Pengaruh Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Terhadap Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Politik

Oleh: Suwidi, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, DENGAN adanya globalisasi sangat mempengaruhi bagi suatu kehidupan bangsa dan negara. Pengaruh globalisasi dirasakan di berbagai bidang kehidupan seperti ekonomi, sosial budaya, serta bidang – bidang lainnya dan akan mempengaruhi nilai nasionalisme bangsa. Secara umum globalisasi dapat dikatakan suatu proses peningkatan kesalingtergantungan masyarakat dunia yang ditandai oleh kesenjangan tingkat kehidupan antara masyarakat industri dan masyarakat dunia ke tiga (yang pernah dijajah barat dan mayoritas hidup dari pertanian).

Menurut Anthony Giddens (Edison A. Jamli dkk, Kewarganegaraan, 2005) mengatakan bahwa “Globalisasi pada hakikatnya adalah kondisi sosial yang ditandai dengan adanya interkoneksi ekonomi, politik, budaya dan lingkungan global dan arus yang membuat banyak dari perbatasan saat ini sudah ada dan batas-batas tidak relevan”.

Sebagai sebuah proses, globalisasi berlangsung melalui dua dimensi, dalam interaksi antar bangsa, yaitu dimensi ruang dan dimensi waktu. Dimensi ruang yang dapat diartikan jarak semakin dekat atau dipersempit sedangkan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia. Hal ini tentunya tidak terlepas dari dukungan pesatnya laju perkembangan teknologi yang semakin canggih khususnya pada teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Pengaruh globalisasi dengan dukungan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. Pengaruh positif yang dapat dirasakan dengan adanya TIK adalah peningkatan kecepatan, ketepatan, akurasi dan kemudahan yang memberikan efisiensi dalam berbagai bidang khususnya dalam masalah waktu, tenaga dan biaya. Sebagai contoh manifestasi TIK yang mudah dilihat di sekitar kita adalah pengiriman surat hanya memerlukan waktu singkat, karena kehadiran surat elektronis (email).

Sedangkan pengaruh negatif yang bisa muncul karena adanya TIK, misalnya dari globalisasi aspek ekonomi, terbukanya pasar bebas memungkinkan produk luar negeri masuk dengan mudahnya. Dengan banyaknya produk luar negeri dan ditambahnya harga yang relatif lebih murah dapat mengurangi rasa kecintaan masyarakat terhadap produk dalam negeri. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa Indonesia.

Baca juga:   Group Investigation Learning Tingkatkan Partisipasi Siswa dalam Pembelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan

Jadi bagaimana TIK dapat mempengaruhi nilai-nilai yang telah tumbuh di masyarakat dalam suatu bangsa itu sangat tergantung dari sikap masyarakat tersebut. Seharusnya, masyarakat harus selektif dan bersikap kritis terhadap TIK yang berkembang sangat pesat, sehingga semua manfaat positif yang terkandung di dalam TIK mampu dimanifestasikan agar mampu membantu dan mempermudah kehidupan masyarakat, dan efek negatif dapat lebih diminimalkan.

Adapun dampak – dampak yang positif yang dihasilkan oleh kemajuan teknologi, di antaranya:

Sosial Budaya. Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi membuat kita dapat mengetahui berbagai budaya di dunia. Hal ini dapat mendorong kita makin menghargai perbedaan, baik yang terdapat di masyarakat Indonesia maupun di masyarakat dunia.

Di bidang Ekonomi. Keterbukaan informasi mengenai perusahaan dan perekonomian suatu negara (khususnya negara Indonesia) dapat membuat pihak luar negeri tertarik dan melakukan investasi berupa modal maupun tenaga ahli. Di bidang politik. Diskusi politik cenderung semakin terbuka dengan adanya siaran televisi dan radio yang menyiarkannya. Selain itu perkembangan teknologi informasi seperti internet membuat diskusi politik di ranah dunia maya cenderung meningkat..

Selain itu, kemajuan teknologipun dapat berdampak negatif terhadap budaya di antaranya:

Kemerosotan moral. Dengan adanya kemajuan teknologi membuat masyarakat, khususnya di kalangan anak muda pelajar dan mahasiswa mengalami kemrosotan moral, karena prilakunya sudah mengacu pada budaya yang tidak sesuai dengan tradisi budaya bangsa kita yang adi luhung. Disamping itu kemajuan kehidupan ekonomi yang terlalu menekankan pada upaya pemenuhan berbagai keinginan material, telah menyebabkan sebagian warga masyarakat berlomba lomba mengejar materi yang tidak dibarengi oleh keimanan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Baca juga:   Guru Menjadi Pintar IT di Masa Pandemi

Kenakalan Remaja. Kenaakalan remaja semakin meningkat,bahkan sudah tidak memperdulikan tradisi-tradisi yang ada di masyarakat, seperti gotong royong dan tolong-menolong. Akibat kenakalan dan tindak menyimpang di kalangan remaja dan pelajar semakin meningkat dalam berbagai bentuknya, seperti perkelahian, corat-coret, pelanggaran lalu lintas sampai tindak kejahatan.
Pola interaksi antar manusia yang berubah. Dengan perkembangan teknologi, khususnya internet dan smartphone membuat orang mudah membuat mendapatkan dan menyebarkan berita, terutama melalui media sosial. Akibatnya berita yang tidak benar mengenai kebijakan publik atau tokoh publik dapat menyebar dengan cepat.

Solusi dalam menanggulangi dampak negatif dalam perkembangan IPTEK. Untuk menanggulangi dampak negatif dalam perkembangan iptek di Indonesia, sebagai warga negara Indonesia, kita menjadikan Pancasila sebagai dasar dan pegangan hidup bangsa. Untuk itu semua akses budaya yang masuk di Indonesia harus di filter (disaring) yang baik kita terima karena sesuai nilai-nilai dasar negara Indonesia yaitu Pancasila dan yang tidak baik kita buang karena tidak sesuai dengan budaya bangsa kita Indonesia.. Disamping itu masyarakat harus selektif dan bersikap kritis terhadap TIK yang berkembang sangat pesat, sehingga semua manfaat positif yang terkandung di dalam TIK mampu dimanifestasikan agar mampu membantu dan mempermudah kehidupan masyarakat, dan efek negatif dapat lebih diminimalkan. Seperti yang diterapkan di SMKN 1 Pringapus, Kabupaten Semarang. (ipa 2/zal)

Guru SMKN 1 Pringapus, Kab. Semarang

Author

Populer

Lainnya