Asyiknya Belajar Matematika melalui RME

Oleh : Puspasari Nur Indah Prihatini, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Matematika sering kurang diminati siswa, karena dianggap sulit dan membingungkan. Pemahaman konsep sering tidak masuk dalam memori siswa karena pandangan yang diciptakan siswa itu sendiri. Hal ini juga terjadi pada siswa kelas VI SD Negeri Nguwet dimana penguasaan kompetensi masih jauh dari harapan.

Dalam materi volume bangun ruang siswa yang mencapai batas tuntas hanya 20 persen dari seluruh siswa. Hal ini menunjukkan rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep materi volume bangun ruang. Sebagai pendidik perlu memperbaiki proses pembelajaran sebelumnya dengan merancang pembelajaran yang lebih menyenangkan.

Menerapkan Realistic Mathematic Educations (RME) salah satu upaya guru untuk membantu siswa memahami konsep matematika. RME adalah pendekatan yang menekankan pada konseptual pengajaran serta memiliki kecenderungan peserta didik yang aktif (Afriansyah, 2016).

Pendekatan realistik sangat cocok digunakan pada pembelajaran matematika. Karena memiliki karakteristik dan prinsip yang memungkinkan siswa dapat berkembang secara optimum dengan kebebasan berpikir dan mengungkapkan pendapat penyelesaian masalah.

Pembelajaran matematika realistik pada dasarnya merupakan pemanfaatan benda nyata dan lingkungan yang dipahami oleh siswa. Siswa dapat membangun konsep matematika dari apa yang diamati dan dialami siswa. Proses untuk membangun konsep yang sesuai dari situasi nyata, disebut sebagai matematisasi konseptual. Selanjutnya melalui abstraksi dan formalisasi siswa akan mengembangkan konsep yang lebih komplit.

Baca juga:   Ciptakan Pembelajaran Matematika Asyik dengan Pendekatan Saintific

A. Lestari (2012) menyatakan penerapan pendekatan RME dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan langkah-langkah sebagai berikut, memahami masalah kontekstual, menyelesaikan masalah, mendiskusikan jawaban dan menyimpulkan. Pembelajaran RME diawali dengan pemberian masalah kontekstual dengan melibatkan pengalaman pengetahuan informal siswa.

Selanjutnya siswa dengan bantuan guru diberikan kesempatan menemukan kembali dan mengkonstruksi konsep sendiri. Setelah itu, diaplikasikan dalam masalah sehari-hari atau dalam bidang lain.

Aktivitas pembelajaran yang menyenangkan ini akan membuat siswa aktif baik fisik dan pikirannya. Sehingga akan membangun kemampuan berpikir untuk menyelesaikan masalah sehari-hari. Maka seiring berjalannya waktu diharapkan terjadi peningkatan hasil belajar siswa.

Pembelajaran RME memiliki tujuan mengarah pada proses, sehingga membuat siswa tidak mudah lupa dengan penyelesaian sebuah masalah. Karena siswa diajarkan untuk berpikir kreatif tidak sekadar mengingat.

Pembelajaran dengan menerapkan pendekatan RME diharapkan mampu menumbuhkan motivasi belajar pada diri siswa. Siswa akan bersemangat mengeksplor pengetahuan dan pengalamannya sehingga akan mendorong siswa untuk siap belajar dan menyenangi materi yang disampaikan.

Baca juga:   Trik and Tips Membimbing Siswa agar Siap Ikut AKM SD

Aktivitas belajar matematika juga diharapkan dapat meningkat. Dengan keaktifan siswa dalam interaksi diskusi kelompok, bertanya jawab dan bekerja sama untuk memecahkan masalah sehari-hari yang akan memberikan pembelajaran bermakna bagi siswa. Motivasi belajar dan keaktifan siswa meningkat akan berujung pada meningkatnya hasil belajar siswa. (fkp1/lis)

Guru SDN Nguwet, Kec. Kranggan, Kabupaten Temanggung

Author

Populer

Lainnya