PTM dan PJJ Kimia Asyik dengan Power Point dan Google Meet

Oleh : Supeno, S.Pd., M.Pd.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas mulai dilaksanakan. Termasuk di sekolah penulis, SMA Negeri 11 Semarang. PTM terbatas dilaksanakan di 20 kelas terdiri atas 18 peserta didik tiap kelasnya atau hanya 30 persen dari jumah peserta didik secara keseluruhan.

Dalam pelaksanaannya, karena jumlah peserta didik yang mengikuti PTM hanya setengahnya pada kelas tersebut, maka setengah jumlah peserta didik mengikuti pembelajaran dari rumah melalui pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan materi pelajaran yang sama.

Pada pelaksanaan PTM dan PJJ secara bersama-sama, guru termasuk penulis sebagai guru mapel Kimia menggunakan media laptop, handphone, LCD, Google Meet, Google Classroom, WhatsApp Group, PowerPoint, dan form, serta jaringan internet yang memadai. Laptop dan LCD sebagai media untuk presentasi materi pelajaran. Handphone sebagai sarana untuk shoot agar guru dan peserta didik yang belajar dari rumah dapat terpantau. Meet sebagai media komunikasi virtual dengan peserta didik.

Google classroom sebagai media pembagian kelas. WhatsApp Group sebagai media penyampaian pesan secara cepat. Power Point sebagai media untuk membuat materi pelajaran, dan form sebagai media untuk penilaian. Guru berupaya semaksimal mungkin agar materi pelajaran yang disampaikan kepada peserta didik dapat dipahami dan dimengerti dengan baik. Salah satu upaya yang dapat dilakukan agar materi pelajaran dapat tersampaikan dengan baik kepada peserta didik adalah dengan mempersiapkan materi menggunakan media Power Point (PPt).

Baca juga:   Peningkatan Motivasi Belajar Fisika Materi Relativitas melalui Think Pair Share

Power Point merupakan salah satu program aplikasi yang dikembangkan oleh Microsoft yang dapat digunakan untuk membantu keperluan presentasi penggunanya (Kamal, Irsyad, dkk, 2020). Dengan Power Ponit dapat dirancang dan dibuat presentasi yang menarik pada komputer. Pengguna dapat memasukkan objek teks, grafik video, suara, dan objek-objek lainnya, kemudian menampilkannya dalam bentuk slide di layar komputer.

Pengguna Microsoft Power Point juga dapat menambahkan berbagai efek khusus pada presentasinya untuk membuat tampilan presentasinya menjadi lebih menarik. Hal tersebut dapat dilakukan dengan memilih format atau template yang tersedia atau berkreasi sendiri desainnya dengan mengatur warna, font, layout presentasi, dan berbagai fitur seperti shape, background, customs animation, dan transition.

Hal itu juga penulis lakukan dalam pembelajaran kimia kelas X pokok materi Kompetensi Dasar 3.3 menganalisis kemiripan sifat unsur dalam golongan dan kemiripannya. Untuk menyampaikan materi ini baik secara daring maupun tatap muka, perlu disiapkan lembar kerja peserta didik (LKPD) dan juga presentasi dengan menggunakan media Power Point. Ini agar peserta didik bisa memahami materi dengan baik. LKPD dibagikan kepada peserta didik satu minggu sebelum pelaksanaan pembelajaran untuk dikerjakan secara kelompok. Setiap kelompok terdiri atas enam peserta didik, yaitu tiga kelompok PTM dan tiga kelompok PJJ.

Baca juga:   Belajar Tosin dengan Media Pop-up lebih Asyik

Pada waktu pembelajaran setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya yang diwakili dua kelompok PTM, dan dua kelompok PJJ, yang ditunjuk secara acak. Pada akhir pemaparan presentasi, dibuat simpulan antara guru bersama peserta didik. Dalam pembelajaran kali ini menggunakn aplikasi software Google Meet bagi peserta didik yang mengikuti pembelajaran dari rumah.

Pada pertemuan berikutnya diadakan penilaian yang sudah diberitahukan sebelumnya melalui form, ternyata hasilnya cukup menggembirakan. Dari jumlah peserta didik 36 orang, sebanyak 34 siswa mencapai ketuntasan belajar minimal (KKM) dengan capaian nilai >=75 (89 persen tuntas), dan dua peserta didik belum mencapai ketuntasan.

Dari hasil ini pembelajaran tatap muka yang dikombinasikan dengan belajar dari rumah dapat berbantuan media Power Point sebagai salah satu solusi baik untuk dapat diterapkan dalam pelaksanaan pembelajaran di masa pandemi Covid-19. (fkp1/aro)

Guru SMA Negeri 11 Semarang

Author

Populer

Lainnya