Belajar IPA dengan Mengamati Alam Sekitar menggunakan Pendekatan Inkuiri

Oleh : Mahmudah S.Pd.SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pelajaran IPA merupakan ilmu yang mempelajari tentang peristiwa-peristiwa yang terjadi di alam ini. IPA membahas tentang gejala-gejala alam yang disusun secara sistematis yang didasarkan pada hasil percobaan dan pengamatan yang dilakukan oleh manusia (Samatowa, 2006: 2).

Belajar IPA yang sebenarnya bukan menghafal suatu materi melainkan hasil dari asosiasi dari pengalaman-pengalaman. Belajar akan lebih bermakna apabila peserta didik mengalami atau berperan langsung apa yang dipelajarinya bukan hanya sekedar mengetahui. Dari pengalamannya diharapkan peserta didik dapat memahami IPA secara lebih mendalam dan dapat masuk kedalam long term memory mereka. Untuk itu pendidik perlu menerapkan strategi pembelajaran yang melibatkan peserta didik secara langsung dalam kegiatan pembelajaran.

Agar tetap terbentuk kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dan dipahami peserta didik pada pelajaran IPA, maka pendidik menggunakan pendekatan inkuiri pada pelajaran IPA khususnya pada materi tumbuhan untuk peserta didik kelas 4 SDN Mlekang 3. Inkuiri pada hakekatnya bertujuan untuk membimbing anak didik agar dapat mencari sesuatu oleh dan untuk dirinya sendiri (Barlia, 2006:27).

Baca juga:   Asyiknya Membuat Teks Pidato Persuasif melalui YouTube

Djamarah & Zain (2001) mengemukakan bahwa pendekatan inkuiri mempunyai tujuan yaitu mengurangi ketergantungan peserta didik pada guru untuk mendapatkan pengalaman belajarnya, meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam menemukan dan memproses bahan pelajarannya, memberi pengalaman belajar seumur hidup, dan melatih peserta didik menggali dan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar yang tidak ada habisnya.

Sebelumnya ditekankan bahwa dalam kurikulum IPA Sekolah Dasar, pembelajaran IPA sebaiknya memuat tiga komponen yaitu sebagai berikut: 1) Pengajaran IPA harus melibatkan siswa dalam kegiatan-kegiatan praktikum/ percobaan tentang hakikat IPA 2) Pengajaran IPA harus merangsang pertumbuhan intelektual dan perkembangan siswa.

3) IPA pada Sekolah Dasar seharusnya mendorong dan merangsang terbentuknya sikap ilmiah, mengembangkan kemampuan penggunaan keterampilan IPA, menguasai pola dasar pengetahuan IPA, dan merangsang tumbuhnya sikap berpikir kritis dan rasional.

Strategi pembelajaran inkuiri yang diterapkan adalah strategi pembelajaran inkuiri terbimbing mengingat karakteristik peserta didik kelas 4 yang masih bergantung pada guru sehingga dalam usaha menemukan konsep pelajaran, pertolongan guru tetap diperlukan.

Baca juga:   Bahasa Jawa Bentuk Karakter Budi Pekerti Luhur

Prosedur pembelajaran yang dilakukan yaitu menstimulasi peserta didik dengan memberikan persoalan atau penugasan tentang perbedaan dua tumbuhan untuk mengidentifikasi permasalahan, disini pernugasannya yaitu bagaimana akar tanaman padi dan kacang hijau. Bagaimana dengan daun dan biji pada kedua tanaman tersebut, sebutkan tanaman lain yang memiliki akar seperti padi dan kacang hijau. Bagaimana daun dan biji pada tanaman itu.

Langkah selanjutnya yaitu data collection (pengumpulan data) dari masing-masing peserta didik. Kemudian data dianalisis, diolah, diklasifikasikan bersama dengan guru sebagai pembimbing. Langkah terakhir yaitu penarikan kesimpulan bersama dengan bantuan teori pada buku.

Hasil dari pembelajaran dengan pendekatan inkuiri pada pelajaran IPA di kelas 4 SDN Mlekang 3 menciptakan suasana yang menyenangkan. Peserta didik antusias dan materi tersebut tidak mudah dilupakan oleh peserta didik dikarenakan peserta didik berperan langsung dalam proses pembelajaran. Selain itu pembelajaran seperti ini akan mengasah kemandirian peserta didik. (fkp1/ton)

Guru SDN Mlekang 3, Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak

Author

Populer

Lainnya