelajaran sering guru Sekolah Dasar dihadapkan pada berbagai kelangkaan media pembelajaran yang dibutuhkan. Media pembelajaran merupakan salah satu komponen pembelajaran yang mempunyai peranan penting dalam kegiatan belajar mengajar.

Pemanfaatan media seharusnya merupakan bagian yang harus mendapat perhatian guru dalam setiap kegiatan pembelajaran. Salah satunya media dari lingkungan sekitar siswa yang dapat memotivasi siswa untuk belajar dan juga digunakan untuk memberikan rangsangan bagi siswa agar terjadi proses belajar. Oleh karena itu, guru perlu mempelajari bagaimana menetapkan media pembelajaran agar dapat mengefektifkan pencapaian tujuan pembelajaran dalam proses belajar mengajar.

Lingkungan belajar banyak berperan dalam meningkatkan semangat belajar anak didik. Dengan kata lain, tingginya minat anak didik terhadap suatu kegiatan pembelajaran salah satunya ditentukan oleh faktor lingkungan belajar.

Lingkungan belajar yang dimaksud adalah lingkungan kelas dan diluar kelas dengan pemanfatan dan memanfaatkan lingkungan kelas (Drs Ario, MSc.Ed. 2014).

Pembelajaran pada kelas rendah masih perlu adanya unsur bermain walaupun bobotnya tidak sebesar pendidikan bagi anak usia dini. Oleh karena itu, sesuai dengan karakteristik anak yang bersifat aktif dalam melakukan berbagai eksplorasi terhadap lingkungan, maka pembelajaran masih diarahkan pada pengembangan dan penyempurnaan potensi kemampuan yang dimiliki seperti kemampuan berbahasa,sosio-emosional motorik dan intelektual yang sudah bisa diajarkan cara mengidentifikasi, menganalisis, dan menyintesis, dan mengambil kesimpulan dalam taraf bobot sederhana.

Baca juga:   Pembelajaran Cuaca lebih Asyik dengan Permainan KIM

Dan sesuai dengan isi kurikulum 2013, untuk mencapai tujuan pembelajaran digunakan pendekatan scientific (Scientific Approch) yang meliputi kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi (mencoba), menalar (mengasosiasi) dan mengkomunikasikan agar siswa dapat memiliki ketrampilan berpikir kritis dan kreatif dalam berinovasi atau berkarya karena dalam pendekatan scientific dapat mengembangkan sikap, pengetahuan dan ketrampilan siswa.

Lingkungan sekitar sebagai media pembelajaran di kelas rendah sangat banyak dan beragam, lingkungan menjadi media pembelajaran yang potensial, faktual yang apabila dimanfaatkan dengan optimal untuk kegiatan pembelajaran sepanjang masih relevan dengan kompetensi dasar dan hasil belajar yang diharapkan. Untuk pelaksanaan pembelajaran dengan media lingkungan sekitar dikelas 1 SDN Selokarto 01 Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang, siswa dapat mengenal berbagai bentuk benda secara nyata (konkrit) baik benda hidup maupun tak hidup, siswa dapat lebih memahami gejala-gejala alam yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan siswa juga akan memahami mengenai terjadinya siang dan malam keadaan cuaca serta musim kemarau dan musim penghujan.

Dalam melaksanakan pembelajaran tersebut guru dapat memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai media pembelajaran. Guru mengajak siswa keluar untuk melakukan pengamatan terhadap lingkungan sekitar sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.

Baca juga:   Pemanfaatan Batu Kali sebagai Media Pembelajaran Seni Lukis

Pemanfatan lingkungan sekitar sebagai media pembelajaran dapat menciptakan proses belajar yang lebih bermakna. Maka dari itu pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai media pembelajaran sangat menunjang keberhasilan pembelajaran di kelas rendah terlebih hal tersebut sesuai dengan kurikulum 2013 lebih mengutamakan siswa untuk selalu aktif dan kreatif. Selain itu juga mengajak siswa untuk berpikir kritis dan analitis. (rs2/zal)

Guru SDN Selokarto 01 Batang

Author

Populer

Lainnya