Peningkatan Kemampuan Bercerita Anak dengan Sikopin

Oleh : Weni Tri Sustiwi, S. Pd.AUD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Kehidupan manusia tidak akan lepas dari orang lain. Karena manusia merupakan makhluk sosial yang senantiasa ingin berhubungan dengan manusia yang lainnya. Dalam kehidupan sosial, manusia memerlukan komunikasi.

Terlebih lagi dalam dunia pendidikan, kurang aktifnya anak dalam berbicara akan berakibat pada ketidakmampuannya dalam menerima materi pembelajaran di kelas. Permasalahan seperti ini ternyata terjadi pada anak kelompok B di sekolah penulis yakni TK ABA Congkrang.

Beberapa permasalahan yang terjadi adalah masih banyaknya anak yang kesulitan mengungkapkan apa yang dirasakan. Anak belum mampu menceritakan perasaannya, anak masih merasa malu-malu untuk bercerita. Apabila diberi pertanyaan anak terkesan cuek saja dianggap pertanyaan dari guru tidak perlu jawaban.

Berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan, perlu diupayakan pemecahannya. Salah satu upaya yang penulis lakukan adalah mencoba menerapkan “SIKOPPIN” sebagai upaya meningkatkan kemampuan bercerita anak kelompok B di TK ABA Congkrang. “SIKOPPIN” adalah Motivasi, Komunikasi, Pimpin, dan Pintar.

Motivasi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti hasil usaha yang dicapai dari apa yang dikerjakan atau yang diusahakan (https://kbbi.web.id/makzul.html). Apabila dikaitkan dengan fenomena ini, penulis mengartikan dorongan dari dalam atau luar diri seseorang untuk berbuat sesuatu sehingga berkeinginan untuk melakukan perubahan aktivitas yang lebih baik guna mencapai tujuan.

Baca juga:   Media Boneka Tangan dapat Meningkatkan Kemampuan Otak pada Siswa

Sebagai pemimpin pendidikan, seorang guru harus menjadi pemimpin yang pandai berkomunikasi, disukai, dipercaya, mampu membimbing, berkepribadian, serta dapat menyiapkan peserta didik untuk tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang siap beradaptasi.

Menghadapi berbagai kemungkinan dan tantangan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia pintar berarti mahir melakukan atau mengerjakan sesuatu (https://kbbi.web.id/makzul.html). Jika anak pintar maka guru akan lebih mudah dalam mentransfer ilmu melalui materi yang diberikan, khususnya kemampuan berbahasa melalui metode bercerita.

Untuk membentuk anak-anak yang pintar bercerita, penulis berperan sebagai pembimbing dan motivator bagi anak sehingga mereka memiliki semangat dan kemauan untuk belajar yang lebih aktif, kreatif, dan inovatif.

Penulis memberikan penghargaan, mengadakan persaingan yang sehat, memberikan pujian pada anak, memberikan perhatian maksimal ke anak, membantu kesulitan belajar anak, menggunakan metode yang bervariasi dan menarik, dan menggunakan media yang baik sesuai dengan tujuan pembelajaran.

Untuk merangsang tanggapan anak, penulis menggunakan metode bercerita agar bisa membuat anak terpancing untuk menanggapi pertanyaan dari guru, seputar cerita yang di sampaikan. Sehingga anak menjadi lebih aktif komunikasi, terangsang untuk bercerita, menumbuhkan daya tangkap anak dan mengungkapkannya.

Baca juga:   Pemanfaatan Gadget untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa Belajar Bahasa Inggris

Saat ini sudah waktunya guru mengikuti apa yang menjadi tren. Guru sebaiknya mampu menggunakan berbagai fasilitas untuk pembelajaran. Bisa menggunakan video yang dikirim melalui WhatsApp dengan tampilan yang menarik sehingga anak-anak tertarik untuk melakukan dan menirukan vidio yang dikirimkan. Bisa juga diunggah ke YouTube lembaga sehingga wali murid akan lebih mudah untuk mengakses materi-materi yang diberikan.

Hampir semua wali murid mempunyai smartphone, melalui kemajuan teknologi ini, guru bisa membuat grup WhatsApp untuk kelas yang diampu. Dan guru bisa mengirimkan materi video atau bisa melalui foto sehingga pembelajaran lebih menarik.

Penulis menyimpulkan penggunaan strategi “SIKOPPIN” untuk meningkatkan kemampuan bercerita pada anak kelompok B di TK ABA Congkrang memang terbukti. Menjadikan anak termotivasi, suka berkomunikasi, membuat anak semakin tambah pintar dalam mengungkapkan perasaannya, menyatakan isi hatinya, dan semakin banyak kosakata yang dimiliki. (pm2/lis)

Guru Kelas TK ABA Congkrang, Kabupaten Magelang

Author

Populer

Lainnya