Pembelajaran Listrik Statis Mudah dengan Model PBLFC

Oleh : Daimah, S.Pd., M.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Masa pandemi Covid-19 sudah berlangsung sekitar satu setengah tahun. Berbagai sektor sangat dipengaruhi akibat kondisi ini. Di antaranya di bidang kesehatan, ekonomi, pendidikan, dan lain sebagainya. Akibat pandemi Covid-19 sampai sekarang belum memungkinkan pembelajaran tatap muka secara normal.

Sebagian sekolah sudah ada yang melakukan uji coba tatap muka terbatas dengan menerapkan protokoler kesehatan yang sangat ketat. Tidak dapat langsung kembali normal seperti sebelum masa pandemi. Bahkan ada sebagian sekolah yang masih melaksanakan PJJ.

Durasi waktu yang terbatas dalam pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) maupun daring ini menjadikan kita sebagai guru harus memiliki cara bagaimana membuat peserta didik lebih mudah memahami materi yang kita sampaikan. Satu jam pelajaran di SMAN 1 Jetis pada saat PTMT tiga puluh menit. Pada saat PTMT setiap kelas dibagi menjadi 2 sesi, pagi dan siang.

Sebagian dari siswa kesulitan dalam memahami konsep listrik statis, sehingga kurang maksimal dalam menyelesaikan tugas-tugas. Pada saat PTMT, materi yang dibahas dikhususkan pada materi esensial saja. Hal tersebut menjadikan penulis sebagai guru fisika di SMAN 1 Jetis, mencoba menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis Flipped Classroom atau disebut PBLFC agar dapat mempermudah siswa dalam memahami listrik statis.

Baca juga:   Mind Mapping sebagai Sarana Penguasaan Materi Makromolekul

Problem Based Learning (PBL) merupakan model pembelajaran yang dapat menarik peserta didik untuk menganalisis masalah, memperkirakan jawaban, mencari data, menganalisis data dan menyimpulkan jawaban terhadap masalah (Wardhani, Sunarno, & Suparmi, 2012).

Sedangkan Flipped Classroom juga merupakan salah satu model pembelajaran yang mengandalkan metode pembelajaran yang berpusat pada siswa (student centered) dengan tujuan untuk meningkatkan efektifitas pembelajaran (Widodo, 2017). Penggabungan dua model pembelajaran tersebut yang dikenal dengan PBLFC diharapkan dapat mempermudah siswa dalam mempelajari listrik statis.

Untuk memperlancar pembelajaran ini kita pergunakan tambahan platform berbasis web google classroom dan media sosial whatsapp. Google classroom dipergunakan untuk upload materi maupun latihan soal, dan media sosial whatsapp untuk mempermudah komunikasi dengan para siswa dalam belajar listrik statis.

Paling lambat 3 hari sebelum jadwal mata pelajaran fisika berlangsung, materi maupun latihan soal listrik statis sudah dishare di google classroom. Materi yang dishare berbentuk power point, modul, video pembelajaran, dan latihan soal.

Materi berbentuk modul dan power point sudah memuat satu KD, cukup dishare sebelum awal pembelajaran pertama kali. Sedangkan yang berbentuk video dan latihan soal dibuat terpisah tiap submateri. Siswa akan mencatat konsep-konsep penting beserta contoh soal dan penyelesaiannya, serta materi atau soal yang mereka anggap sulit.

Baca juga:   Pendampingan Guru BK dalam Penguatan Karakter Siswa di Masa Pandemi

Pada waktu pembelajaran, siswa dibagi dalam kelompok-kelompok kecil dan diberi LKPD. Pada saat kegiatan diskusi siswa diberi kebebasan dalam menggunakan sumber belajar, minimal dari materi yang sudah dishare. Guru akan berkeliling dan membimbing kelompok siswa yang mengalami kesulitan secara bergantian.

Para siswa juga diperbolehkan menanyakan kesulitan lain yang dihadapi saat mempelajari materi listrik statis, tidak dibatasi pada permasalahan dalam LKPD. Setelah kegiatan diskusi kelompok selesai, dilanjutkan kegiatan presentasi kelompok. Siswa dari kelompok lain tidak sekadar bertanya. Tetapi diperbolehkan memberikan masukan dan membantu melengkapi jawaban apabila kelompok yang bertugas presentasi mengalami kesulitan.

Penggunaan model pembelajaran PBLFC ternyata memudahkan siswa dalam mempelajari materi listrik statis. Dapat dilihat pada saat menyelesaikan soal-soal latihan. Para siswa membutuhkan waktu yang lebih cepat, serta nilai hasil penilaian harian listrik statis yang lebih bagus dari materi sebelumnya. (rs1/lis)

Guru Fisika SMA Negeri 1 Jetis, Bantul, Yogyakarta

Author

Populer

Lainnya