Pembelajaran Aktif Sosiologi dengan Picture And Picture

Oleh: Dian Wijayani Artati, S.Pd.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, MEMBUAT pembelajaran yang menarik adalah suatu tantangan bagi para pendidik pada era pendemi Covid-19 ini, yang mana pembelajaran dilakukan secara online. Keharusan memanfaatkan media online sebagai salah satu alternatif sarana pembelajaran, seorang guru belajar menguasai berbagai aplikasi pembelajaran online. Dan tantangan yang lain adalah menumbuhkan keaktifan belajar peserta didik karena pembelajaran dilakukan di rumah.

Peserta didik semestinya tidak hanya dituntut belajar sosiologi tetapi juga harus mampu memahami keilmuannya dan mengaplikasikan tehnologi dalam kehidupan sehari-hari. Permasalahan mendasar saat ini adalah pembelajaran yang terlalu abstrak sehingga mengakibatkan peserta didik tidak bersemangat dalam proses pembelajaran. Muncul kejenuhan sehingga hasil belajar yang dicapai belum sesuai harapan.

Permasalahan yang sama juga terjadi di kelas XII IPS di SMAN 1 Wonosegoro pada saat belajar materi tentang Perubahan Sosial. Di mana pada akhirnya sebagian besar peserta didik memperoleh nilai yang rendah. Agar diperoleh hasil belajar sesuai dengan yang diharapkan, diperlukan variasi dalam metode dan model pembelajaran.

Salah satu model pembelajaran yang menurut penulis tepat untuk diterapkan adalah model pembelajaran Picture and Picture. Dengan menggunakan model pembelajaran tersebut diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar Sosiologi dan antusiasme peserta didik dalam pembelajaran di kelas.

Baca juga:   Tingkatkan Prestasi Belajar Fluida dengan Video Pembelajaran

Adapun model pembelajaran Picture and Picture menurut Kurniasih, Imas, dan Berlin Sani (2015:44) “picture and picture adalah model pembelajaran yang kooperatif dan mengutamakan adanya kerja sama dengan menggunakan media gambar yang diurutkan dan dipasangkan menjadi urutan yang logis. Selain itu menurut Huda (2013:236) “picture and picture adalah strategi pembelajaran yang menggunakan gambar sebagai media pemebelajaran, gambar yang digunakan sebagai media dipasangkan dan diurutkan secara logis”.

Model pembelajaran ini melibatkan anak untuk megikuti kegiatan pembelajaran yang memiliki karakteristik inovatif, kreatif dan menyenangkan. Sehingga dapat disimpulkan pengertian model pembelajaran Picture and Picture adalah model pembelajaran dengan menggunakan media gambar, gambar yang disajikan dalam pembelajaran tersebut disusun secara logis atau berurutan.

Penerapan model pembelajaran Picture and Picture dalam pembelajaran Sosiologi pada materi Perubahan Sosial pada kelas XII IPS di SMAN 1 Wonosegoro dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut : pertama, mempersiapkan gambar atau foto yang berkaitan dengan materi Bentuk-bentuk Perubahan Sosial dari masa ke masa.

Kedua, share gambar atau foto di Google Classroom. Ketiga, peserta didik diberi kesempatan untuk memperhatikan dan menganalisis gambar atau foto dengan diawali deskripsi materi tentang Bentuk-bentuk Perubahan Sosial dari guru. Keempat, lewat Google Meet, siswa diminta untuk memberikan pendapatnya. Kelima, guru memberi komentar dari pendapat peserta didik dan mulai menjelaskan materi serta menyimpulkan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.

Baca juga:   Peningkatan Hasil Belajar pada Materi Salat Jumat melalui Snowball Throwing

Berdasarkan hasil penilaian proses pembelajaran, model pembelajaran Picture and Picture membuat peserta didik lebih mudah memahami materi lewat gambar atau foto. Peserta didik dapat berlatih berpendapat dan menganalisis dari gambar atau foto yang diberikan guru.

Peningkatan hasil belajar juga terlihat dari nilai post test yang lebih baik dibandingkan dengan penilaian sebelumnya. Akan tetapi model pembelajaran Picture dan Picture ini memiliki kelemahan yaitu tidak semua materi bisa disajikan lewat gambar ataupun foto dan membutuhkan waktu yang lama.

Terlepas dari kelemahan yang dimiliki oleh model pembelajaran ini, model pembelajaran Picture and Picture patut diaplikasikan dalam pembelajaran sebagai salah satu alternatif model pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik. (unw1/zal)

Guru SMAN 1 Wonosegoro, Boyolali

Author

Populer

Lainnya