Menciptakan Student Wellbeing dengan Pembelajaran Interaktif Berbasis Power Point

Oleh : Kurniawati, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran daring adalah salah satu model pembelajaran yang dilakukan pada masa pandemi. Karena dalam prinsip kebijakan pendidikan di masa pandemi Covid-19 adalah mengutamakan kesehatan dan keselamatan para peserta didik, para pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat pada umumnya. Dalam rangka pemenuhan layanan pendidikan selama masa pandemi. Penerapan pembelajaran daring ini tentu menuntut kesiapan berbagai pihak.

Baik dari pihak sekolah, pemangku jabatan, dan peserta didik itu sendiri. Pembelajaran daring dapat dilaksanakan dengan menggunakan model interaktif berbasis internet dan Learning Manajemen System (LSM). Misalnya dengan menggunakan aplikasi WhatsApp, Google, Zoom, dan lain-lain.

Di tengah pandemi ini, pembelajaran daring tentu memberikan dampak bagi kita yang menjalankannya. Salah satu dampak positifnya adalah guru dan siswa menjadi lebih mampu dalam menggunakan aplikasi pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran menjadi lebih fleksibel sebab bisa dilaksanakan di rumah dan bisa dilaksanakan di mana saja.

Selain itu pembelajaran ini tentu juga memiliki dampak negatif bagi yang menjalankannya. Seperti terjadinya kesalahpahaman, karena komunikasi dilakukan tanpa tatap muka. Jaringan internet sering tidak lancar terutama daerah pelosok yang susah jangkauan, dan memerlukan teknologi yang baik.

Baca juga:   Pembelajaran Daring yang Efektif selama Pandemi Covid-19

Salah satu faktor yang memengaruhi hasil pembelajaran dan perkembangan adalah kesejahteraan atau wellbeing, salah satunya adalah rasa senang atau bahagia dalam belajar (Forst, 2010). Hal ini berarti bahwa kebahagiaan (wellbeing) mempunyai peran yang sangat penting dalam proses pembelajaran. Kebahagiaan siswa (wellbeing) yang tinggi berhubungan dengan peningkatan hasil akademik. Artinya siswa yang kurang atau merasa tidak senang dalam belajar akan menunjukkan hasil akademik yang kurang maksimal sebagaimana potensinya.

Terlalu lama dengan pembelajaran daring anak-anak menjadi jenuh sehingga memengaruhi kebahagiaan anak (wellbeing) dan antusiasme anak dalam belajar. Kejenuhan ini akan berpengaruh pada hasil belajar dan prestasi siswa. Untuk itu, diperlukan metode yang bisa menggugah semangat dan menciptakan kebahagiaan siswa dalam pembelajaran daring dari rumah. Di SDN Gandusari 2 sudah diterapkan pembelajaran interaktif berbasis power point di kelas 6 pada materi IPS perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Adapun langkah-langkah membuat media pembelajaran sebagai berikut:

Pertama, guru menyiapkan materi pembelajaran yang akan dituangkan dalam media pembelajaran interaktif dengan power point. Kedua, guru membuat desain media pembelajaran interaktif berbasis power point dalam bentuk PPT. Yang membedakan media interaktif di sini dengan ditambahkannya animasi pada teks dan objek, back sound/soundtrack pada media, mouse over effect dan sound effect pada tombol navigasi sehingga lebih interaktif dan menarik bagi siswa. Selain itu, bisa menyambungkan antara slide dan konten lain dengan hyperlink dan action, mendesain sendiri layout template dengan slide master dan mengisi template dengan content materi yang sudah disiapkan.

Baca juga:   Portofolio Efektif Tingkatkan Hasil Belajar IPS

Ketiga, media pembelajaran interaktif siap digunakan untuk pembelajaran secara daring lewat grup kelas WhatsApp. Kelebihan media pembelajaran interaktif dengan power point ini di antaranya, aplikasi tidak berat, bisa dishare lewat WAG grup kelas, bisa dibuka sewaktu-waktu tanpa harus terhubung dengan jaringan internet.

Dengan menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis power point ini akan lebih menarik dan membuat siswa senang dalam belajar daring dari rumah. Meningkatnya rasa senang dalam belajar menandakan wellbeing student juga meningkat sehingga berdampak pada meningkatnya prestasi belajar siswa. (pm1/lis)

Guru SDN Gandusari 2, Kec. Bandongan, Kabupaten Magelang

Author

Populer

Lainnya