Revolusi Pendidikan melalui Pemanfaatan Akun Pembelajaran belajar.id

Oleh : Maya Wulandari, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Baru-baru ini dunia pendidikan diharuskan melakukan revolusi pendidikan. Pandemi Covid-19 memaksa dunia pendidikan untuk mengubah gaya belajar tatap muka sehari-hari menjadi pembelajaran dari rumah (BDR). Model pembelajaran daring merupakan tantangan tersendiri bagi penulis karena latar belakang SDN Ngepanrejo, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang sebagian besar peserta didik belum mengenal pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.

Berangkat dari hal tersebut guru ingin sekali memperkenalkan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran kepada peserta didik. Khusniyah dan Hakim (2019:21) menyebutkan adanya teknologi memberikan banyak pengaruh positif terhadap pembelajaran. Teknologi dimanfaatkan dalam kegiatan proses belajar mengajar, merupakan pergantian dari cara konvensional menjadi ke modern.

Dengan ini guru memanfaatkan akun pembelajaran yang diluncurkan Kemendikbud melalui Pusdatin pada tahun 2020. Akun tersebut dapat digunakan oleh peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan untuk mengakses layanan pembelajaran berbasis elektronik. Akun pembelajaran ini bertujuan untuk mendukung kegiatan pembelajaran BDR maupun pembelajaran tatap muka nantinya.

Akun pembelajaran dibuat dalam bentuk akun google dengan domain @belajar.id karena akun pembelajaran otomatis dapat mengakses layanan pendukung pembelajaran Google Suite for Education (seperti Google Classroom, Google Drive, Google Docs, Google Sheets, Gmail, dan Google Calendar).
Cara mendapatkan akun belajar.id ini cukup mudah karena setiap admin sekolah hanya perlu mengunduh data akun di pd.data.kemdikbud.go.id. Kemudian akun belajar.id dapat diaktifkan dengan login melalui gmail untuk mengganti password. Selanjutnya menyetujui aturan penggunaan akun, maka akun belajar id sudah bisa digunakan.

Baca juga:   Pendekatan Induktif dapat Tingkatkan Motivasi Belajar Siswa

Ada beberapa keuntungan yang diperoleh dengan menggunakan akun belajar.id dibanding dengan akun gmail pribadi biasa. Pertama, google drive akun belajar.id memiliki kapasitas penyimpanan tidak terbatas dan memiliki fitur drive bersama yang memungkinkan untuk mengelola file pada waktu bersamaan meski berbeda tempat.

Kedua, google classroom akun belajar.id dapat langsung terhubung ke link google meet sehingga dapat langsung melakukan tatap maya dengan peserta didik dan memiliki kapasitas 20 guru dan 1.000 siswa serta dapat mengundang wali siswa.

Satu lagi fitur google classroom yang sangat membantu tugas guru dalam kelas maya yaitu fitur impor nilai dari google form, mode terkunci chromebook, dan cek originalitas jawaban siswa. Dengan mode kunci chromebook ini jika diaktifkan, siswa yang sedang mengerjakan tugas secara online tidak bisa membuka tab baru untuk membuka mesin pencarian untuk mencari jawaban.
Ketiga, google meet akun belajar.id ada fitur angkat tangan dan merekam. Fitur merekam khusus bagi pembuat rapat dan rekaman akan otomatis tersimpan di google drive.

Baca juga:   Upgrade Minat Belajar Peserta Didik dengan Model Pembelajaran SETS

Dengan memanfaatkan akun belajar.id diharapkan pembelajaran saat ini baik BDR maupun tatap muka dapat segera bermigrasi menuju pembelajaran yang aktif berbasis teknologi. Sehingga tercipta suasana pembelajaran yang aktif, kreatif, berwawasan luas, meningkatnya minat pembelajaran, dan kemudahan akses pembelajaran.

Selain itu migrasi teknologi dalam dunia pendidikan juga merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan generasi yang memiliki kecakapan teknologi, berpikir kritis, aktif, dan menjadi generasi yang siap bersaing dengan negara-negara lain.

Sedangkan bagi para pendidik diharapkan mampu untuk menggunakan teknologi dalam menyajikan proses pembelajaran. Dan mampu pula membentengi peserta didik dari dampak negatif yang ditimbulkan oleh teknologi. Sebab teknologi tidak akan menggantikan guru hebat, tapi teknologi di tangan guru yang hebat akan menjadi transformasional (George Couros – Innovator’s Mindset Book Author). (pm1/lis)

Guru Kelas 6 SDN Ngepanrejo, Kec. Bandongan, Kabupaten Magelang

Author

Populer

Lainnya