Asyiknya Belajar Gradien dengan Geogebra Classroom

Oleh : Esti Rahayu S.Pd M.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PEMBELAJARAN di era pandemi Covid-19 masih mengacu seperti tahun sebelumnya yakni menggunakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Ini dilaksanakan untuk menekan penyebaran Covid-19 agar tidak semakin meluas dampaknya.

PJJ yang telah terlaksana tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Salah satu kekurangan PJJ adalah kurangnya interaksi antara guru dengan peserta didik serta kontrol aktivitas selama pembelajaran berlangsung. Guru tentu harus lebih kreatif dalam menyusun Rencana Pelaksanaan pembelajaran (RPP) agar aktivitas pembelajaran menjadi lebih menarik sehingga diharapkan peserta didik terlibat aktif di dalamnya.

Salah satu materi yang masih menjadi perhatian guru yaitu materi persamaan garis lurus, khususnya sub materi gradien. Dalam pembelajaran tatap muka sebelum adanya pandemi, materi ini termasuk materi yang peserta didik masih banyak mengalami kesulitan.

Perlu adanya media atau alat peraga yang konkret agar peserta didik lebih mudah memahami materinya. Pada saat pandemi seperti ini, dimana pembelajaran tatap muka masih belum diperbolehkan maka guru harus memiliki kreatifitas dalam pembelajaran matematika.

Salah satu alternatif yang dapat guru lakukan adalah memfasilitasi peserta didik dengan menggunakan media pembelajaran yang menarik seperti menggunakan platform online geogebra classroom. Geogebra classroom ini diciptakan oleh Markus Hohenwarter yang ditujukan untuk membantu peserta didik dalam belajar geometri, aljabar, statistika, dan kalkulus secara interaktif (Bu and Schoen, 2011). Platform ini juga memberikan kesempatan kepada guru matematika untuk berkolaborasi dengan guru matematika lain baik satu sekolah maupun antar sekolah.

Baca juga:   Peningkatan Hasil Belajar TIK Menggunakan Metode SQ3R

Pemanfaatan platform geogebra classroom ini cukup mudah bagi guru maupun peserta didik. Dalam platform ini guru perlu membuat akun terlebih dahulu, kemudian guru dapat membuat Applet sendiri maupun memanfaatkan applet yang sudah tersedia dalam platform. Guru tinggal sedikit memodifikasi applet tersebut sesuai dengan kebutuhan. Setelah dibentuk kelas guru tinggal membagikan link beserta password untuk masuk ke kelas tersebut.

Setelah link pembelajaran dibagikan ke peserta didik, guru dapat memantau siapa saja dari peserta didik yang mengakses link tersebut dan sejauh mana peserta didik sudah mengerjakan tugas yang diminta oleh guru. Ini sangat membantu guru dalam mengontrol aktivitas pembelajaran yang dilakukan secara daring. Dari segi peserta didik, platform ini juga mudah diikuti, peserta didik dapat memindahkan beberapa titik, menggeser titik dan mengamati perubahan nilai gradien jika titik-titik koordinatnya digeser. Hal ini tentu saja lebih menarik daripada peserta didik hanya diberi tugas/latihan saja.

Kelemahan dari platform ini karena tersedia online tentu sangat tergantung dengan keberadaan jaringan yang tersedia, kuota internet, laptop/tablet, dan lain-lain. Keunggulan menggunakan geogebra classroom yaitu guru dapat mendaftar secara gratis, hemat kuota internet, tidak harus membangun dari awal (dapat menggunakan applet yang sudah tersedia), guru dapat memantau langsung pekerjaan peserta didik tanpa harus mengirim, dapat digunakan untuk memfasilitasi peserta didik dalam investigasi, eksplorasi, dan pemecahan masalah.

Baca juga:   Belajar Menyenangkan dengan Fitur Game pada LMS Moodle

Dengan melihat beberapa keunggulan geogebra classroom, guru dapat memanfaatkan platform tersebut untuk memfasilitasi peserta didik dalam belajar matematika agar mereka terlibat aktif dalam aktivitas pembelajaran sehingga pembelajaran lebih bermakna. (dd1/ida)

Guru Matematika SMP Negeri 3 Pengadegan

Author

Populer

Lainnya