Penerapan PjBL pada Masa Pandemi Materi Komponen Listrik

Oleh : Dian Yulita, S.Pd.SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran yang berkualitas sangat tergantung dari motivasi peserta didik dan kreativitas pengajar. Peserta didik yang memiliki motivasi tinggi ditunjang dengan pengajar yang mampu memfasilitasi motivasi tersebut akan membawa keberhasilan pencapaian target belajar.

Target belajar dapat diukur melalui perubahan sikap dan kemampuan peserta didik melalui proses belajar. Desain pembelajaran yang baik, ditunjang dari fasilitas yang memandai, ditambah kreativitas guru akan membuat peserta didik lebih mudah mencapai target belajar.

Salah satu model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik dan kedalaman materi pelajaran yaitu project based learning (PjBL).

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, “Proyek adalah rencana pekerjaan dengan sasaran khusus dan dengan saat penyelesaian yang tegas”. Menurut Thomas, dkk (1999) pembelajaran berbasis proyek merupakan model pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada guru untuk mengelola pembelajaran di kelas dengan melibatkan kerja proyek.

Pembelajaran berbasis proyek (PjBL) merupakan penerapan dari pembelajaran aktif. Secara sederhana pembelajaran berbasis proyek didefinisikan sebagai suatu pengajaran yang mencoba mengaitkan antara teknologi dengan masalah kehidupan sehari-hari yang akrab dengan pesrta didik, atau dengan proyek sekolah.

Baca juga:   Metode Hafalan Strategi Lama yang Masih Eksis

Dalam hal ini penulis melaksanakan model pembelajaran PjBL pada masa pandemi dengan langkah-langkah sebagai berikut: pertama, planning yaitu kegiatan yang dilakukan meliputi : merancang seluruh proyek, kegiatan dalam langkah ini adalah mempersiapkan proyek. Secara lebih rinci yang mencakup pemberian informasi tujuan pembelajaran, guru menyampaikan fenomena nyata sebagai sumber masalah, pemotivasian dalam memunculkan masalah dan pembuatan proposal.

Selanjutnya mengorganisasi pekerjaan. Kegiatan dalam langkah ini adalah merencanakan proyek secara lebih rinci yang mencakup mengorganisasi kerja sama, memilih topik, memilih informasi terkait proyek, membuat prediksi, dan membuat desain investigasi.

Kedua creating, dalam tahapan ini peserta didik mengembangkan gagasan-gagasan proyek, mengombinasikan ide yang muncul dalam kelompok, dan membangun proyek. Peserta didik menghasilkan suatu produk (artefak) yang nantinya akan dipresentasikan dalam kelas.

Ketiga processing, tahapan ini meliputi presentasi proyek dan evaluasi. Pada presentasi proyek akan terjadi komunikasi secara aktual kreasi ataupun temuan dari investigasi kelompok, sedangkan pada tahapan evaluasi akan dilakukan refleksi terhadap hasil proyek, analisis dan evaluasi dari proses-proses belajar.

Dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh, guru membagi 5 kelompok, dalam setiap kelompok membentuk grup kecil yang terdiri dari 5 sampai 6 peserta didik. Guru menyiapkan video pembelajaran materi komponen listrik kemudian dikirim ke grup WhatApp. Setelah mengamati video pembelajaran setiap kelompok membuat tugas berupa komponen listrik sederhana sesuai dengan petunjuk yang ada dalam video pembelajaran.

Baca juga:   Asyiknya Belajar Matematika melalui RME

Model pembelajaran project based learning memiliki beberapa keuntungan yaitu meningkatnya motivasi belajar peserta didik sehingga mampu mencapai tujuan pembelajaran baik aspek kognitif, afektif maupun psikomotorik. Peserta didik menjadi lebih aktif dan berhasil memecahkan problem-problem yang kompleks.

Melalui model pembelajaran project based learning (PjBL) pada peserta didik kelas VI SDN 01 Wiroditan dapat meningkatkan hasil belajar kompetensi dasar mengidentifikasi komponen listrik dan fungsinya serta menjelaskan cara menghasilkan, menyalurkan, dan menghemat energi listrik.

Model pembelajaran tersebut sangat mendukung kreativitas siswa pada kemampuan untuk memberikan gagasan-gagasan baru dan menerapkannya dalam pemecahan masalah. Selanjutnya bagi guru dengan model pembelajaran project based learning diperlukan kemampuan dalam mengkoordinasi kelas dan waktu sehingga pembelajaran dapat berjalan dengan maksimal. (fkp2/lis)

Guru SDN 01 Wiroditan, Kec.Bojong, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya