Bangun Minat Baca Siswa dengan Pembelajaran Cooperative Script

Oleh : Nurul Hidayah, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Membaca merupakan kegiatan yang sangat penting. Dengan membaca kita bisa mengerti dan memahami informasi yang disampaikan oleh penulis.

Ketika sudah mampu memahami isi dari sebuah paragraf maka sudah tentu telah memahami kata demi kata yang ada pada kalimat atau paragraf.

Pada mata pelajaran bahasa Jawa di SMP Negeri 2 Pemalang khususnya di kelas IX bahwa minat baca peserta didik sangat kurang terutama pada materi Menelaah teks Serat Wulangreh Pupuh Durma (Tembang Macapat), dikarenakan sudah sangat jarang di era sekarang ini anak diajarkan bahasa Jawa sesuai tingkatannya.

Seperti ngoko, ngoko alus, krama, dan krama alus yang pada akhirnya siswa kurang tertarik dalam membaca dan memahami teks berbahasa Jawa. Adapun yang beranggapan bahwa mata pelajaran bahasa Jawa tidak begitu penting, hal itulah yang menyebabkan siswa tidak antusias dalam mengikuti pembelajaran bahasa Jawa.

Untuk itu guru memiliki peran yang sangat penting untuk mengubah anggapan siswa mengenai mata pelajaran bahasa Jawa terutama dalam meningkatkan minat baca peserta didik. Apalagi di masa pandemi sekarang ini, guru memiliki tantangan yang lebih dalam proses belajar mengajar. Karena dengan pembelajaran jarak jauh siswa kurang dapat terpantau dengan baik dan kurang termotivasi.

Baca juga:   Role Playing Permudah Pemahaman Penyampaian Isi Atur-atur

Hal ini dapat dilihat dari kurangnya kehadiran siswa pada pembelajaran menggunakan media google meet. Penulis mencoba menggunakan model pembelajaran Cooperative Script.

Cooperative Script adalah kontrak belajar eksplisit antara guru dengan siswa dan siswa dengan guru mengenai cara-cara berkolaborasi (Hadi dalam Maryani, Lihawa dan Nurfaika, 2013 : 4). Adapun Cooperative Script adalah dimana siswa bekerja berpasangan dan bergantian peran sebagai pembaca atau pendengar dalam mengintisarikan bagian-bagian yang dipelajari (Slavin dalam Fuadah, 2010 : 19).

Langkah-langkah yang dilakukan dalam pembelajaran jarak jauh mata pelajaran bahasa Jawa di SMP Negeri 2 Pemalang kelas IX pada materi Menelaah teks Serat Wulangreh Pupuh Durma di pertemuan pertama adalah guru menyampaikan materi pembahasan dan membagi teks Serat Wulangreh Pupuh Durma, lalu membagi kelompok dengan beranggotakan dua siswa yang nantinya akan berganti peran. Setiap siswa mendapat bagian satu bait tembang.

Kemudian peserta didik berdiskusi sendiri di luar jam mengajar untuk mempersiapkan presentasi, tentunya secara virtual. Di pertemuan kedua, menentukan peserta didik yang akan lebih dulu membacakan teks dengan hasil telaahnya atau yang berperan sebagai pembaca dan siapa yang menjadi pendengar yang nantinya diminta untuk menanggapi. Setelah semua siswa masing-masing sudah bertukar peran lalu bersama-sama dengan guru menarik kesimpulan dari materi yang telah dipresentasikan. Melalui metode pembelajaran Cooperative Script di SMP Negeri 2 Pemalang pada kelas IX mampu membangun minat baca peserta didik terutama pada teks berbahasa Jawa. Hal ini terbukti dengan adanya keaktifan siswa, baik dengan kehadiran siswanya maupun dengan kegiatan yang berlangsung di kelas tersebut. (ag1/lis)

Baca juga:   Revolusi Pendidikan melalui Pemanfaatan Akun Pembelajaran belajar.id

Guru SMP Negeri 2 Pemalang

Author

Populer

Lainnya