Meningkatkan Motivasi Belajar Online dengan Bermain Pantun

Oleh: Widodo Lestari, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Sudah dua tahun lebih kita berhadapan dengan pandemi Covid-19. Seluruh kegiatan hampir semuanya menggunakan sistem online. Saat ini Covid-19 sudah melandai atau menurun tetapi proses pembelajaran belum sepenuhnya bisa dilaksanakan dengan tatap muka. Sehingga PJJ atau pembelajaran jarak jauh masih menggunakan sistem online.

Proses belajar secara jarak jauh atau online ternyata memiliki permasalahan yang cukup besar. Mulai dari terganggunya koneksi, tidak memiliki pulsa, motivasi yang turun dan lain sebagainya. Salah satu yang cukup berpengaruh adalah motivasi.

Lalu bagaimana usaha kita sebagai guru supaya permasalahan di atas tidak semakin menurunkan motivasi belajar daring? Sebagai guru kita tetap wajib mengajar dalam situasi apapun. Oleh karena itu jangan khawatir ada satu cara mengajar pada masa pandemi ini, yang mampu membuat motivasi siswa selalu meningkat yaitu dengan metode bermain pantun.

Menurut KBBI pantun merupakan bentuk puisi Indonesia (Melayu), tiap bait (kuplet) biasanya terdiri atas empat baris yang bersajak (a-b-a-b), tiap larik biasanya terdiri atas empat kata. Baris pertama dan baris kedua biasanya untuk tumpuan (sampiran) saja dan baris ketiga dan keempat merupakan peribahasa rangkaian pantun yang sambung-menyambung.

Baca juga:   Mengamati Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan melalui VAK

Misalnya larik kedua dan keempat bait pertama muncul lagi sebagai larik pertama dan ketiga bait berikutnya: pantun rantai; pantun yang hanya terdiri atas dua baris, bersajak a-a, masing-masing merupakan sampiran dan isi; karmina; pantun berkait.

Sedangkan pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yang sangat luas dikenal dalam bahasa-bahasa Nusantara. Dalam bahasa Jawa, misalnya dikenal sebagai parikan dan dalam bahasa Sunda dikenal sebagai paparikan (Sadikin 2010:15).

Proses pembelajaran daring yang monoton akan cepat membosankan. Ketika pikiran tidak bisa terfokus lagi, maka dibutuhkan upaya pemusatan perhatian kembali. Agar siswa memiliki rasa gembira pada saat mengikuti proses pembelajaran daring. Memiliki kemampuan untuk memfokuskan pikiran dan terlibat secara aktif lebih lama dalam proses pembelajaran. Dengan demikian sangatlah penting bagi guru untuk menguasai berbagai pembelajaran, salah satunya teknik meningkatkan motivasi dengan bermain pantun.

Adapun langkah teknik bermain pantun. dalam pembelajaran jarak jauh atau online adalah pertama sebelum proses pembelajaran materi guru menggunakan gmeet untuk bertatap muka langsung dengan siswa. Kemudian guru memberikan pantun sederhana tentang peristiwa atau benda yang biasa dilihat siswa contoh “Anak Pak Lurah bernama Danang, Anaknya gagah sopanlah sangat, Hari ini belajar dengan senang, karena pantun bikin semangat”.

Baca juga:   Dengan Pembelajaran Terpadu Melatih Siswa untuk Berpikir Kritis

Langkah berikutnya guru kembali membuat pantun sampiran siswa melanjutkan membuat isi pantun. Begitu seterusnya beberapa menit. Setelah dirasa cukup, pembelajaran bisa dilanjutkan. Apabila dirasa motivasi siswa siswa menurun kembali, maka guru membuat pantun kemudian diberikan ke siswa. Selanjutnya siswa melanjutkan membuat isinya. Jika dirasa cukup, guru bisa melanjutkan pelajaran kembali.

Jadi, kunci utama meningkatkan motivasi belajar daring adalah memberikan rasa senang terlebih dahulu serta tidak merasa tertekan dalam belajar. Jika rasa senang itu sudah ada maka pikiran akan termotivasi dan mudah untuk diajak menyelesaikan masalah tertentu. Dengan demikian peserta didik menjadi lebih bersemangat untuk belajar lebih lanjut, dan meningkatkan hasil belajarnya. (fkp/lis)

Guru Bahasa Indonesia MAN 4 Bantul DIY

Author

Populer

Lainnya