Media Google Form Sebuah Alternatif dalam Penilaian PJJ

Oleh : Dra. Endang Sugiyarti

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama ini diberlakukan dalam rangka pencegahan pandemi Covid-19. Hampir seluruh wilayah Indonesia terkena dampak Covid-19. Dampak yang besar dan cukup untuk diperhitungkan adanya pandemi Covid 19 ini adalah dalam dunia pendidikan.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim bersama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dengan seluruh kepala daerah untuk memastikan kebijakan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 terlaksana dengan baik.

Berdasarkan Surat Edaran No. 4 Th 2020 mengajukan seluruh kegiatan di institusi pendidikan harus jaga jarak dan penyampaian materi disampaikan di rumah masing-masing.

Sistem pembelajaran yang dilakukan tentunya membutuhkan media pembelajaran seperti handphone, laptop, atau komputer. Guru sebagai peyampai materi harus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, meskipun siswa berada di rumah.

Dalam hal ini guru dituntut dapat mendesain media pembelajaran sebagai motivasi dengan memanfaatkan media online. Dan sistem pembelajarannya dengan waktu yang bersamaan bisa dilakukan melalui media sosial seperti WhatsApp, Telegram, Instagram, aplikasi Zoom atau yang lainnya.

Guru harus bisa membuat pembelajaran yang tidak membosankan sehingga peserta didik semangat mengikuti dengan penuh keseriusan dan kreatif.

Baca juga:   Meningkatkan Kemampuan Menulis dengan Teknik Kata Kunci dan Media Gambar

Pembelajaran yang dilakukan dalam jarak jauh ini tidak pernah lepas dari kendala yang ada seperti Android yang error, sinyal tidak ada, kuota habis, dan sebagainya. Selain itu dalam pembelajaran jarak jauh guru juga mempunyai kendala atau kesulitan dalam proses penilaian hasil pembelajaran. Untuk pengukuran pembelajaran ini diperlukan suatu kegiatan penilaian kepada peserta didik.

Adapun tujuan diadakan penilaian ini adalah untuk mengetahui seberapa jauh keberhasilan peserta didik dalam pembelajaran jarak jauh. Teknik penilaian yag dilakukan di SMPN 2 Sawangan selama PJJ menggunakan sebuah strategi yang dinilai lebih praktis dan efektif yaitu menggunakan media Google Form (Goform).

Menurut Arsyad (2004:24) media adalah sebuah bentuk perantara yang digunakan oleh manusia untuk menyampaikan atau menyebar ide, gagasan, pendapat. Sehingga ide, gagasan atau pendapat yang dikemukakan itu sampai pada penerima yang dituju. Google form disebut juga Google Formulir adalah alat yang beguna untuk membantu dalam merencanakan acara, mengirim survei, atau mengumpulkan informasi yang mudah dengan cara yang efisien.

Kelebihan menggunakan google form dalam penilaian kita dengan cepat bisa melihat nilai siswa sehingga kita bisa melaksanakan tindak lanjut dengan berupa remidial dan pengayaan. Dalam hal ini jelas bahwa Google Form dapat digunakan dalam dunia pendidikan dan mempunyai fungsi untuk memberikan latihan atau ulangan online melalui laman website. Dengan penggunaan Google Form ini guru bisa terbantu mengatasi kesulitan yang dihadapi dengan kegiatan penilaian pembelajaran.

Baca juga:   Belajar Listening Through The Song Lyric

Dalam materi bahasa Indonesia bila respons yang dikumpulkan dapat dikategorikan benar atau salah. Adapun metode tes berupa tes tulis atau tes kinerja. Tes tulis dapat dilalui dengan cara memilih jawaban yang tersedia. Misalnya soal bentuk pilihan ganda, benar salah dan menjodohkan, adapula yang meminta peserta menuliskan sendiri responnya.

Dalam penentuan penilaian untuk kegiatan ujian sekolah, google form juga bisa memuat bentuk soal baik pilihan ganda atau uraian yang membantu para penilai membuat soal ulangan harian secara online. Dengan demikian goform memang dapat membantu proses penilaian dengan efektif dan efisien, sehingga meskipun dalam suasana PJJ tetap bisa mengadakan pengukuran keberhasilan peserta didik. (pm2/lis)

Guru Bahasa Indonesia SMP N 2 Sawangan

Author

Populer

Lainnya